Luhut: Kita kenal nya Karantina Wilayah, Bukan Lockdown

Tuesday, 31 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ist

Foto Ist

DAELPOS.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyoroti desakan masyarakat yang menginginkan pemerintah memberlakukan sistem lockdown guna menekan angka penularan wabah Covid-19.

“Kita tidak kenal lockdown, kita kenalnya dikarantina, (sesuai) UU nih yah. Jadi jangan kita pakai lagi istilah lockdown itu,” kata Menko Luhut melalui video conference, Selasa (31/3).

Ia menjabarkan, tak semua negara berhasil mengatasi Covid-19 dengan menerapkan lockdown, hanya China yang relatif berhasil.

Selain itu, dari sisi geografis Indonesia juga diuntungkan karena dilimpahkan dengan panas matahari, di mana virus yang masuk dapat diantisipasi dengan baik oleh alam.

“Lockdown di Korea, Italia, Jerman juga tidak (efektif). Setiap negara itu mencari model masing-masing yang cocok dengan dia. Jadi kita juga jangan terus buru-buru men-judge, memberikan komentar yang tidak pas,” katanya.

Namun demikian, ia berujar opsi karantina wilayah nantinya akan ditentukan usai melihat kondisi di daerah-daerah terpapar.

“Kita akan lihat nanti seperti apa. Tapi saya kira dalam minggu ini akan diputuskan mengenai itu, yang intinya presiden seminimum mungkin rakyat jangan sampai jadi korban yang terlalu parah begitu. Kalau kita kena, semua kena. Tapi beliau selalu melihat kepada rakyat kecil yang jumlahnya berapa puluh juta orang itu,” tandasnya. (*)

See also  Menteri ESDM: Ingat Selalu Nilai-Nilai Dasar ASN yaitu BerAKHLAK

Berita Terkait

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN
BULOG Pegang 5,02 Juta Ton Beras, Warga Tak Perlu Panik
Hutama Karya Pantau Trafik Tol Trans Sumatera Saat Libur Panjang
Menteri Dody Dorong Penguatan Jaringan Irigasi Air Tanah di Rote Ndao, Perluas Layanan Irigasi dan Dukung Pertanian Wilayah 3T
Pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Utara Libatkan Ratusan Tenaga Kerja Lokal dan Dukung Perputaran Ekonomi Masyarakat
Hutama Karya Catat 126 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS saat Libur Panjang
Teknologi AR/VR di Hutama Karya Mengantar Pengawasan Proyek ke Fase Baru
Mendes Hadiri Penyembelihan Kurban Seribu Domba di Serang

Berita Terkait

Tuesday, 2 June 2026 - 22:08 WIB

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN

Tuesday, 2 June 2026 - 18:20 WIB

BULOG Pegang 5,02 Juta Ton Beras, Warga Tak Perlu Panik

Sunday, 31 May 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Pantau Trafik Tol Trans Sumatera Saat Libur Panjang

Saturday, 30 May 2026 - 17:23 WIB

Menteri Dody Dorong Penguatan Jaringan Irigasi Air Tanah di Rote Ndao, Perluas Layanan Irigasi dan Dukung Pertanian Wilayah 3T

Saturday, 30 May 2026 - 16:39 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Utara Libatkan Ratusan Tenaga Kerja Lokal dan Dukung Perputaran Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru

Dadan Hindayana di copot dari kursi kepala BGN / foto ist

Nasional

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN

Tuesday, 2 Jun 2026 - 22:08 WIB