Wamen LHK: Jagalah Kelestarian Permata Bangsa

Friday, 13 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong mengunjungi Taman Nasional (TN) Rawa Aopa Watumohai (RAW) di Kabupaten Konawe Selatan, Rabu (12/11/2020). Berjarak waktu 2 jam dari kota Kendari, Wamen Alue Dohong datang untuk meninjau aktifitas pengelolaan TN RAW.

TN RAW memiliki wilayah seluas 105.194 Hektare (Ha) yang masuk ke dalam 15 kecamatan di 4 Kabupaten. Satwa khas di TN RAW antara lain adalah Anoa (Bubbalus sp), Burung Maleo (Macrocephalon maleo), dan Kakatua Kecil Jambul Kuning (Cacatua sulphurea).

Topografi yang dimiliki TN RAW sangat unik berupa 4 ekosistem yaitu rawa, pegunungan, padang savana dan hutan mangrove disertai hutan tropis. Hal tersebut juga yang membuat Wamen Alue Dohong terkesan, karena ekosistem yang unik dan jarang ditemukan di TN lain.

“Ini merupakan kekayaan Indonesia, permata bangsa dan harus kita jaga kelestariannya,” ungkap Wamen Alue Dohong.

TN RAW menerapkan sistem zonasi dalam pengelolaan wilayahnya. Terdapat zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan, zona tradisional, dan zona rehabilitasi.

Pada zona pemanfaatan, Wamen meminta kepada Balai TN RAW untuk memberdayakan masyarakat di sekitar TN dengan mengajak serta untuk mengelola TN melalui program kemitraan konservasi. TN RAW memiliki potensi wisata yang sangat besar, keunikan alam dan keanekaragaman hayati di dalamnya dapat menarik pengunjung, baik untuk wisata maupun penelitian.

Menurut Wamen Alue Dohong, pemberdayaan masyarakat dapat diwujudkan melalui kemitraan dalam mengelola ekowisata. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh penghasilan, sekaligus menjaga TN. “Pada prinsipnya, wisata alam itu apabila semakin indah alamnya, maka akan semakin banyak pengunjungnya,” ungkap Wamen Alue Dohong.

Pada kesempatan ini, Wamen Alue Dohong beserta rombongan menyempatkan mengunjungi lokasi edukasi berupa tempat pengembangbiakan atau breeding insitu Rusa Timor, dan meninjau kondisi hutan mangrove yang ada di TN RAW.(*)

See also  Mentan dan Mitra Selenggarakan Pekan Kesadaran Antibiotik Dunia

Berita Terkait

Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026
Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas
Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional
Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat
Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028
BGN Tegaskan Tak Larang Unggah Menu MBG di Media Sosial
Groundbreaking 8 Sabo Dam Gunung Marapi, Kementerian PU Perkuat Pengendalian Lahar di Sumatera Barat
Menpar Widiyanti Putri Hadiri UN Tourism Ministers’ Summit di ITB Berlin 2026

Berita Terkait

Saturday, 7 March 2026 - 11:19 WIB

Hutama Karya-HKA Percepat Pemeliharaan Tol Trans Sumatera Jelang Mudik Lebaran 2026

Thursday, 5 March 2026 - 16:56 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor Ruas Trenggalek–Ponorogo, Akses Jalan Sudah Dapat Dilalui Terbatas

Wednesday, 4 March 2026 - 22:46 WIB

Menteri Dody Kukuhkan Pengurus LPJK 2025–2029, Perkuat Profesionalisme Jasa Konstruksi Nasional

Wednesday, 4 March 2026 - 15:35 WIB

Kemendes Siap Bantu Genjot Pembangunan Desa di Papua Barat

Tuesday, 3 March 2026 - 22:45 WIB

Reforestasi Tesso Nilo Dimulai, Pemerintah Targetkan Pulihkan 66 Ribu Hektare hingga 2028

Berita Terbaru

News

Pramono–Foke Tengok Produksi Dodol Legendaris Nyak Mai

Saturday, 7 Mar 2026 - 05:38 WIB