KemenkopUKM Dukung Smesco Ciptakan Inovator Bisnis Berbasis Tanaman Di Loka Hejo

Friday, 27 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan UKM melakukan re-branding dengan optimalisasi aset, salah satunya yang dimiliki Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) atau Smesco Indonesia dengan mendirikan Kampus Kebun-Loka Hejo di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Pendirian Loka Hejo di atas lahan seluas 13 hektare (ha) ini, diharapkan Smesco mampu mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, serta produk-produk para pelaku UMKM baik di sektor kuliner, kerajinan, dan fesyen.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, apa yang dilakukan Smesco bisa dibilang bukan hanya sekadar re-branding, namun mampu menciptakan inovasi berupa ekosistem berbasis agrikultur.

“Tak hanya wisata tapi juga agrikultur, menghubungkan pertanian baik dari petani maupun pelaku UMKM, pariwisata, dan market-nya, dengan satu konsep bisnis yang perlu ditonjolkan. Mengangkat ekonomi sekitar dan membawa kesejahteraan,” ucapnya saat mengunjungi sekaligus meresmikan Loka Hejo di Cisarua, Bogor, Jabar, Kamis (26/11).

Dengan konsep yang inovatif, kata Teten, pembangunan Loka Hejo ini pun diharapkan bisa menjadi bisnis model dan bisa diterapkan di kawasan lain. “Loka Hejo bisa menjadi kampus, melahirkan creator untuk mengolah wilayah seperti ini. Apalagi saat Covid-19 ini, kreativitas sangat dibutuhkan,” tegas Menkop.

Senada, Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata menjelaskan, Kampus Kebun-Loka Hejo bertransformasi menjadi pusat pendidikan berbasis tanaman olahan, dan laboratorium inovasi bisnis produk berbasis tanaman untuk para pelaku UMKM yang bergerak di sektor kuliner, kerajinan, dan fesyen.

Inisiatif ini katanya, bagian dari program pembinaan dan pendampingan UMKM yang lebih komprehensif, yaitu Sparc Campus. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kapabilitas bisnis para pelaku UMKM yang berwawasan lingkungan, serta berbasis ekonomi sirkular agar dapat menghadapi tantangan-tantangan dunia usaha di masa kini dan masa depan.

See also  Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau 2023, Kementerian PUPR Prioritaskan Kebutuhan Air Bersih Konsumsi Masyarakat

“Kurikulum dan programnya disiapkan untuk mendorong pelaku UMKM melakukan inovasi bisnis berbasis olahan tanaman, dengan pendekatan ekonomi sirkular serta fokus pembelajarannya adalah pada keberlanjutan bisnis secara ekologis,” jelasnya.

Ia merinci, ada tiga aspek yang diusung Smesco dalam program pelatihan yang akan diselenggarakan di Kampus Kebun-Loka Hejo yaitu Loka Tani, Loka Saji dan Loka Seni. Sebagai sebuah laboratorium tani, pelaku usaha diajarkan bagaimana sistem berbasis permakultur dengan melakukan pertanian alami secara tidak eksploitatif.

“Bagaimana meramu kekayaan alam yang terdapat di sekitar kampus, untuk dikembangkan menjadi produk baru berkualitas yang dapat dijual dan dinikmati dalam sebuah sajian,” ujarnya.

Ia pun mengaku senang dan puas dari upaya yang dilakukan di Loka Hejo. “Agro potensinya yang paling besar disini. Dari kebun yang kita tanam, baru 2 bulan sudah panen beberapa kali. Jagung sudah 1 ton, cabe tumbuh besar, organik pula. Ada juga potensi perikanan dan lainnya, kita ingin menambah added value. Semua diproses oleh mitra kami yang ahli,” sebutnya.

Secara umum, sambung Leo, ketiga aspek ini akan mengajarkan kepada pelaku usaha tentang ekosistem, manajemen sampah, pembuatan kompos, pembibitan, membuat dan menggunakan pestisida organik, pengaturan plot, pemanenan dan tentunya pemasaran.

Melalui program ini, Smesco juga mempertemukan artisan lokal dan para pelaku seni yang mumpuni, untuk bersama-sama memetakan potensi material dan keterampilan pengrajin setempat dan mengembangkan produk-produk berdasarkan hasil pemetaan tersebut.

“Seluruh tanaman olahan yang ada di Kampus Kebun mulai dari asal usul hingga jalur distribusinya akan tercatat dengan baik,” imbuhnya.

Sebagai lanjutan dari sosialisasi yang sudah diselenggarakan sebelumnya pada tanggal 7-8 November dan 14-15 November, Smesco mengundang para stakeholder terkait hadir dalam acara Stakeholder Gathering/Site Visit yang diselenggarakan pada Kamis, 26 November 2020.

See also  Pertamina dan NEXI Berkolaborasi untuk Mempercepat Inisiatif Transisi Energi melalui Asuransi Perdagangan dan Fasilitas Kredit

Kegiatan site visit ini mengumpulkan para stakeholder dari kalangan instansi pemerintah, mitra Smesco dan pihak terkait lainnya untuk bersama melihat langsung fasilitas pendukung inisiatif Kampus Kebun-Loka Hejo di antaranya adalah Gedung Pelatihan, Kebun Sehat, Rumah Semai dan Rumah Kompos.

Berita Terkait

Pengungsi Aceh Tamiang Masuki Babak Baru, Hutama Karya Pimpin Serah Terima 600 Huntara
Kementerian PU Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey Krueng Beutong untuk Pulihkan Akses Aceh Tengah–Nagan Raya
Seorang Penumpang Kedapatan Kenakan Seragam Pramugari Batik Air
Kementerian PU: Seluruh Jalur Nasional Lintas Aceh Tengah Tersambung 9 Januari 2026
Hutama–WIKA KSO Bangun Fasilitas Kesehatan Terintegrasi di RSUP Sardjito Yogyakarta
Menpora Erick Ingin Domino Perkuat Industri Olahraga Indonesia
Melalui Bus Esports, Cara Mendes Yandri Bangkitkan Kreativitas Gamer Desa
Mendes Yandri Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya Bareng Petani Karawang

Berita Terkait

Friday, 9 January 2026 - 08:55 WIB

Pengungsi Aceh Tamiang Masuki Babak Baru, Hutama Karya Pimpin Serah Terima 600 Huntara

Thursday, 8 January 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Rampungkan Pemasangan Jembatan Bailey Krueng Beutong untuk Pulihkan Akses Aceh Tengah–Nagan Raya

Thursday, 8 January 2026 - 18:49 WIB

Seorang Penumpang Kedapatan Kenakan Seragam Pramugari Batik Air

Thursday, 8 January 2026 - 17:00 WIB

Kementerian PU: Seluruh Jalur Nasional Lintas Aceh Tengah Tersambung 9 Januari 2026

Thursday, 8 January 2026 - 16:58 WIB

Hutama–WIKA KSO Bangun Fasilitas Kesehatan Terintegrasi di RSUP Sardjito Yogyakarta

Berita Terbaru

News

Bahlil Beberkan PNBP ESDM 2025 Lampaui Target

Friday, 9 Jan 2026 - 13:24 WIB