Wisata Bekantan “Ekoriparian Sungai Hitam” Binaan Pertamina EP Sangasanga Field Kembali Dibuka

Thursday, 23 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

DAELPOS.com – Setelah hampir empat bulan tutup sementara karena pandemic, Wisata Bekantan “Ekoriparian Sungai Hitam” di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara binaan Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field kembali resmi dibuka. Pembukaan ini ditandai dengan pemotongan pita peresmian Gapura Wisata Bekantan “Ekoriparian Sungai Hitam” oleh Sangasanga Legal & Relation Assistant Manager, Frans A. Hukom bersama Camat Samboja, Ahmad Nurkhalish dan tokoh masyarakat setempat.

Untuk mendukung dibukanya kembali kegiatan wisata bekantan ini, Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field juga menyerahkan bantuan pemenuhan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 berupa tempat cuci tangan portable di lokasi wisata dan face shield bagi anggota kelompok sadar wisata Sungai Hitam.

Dalam acara yang berlangsung sederhana dan memperhatikan protokol pecegahan COVID-19, Camat Samboja, Ahmad Nurkhalish sangat berterimakasih kepada Pertamina EP Asset 5  Sangasanga Field yang sudah mendukung berjalannya wisata bekantan di Kecamatan Samboja ini.

“Atas dukungan yang diberikan Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field, Wisata Bekantan “Ekoriparian Sungai Hitam” meraih penghargaan Indonesia Green Awards 2020 untuk kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati. Ulun juga bangga sama Ketua POKDARWIS Aidil Amin karena menerima penghargaan Kalpataru 2020 dari Bupati Kutai Kartanegara,” ungkap Nurkhalish denga logat khas banjarnya.

Ahmad Nurkhalish sangat merasa bangga dengan masyarakat Kampung Lama khususnya anggota Kelompok Sadar Wisata Sungai Hitam Lestari karena banyak generasi muda telah berkolaborasi mengembangkan “Ekoriparian Sungai Hitam” binaan Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field.

Masih dalam rangkaian kegiatan, Aidil Amin sebagai Ketua POKDARWIS menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field karena telah mendukung kegiatan wisata bekantan di Kampung Lama, Kecamatan Samboja.

“Berkat binaan Pertamina EP, maka POKDARWIS Sungai Hitam Lestari dapat terus mengembangkan wisata bekantan ini, baik dari segi pelatihan-pelatihan, infrastruktur, sampai dengan bantuan tempat cuci tangan dan face shield. Semoga Pertamina EP bisa terus membina kami karena masih banyak ilmu yang ingin kami pelajari khususnya dalam pengelolaan pariwisata konservasi alam,” ucap Aidil Amin.

See also  Kunjungi Jombang, Menteri LHK Tinjau Pemulihan Lahan Terkontaminas Limbah B3

Selain peresmina gapura,  Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field melalui Sangasanga Legal & Relation Assistant Manager, Frans A. Hukom juga lakukan kegiatan penanaman mangrove disekitar Sungai Hitam. 

“Pelestarian mangrove ini juga penting untuk ekosistem hutan mangrove dimana Bekantan mengkonsumsi buah mangrove. Avicennia lanata dan Avicennia marina, adalah jenis buah ini makanan bekantan. Ada pula dedaunan yang menjadi makanan bekantan, yaitu daun dari jenis Sonneratia alba,” terang Frans.

Lebih dari itu, Frans A. Hukom juga menyerahkan bantuan berupa peralatan masak kepada POKDARWIS untuk digunakan dalam mengolah makanan dari buah mangrove. 

“Semoga nantinya produk olahan buah mangrove tersebut dapat menjadi oleh-oleh untuk wisatawan yang mengunjungi Ekoriparian Sungai Hitam nantinya,” kata Frans.

Seperti diketahui, monyet bekantan sebagai salah satwa endemic Kalimantan yang habitatnya dan ekosistemnya mulai berkurang, sehingga perlu sekali dilakukan konservasi mangrove dan bekantan. Wisata konservasi ini memiliki potensi yang sangat bagus karena wisatawan dapat melihat bekantan langsung dihabitat dan ekosisitemnya, Frans A. Hukom menjelaskan latarbelakang program CSR Binaan Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field.

Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field adalah lapangan penghasil minyak dan gas bumi di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Kertanegara, hingga bulan Juli 2020 berdasarkan Sistem Operasi Terpadu berhasil memproduksikan Minyak sebesar 5.650 bopd dan produksi gas sebesar 2,39 mscfd.**

Berita Terkait

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya
Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran
Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga
Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik
Anggaran Kementerian PU Diwujudkan Jadi Layanan Infrastruktur Berkualitas bagi Masyarakat
Hutama Karya Rampungkan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Kandou
Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Berita Terkait

Tuesday, 16 June 2026 - 14:53 WIB

Kementerian PU Kucurkan Rp21 Miliar Pugar Zona Inti Pura Mangkunegaran, Jaga Marwah Cagar Budaya

Sunday, 14 June 2026 - 17:53 WIB

Hutama Karya Rampungkan Fasilitas Dermaga dan Produksi Ekspor Semen di Tuban, Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Saturday, 13 June 2026 - 22:03 WIB

Hutama Karya Rampungkan Hunian Senen, Dukung Relokasi Warga Bantaran Rel yang Tepat Sasaran

Saturday, 13 June 2026 - 21:56 WIB

Program IBM 2027 Sasar 4.127 Titik Sentuh Kebutuhan Warga

Saturday, 13 June 2026 - 09:56 WIB

Preservasi Jalan Pantura Ruas Kudus–Pati–Rembang Dipercepat, Tingkatkan Konektivitas dan Kelancaran Logistik

Berita Terbaru