Serial #3 diskusi AJLK 2020: Menggalang Perlawanan Terhadap Korupsi Melalui Dunia Maya

Saturday, 15 August 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Diskusi online Aliansi Jurnalis Lawan Korupsi (AJLK) 2020 kali ini mengangkat tema “Bersuara Di Dunia Maya”. Tema ini diangkat berkaitan dengan tantangan yang dihadapi jurnalis ketika memublikasikan produk jurnalistiknya melalui media sosial.

Berbeda dengan media di mainstream dimana seorang jurnalis dilindungi UU pers ketika memublikasikan produk jurnalisnya, di media sosial, para jurnalis tidak memiliki payung hukum yang jelas sebagai perlindungan untuknya.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menyebutkan bahwa ini seharusnya menjadi concern bersama untuk memperjuangkan perlindungan jurnalis ketika memublikasikan  hasil liputannya di media sosial. “Seharusnya, sepanjang itu adalah produk jurnalistik harus tetap dilindungi UU pers, jurnalis punya peran penting dalam berjalannya roda demokrasi,” ungkap Febri.

Dalam diskusi yang digelar para Kamis (14/8), hadir pula pembicara lain dengan latar belakang yang berbeda-beda yaitu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Seniman Melanie Subono, Jurnalis Dhandy Laksono dan illustrator Putri Karina Puar.

Lebih lanjut Febri menyampaikan bagaimana masyarakat bisa menyuarakan dan mempubikasikan isu antikorupsi melalui media sosial, menurutnya banyak saluran media sosial yang bisa dipergunakan. “Kita punya kesempatan besar untuk melakukan perlawanan terhadap korupsi, media sosial memiliki banyak saluran yang bisa digunakan untuk menyuarakan perlawanan tersebut,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggambarkan bagaimana terjadi pergeseran paradigma di media sosial. Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, media sosial ini digunakan tidak hanya untuk kebutuhan personal, tetapi sudah menjadi instrumen utama komunikasi baik di pemerintahan, institusi hingga bisnis.

“Problem saat ini di media sosial bukan mencari informasi, tetapi memilah informasi,” ungkap Emil. Hal ini menurutnya karena begitu derasnya arus informasi yang beredar di media sosial.

See also  Pemerintah Akan Gunakan Vaksin COVID-19 Sinovac Sebagai Booster

Namun menurut Emil, media sosial menjadi kontrol sosial untuk pejabat publik dalam menjalankan tugasnya. “Jika pejabat publik tidak hati-hati dalam berperilaku, kemudian ada warga yang merekam dan menjadi viral, itu menjadi masalah besar bagi pejabat itu, makanya ini bagus menjadi kontrol sosial bagi pejabat publik,” tegas Emil.

Melihat derasnya informasi di media sosial termasuk banyak keluhan dari warga Jawa Barat yang masuk langsung ke akun media sosialnya, Emil berinovasi menciptakan institusi Jabar Quick Respon yang secara cepat bisa merespon keluhan warganya. “Kami berangkat dari kasus yang dilaporkan melalui media sosial kemudian ditindaklanjuti dengan aksi nyata,” jelas Emil.

Ridwan Kamil adalah salah satu pemimpin daerah yang concern memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk mengakomodir kebutuhan warganya, termasuk mengontol kinerja pejabat publik di lingkungannya.

“Ini yang tidak disiapkan oleh negara, karena tidak ada peraturannya, semua tergantung pemimpinnya, jika interes, maka akan lahir program yang berbasis pemanfaatan teknologi dan media sosial,” ungkap Emil.

Berita Terkait

Serap Tenaga Kerja Naik 15 Persen, Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010,6 Triliun
Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli
Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini
Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa
Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP
Bendungan Sidan Perkuat Layanan Irigasi 9.598 Hektare, Dukung Swasembada Pangan di Bali
Lindungi Kawasan Pesisir, Kementerian PU Lanjutkan Pengamanan Pantai Lampu Satu Merauke

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 18:27 WIB

Hutama Karya Rampungkan 95% Proyek Tanggap Darurat SDA di Aceh, Target Tuntas Akhir Juli

Thursday, 16 July 2026 - 17:33 WIB

Irman Gusman: Publik Menunggu, RUU Perampasan Aset Harus Selesai Tahun Ini

Wednesday, 15 July 2026 - 23:02 WIB

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Wednesday, 15 July 2026 - 18:41 WIB

Dukung Ketersediaan Air Minum Aman dan Sehat, SPAM Berteknologi Canggih Hadir di Akmil Magelang

Tuesday, 14 July 2026 - 13:06 WIB

Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Berita Terbaru