MenkopUKM Tegaskan Pentingnya Gerakan Bangga Buatan Indonesia bagi UMKM

Thursday, 17 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan pentingnya gerakan Bangga Buatan Indonesia untuk mendorong peningkatan permintaan produk UMKM di tengah pandemi COVID-19.

“Gerakan Bangga Buatan Indonesia menurut saya ini sangat penting, terutama untuk mendorong produk UMKM yang bergerak di bidang fesyen, home decor, dan pernak-pernik khas daerah,” kata Teten Masduki saat berbicara dalam acara Launching Bangga Buatan Indonesia yang diinisiasi Kementerian Perdagangan, secara virtual, Rabu (16/9/2020).

Produk-produk UMKM Indonesia di bidang ini, kata Teten, punya keunggulan yang sangat diminati pasar global sebelum pandemi terjadi.

Untuk itu, Teten berharap, melalui gerakan tersebut UMKM di Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan akibat pandemi yang telah menyebabkan kendala dari sisi “supply” dan “demand”.

“Kita punya keunggulan domestik berupa ketersediaan bahan baku, baik bahan endemik maupun hasil tambang, dan saya kira kita kaya dengan budaya seni yang bisa menjadi sumber inspirasi untuk produksi pernak pernik di Indonesia,” katanya.

Teten menegaskan bahwa kekuatan UMKM Indonesia ada pada “custom culture” dan bukan produk massal.

“Ini penting kita perkuat melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, agar daya beli mereka meningkat dan tidak ragu membeli produk pernak pernik yang dihasilkan UMKM,” katanya.

Pihaknya berupaya terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar UMKM siap dan dapat terus bertahan mengembangkan usahanya di tengah masa adaptasi kebiasaan baru.

“Sebelum pandemi, produk fesyen, home decor, dan pernak pernik seperti perhiasan berbahan baku endemik, juga logam dari UMKM kita itu cukup besar permintaan di luar negeri. Dan ini sudah masuk dalam top list untuk dikurasi ke pasar global. Sayang ketika pandemi, permintaan global terganggu,” katanya.

See also  Ace Hasan Serahkan Bantuan Beasiswa Siswa Berprestasi Keluarga Pra-Sejahtera

Oleh karena itu, Teten mengatakan pemerintah menyiapkan berbagai program bagi UMKM agar bisa beradaptasi dan berinovasi produk, sehingga dapat mengikuti perkembangan market baru yang lebih banyak pada produk kebutuhan pokok, kebutuhan pendidikan, dan kebutuhan pemeliharaan kesehatan.

“Permintaan pasar di dalam negeri turun, daya beli juga menurun, sehingga yang tumbuh adalah industri rumahan yang berbasis pada kebutuhan pokok. Ini yang kita proses, agar UMKM dapat beradaptasi dan mengubah orientasi bisnis, lalu berinovasi produk termasuk memanfaatkan platform digital untuk marketing mereka,” katanya.

Teten juga mendorong agar UMKM melakukan transformasi pemanfaatan teknologi dalam proses produksi, selain juga memanfaatkan hasil riset dan SDM unggul dalam mengembangkan produk UMKM.

“Hal terpenting adalah bagaimana ekosistem UMKM dapat berkembang. Selama periode ini, beberapa kementerian melakukan pendampingan, edukasi, kurasi, dan inkubasi agar UMKM melakukan pergeseran dari situasi kini, dan bertransformasi ke arah yang lebih baik, agar UMKM bisa mengambil ruang peran di pasar domestik dan global,” kata Teten.

Berita Terkait

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka
Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal
Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun
Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan
Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian
Warga Gaza Ceritakan Musim Panas yang Lebih Menakutkan dari Bom
Bidik Investasi Rp2.322 T pada 2027, Keminveshil/BKPM Genjot Perizinan
Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa di Kabupaten Sikka

Saturday, 22 August 2026 - 11:22 WIB

Kementerian PU Pastikan Sungai Barito Masih Bisa Dilalui Kapal

Friday, 21 August 2026 - 10:32 WIB

Kementerian PU Kembali Raih WTP, Pertahankan Opini BPK 7 Tahun Beruntun

Thursday, 20 August 2026 - 10:57 WIB

Viva Yoga: Sebelum Ditempatkan Di Kawasan, Transmigran Wajib Mengikuti Pendidikan dan Pelatihan

Wednesday, 19 August 2026 - 22:01 WIB

Pascagempa NTT, Kementerian PU Percepat Penanganan Sanitasi Di Pengungsian

Berita Terbaru