Semangat Membangun Pelayanan Publik Berkelas Dunia

Wednesday, 13 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Beragam keterbatasan akibat meluasnya penyebaran Covid-19 tidak bisa mematahkan semangat membangun pelayanan publik berkelas dunia. Dalam road map bidang pelayanan publik, capaian tersebut ditargetkan terwujud pada 2025.

“Tahun 2020 ini sudah saatnya kita beranjak menuju pelayanan publik berkelas dunia. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kita akan kesulitan untuk mencapai perbaikan yang lebih dinamis lagi,” ujar Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa saat menjadi pembicara pada Lokakarya Penerapan Standar Pelayanan Publik selama Pandemi Covid-19 Lingkup Disdukcapil, Rabu (13/05).

Menurut Diah dalam mewujudkan birokrasi berkelas dunia diperlukan dua hal mendasar, yakni responsif dan berdaya saing global. Responsif artinya unit pelayanan publik (UPP) mampu menjawab kebutuhan dan ekspektasi masyarakat yang terus bergerak dinamis.

Sebelumnya, masyarakat mungkin sudah cukup puas dengan pelayanan tatap muka yang ramah dan sigap. Tetapi dengan adanya exposure terhadap berbagai jenis layanan yang mengalami perubahan signifikan maka masyarakat akan memiliki harapan baru yang lebih tinggi.

UPP harus menerima masukan dan timbal balik sebanyak mungkin terhadap layanan yang diberikan. Data tersebut diperlukan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan kualitas layanan yang dianggap belum mampu memenuhi harapan masyarakat.

“Kalau kita melihat hanya dari prespektif diri sendiri sebagai penyelenggara layanan publik, mungkin kita menilai layanan kita sudah yang terbaik tapi dari sisi masyarakat bisa jadi belum memenuhi harapan,” imbuh Diah.

Selain responsif, pelayanan publik berkelas dunia juga harus memenuhi standar berdaya saing global. Pada tahap ini, layanan publik yang diberikan tidak hanya diapresiasi oleh masyarakat tetapi juga harus mendapat pengakuan di dunia.

Indonesia telah memiliki beragam inovasi yang berdaya saing global dan diakui manfaatnya oleh organisasi dunia seperti Sistem EDAT (Early Diagnosis And Treatment) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni dan PetaBencana.id dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kedua inovasi tersebut berhasil meraih juara I pada ajang The United Nations Public Service Awards (UNPSA) pada 2018 dan 2019.

See also  Kunjungi Sumsel, Presiden Akan Resmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang

Dengan fakta tersebut, Diah yakin bahwa memiliki pelayanan publik berkelas dunia pada 2025 bukan hal yang mustahil. “Saya yakin sekali selagi komitmen dan usaha masih ada, pelayanan prima yang berkelas dunia pasti dapat terlaksana,” tandasnya.

Berita Terkait

Proliga 2026, Jakrta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana Taklukan Medan Falcon
Stabilitas Ruang Kantor di CBD Jakarta Jelang 2026
Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Kementerian PU Kerahkan 14 Excavator di Dua Area Evakuasi
Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Ambang Batas Pemilu
Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung
Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat
Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030
Akses Terputus Banjir Bandang, Kementerian PU Turunkan Jembatan Darurat

Berita Terkait

Friday, 6 February 2026 - 23:00 WIB

Proliga 2026, Jakrta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana Taklukan Medan Falcon

Wednesday, 4 February 2026 - 11:44 WIB

Stabilitas Ruang Kantor di CBD Jakarta Jelang 2026

Monday, 2 February 2026 - 12:09 WIB

Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua, Kementerian PU Kerahkan 14 Excavator di Dua Area Evakuasi

Saturday, 31 January 2026 - 18:51 WIB

Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Ambang Batas Pemilu

Friday, 30 January 2026 - 08:57 WIB

Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Berita Terbaru