Dukung Kelancaran Logistik di tengah Pandemi COVID-19, Kementerian PUPR Lakukan Preservasi Jalan Nasional Jawa Timur Bagian Selatan

Saturday, 18 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Penanganan pandemi COVID-19 menjadi fokus pemerintah saat ini, salah satunya adalah kelancaran distribusi logistik baik bahan pangan maupun alat medis. Untuk mendukung program ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga terus meningkatkan kemantapan ruas jalan dengan melakukan preservasi jalan nasional. Preservasi berupa pemeliharaan rutin, rekonstruksi jalan dan pelebaran jalan menuju standar.

Pada Tahun Anggaran 2020 salah satu kegiatan preservasi jalan dilakukan di jalan nasional yang berada di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang Provinsi Jawa Timur sepanjang 307 km. Selain untuk memperlancar distribusi, preservasi jalan nasional ini bertujuan memangkas biaya logistik.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan untuk memberikan kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan pengendara. “Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar,” kata Menteri Basuki.

Preservasi jalan nasional di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Jombang dilakukan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII, Ditjen Bina Marga. Preservasi jalan nasional ini dilakukan dalam tiga paket pekerjaan yakni Paket Preservasi Jalan Kertosono – Kediri – Tulungagung – BTS. Kab Trenggalek sepanjang 101,28 km dan 1.169 meter senilai RP 42,5 miliar.

Selanjutnya Paket Preservasi Jalan Ngawi – Caruban – BTS Kab Nganjuk – Kertosono sepanjang 99,29 km dan 1.199,20 meter senilai Rp 94,7 miliar dan Paket Preservasi Jalan Kertosono – Jombang – Mojokerto – Gempol sepanjang 102,9 km dan 1.449,5 meter senilai Rp 94,3 miliar.

Di samping preservasi jalan nasional, untuk memperlancar arus distribusi logistik terdapat juga usulan untuk membangun flyover atau jembatan layang. Flyover yang diusulkan adalah Flyover Mengkreng senilai Rp 180 miliar yang terletak di pertigaan Mengkreng Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Lokasi ini merupakan pertemuan tiga wilayah, yaitu, Kertosono (Nganjuk), Purwoasri (Kediri) dan Jombang sehingga kerap terjadi kemacetan.

See also  Menteri LHK Terima Kunjungan United States’ Congressional Delegation

Di samping itu, preservasi jalan nasional di tiga kabupaten di Provinsi Jawa Timur ini guna mendukung konektivitas Bandara Kediri yang konstruksinya dimulai pada April 2020. Pembangunan bandara ini bertujuan untuk melayani masyarakat khususnya di Kediri dan sekitarnya serta sebagai salah satu bandara alternatif di Jawa Timur. (*)

Berita Terkait

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok
Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan
Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor
Kemendes Ajak ADB Indonesia untuk Genjot Pemberdayaan Masyarakat Desa
Bendung Krueng Pase Kembali Berfungsi, Dukung Pemulihan Pertanian di Aceh Utara
Dari Dermaga ke Sekolah: Hutama Karya Ngebut Bangun Sekolah Rakyat Mamuju

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 10:24 WIB

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok

Friday, 8 May 2026 - 09:51 WIB

Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan

Friday, 8 May 2026 - 01:20 WIB

Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei

Thursday, 7 May 2026 - 18:08 WIB

Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Thursday, 7 May 2026 - 16:03 WIB

Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor

Berita Terbaru

Megapolitan

Dukcapil Pastikan Data Pulau Sabira Tetap Akurat

Friday, 8 May 2026 - 16:35 WIB