Lewati Riam Tak Menjadi Tantangan Pertamina Menyalurkan BBM Satu Harga ke Desa Long Pahangai

Monday, 30 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Masyarakat di Desa Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu dan sekitarnya patut berbahagia dikarenakan tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga yang sama. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berjenis SPBU Kompak 3T diresmikan pada (26/11) oleh Pjs Bupati Mahakam Ulu yg diwakili oleh Asisten Bidang Sosial Ekonomi Pembangunan E. Tek Hen Yohanes, S.Pd & jajaran, Pjs. Sales Area Manager Kaltimut Pertamina MOR VI Kalimantan Muhammad Rizal, Manager Area Kalimantan PT Elnusa Petrofin Sudhariadi, dan Camat Long Pahangai. 

SPBU bernomor 66.757.008 berlokasi di Desa Long Pahangai I, Kec. Long Pahangai, Kab. Mahakam Ulu merupakan salah satu bentuk realisasi dari BBM 1 Harga. Terhitung telah beroperasi di 39 titik BBM 1 Harga di seluruh Kalimantan, di mana SPBU ini merupakan satu-satunya titik  target yang ditugaskan kepada Pertamina untuk wilayah Kalimantan Timur pada tahun 2020. 

“Sebagai BUMN yang bergerak dibidang energi, tentunya kami dukung penuh program pemerintah apalagi dalam mewujudkan kemandirian energi dan penyemarataan harga BBM ke pelosok negeri.” Ujar Muhammad Rizal, Pjs Sales Area Kaltimut Pertamina MOR VI Kalimantan. 

Adanya penambahan SPBU Kompak 3T di daerah Kec. Long Pahangai, Kab. Mahakam Ulu sangat membantu perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian sebagai penambang emas, petani, & buruh kayu. Masyarakat tidak lagi merogoh kocek sebanyak Rp 15.000,-/liter untuk solar dan premium. Sekarang, masyarakat dapat menikmati harga premium dan solar dengan harga yang sama yaitu premium Rp 6.450/liter dan solar Rp. 5.150/liter. 

Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM, Premium & Bio Solar diangkut dengan moda transportasi yang kompleks. Perjalanan menggunakan kapal ditempuh untuk mengangkut BBM dari titik suplai Fuel Terminal Samarinda. 

See also  Silaturahmi dengan PBNU, Mendikbudristek Bahas Implementasi Kampus Merdeka

Dengan mekanisme BBM diangkut menggunakan Kapal SPOB kapasitas 100 KL dari Jetty FT Samarinda menuju Kec. Long Bagun, Kab. Mahakam Ulu dengan estimasi perjalanan selama 4 hari 3 malam dengan kondisi air sungai yang normal. 

Setelah sampai di Kec. Long Bagun, BBM dibawa kembali menggunakan Long Boat yang dilangsir menggunakan drum  dimana setiap Long Boat maksimal membawa 30 Drum. 

Adapun beberapa rintangan yang dihadapi yaitu riam (jeram) yang dimana jika Long Boat ingin melewati riam tersebut, drum-drum BBM harus dilangsir / diturunkan beberapa drum agar kapal long boar bisa melewati riam tersebut. 

Estimasi perjalanan yang ditempuh untuk mencapai Lokasi di Kec. Long Pahangai memakan waktu kurang lebih 6-7 jam (jika kondisi air / sungai normal). Namun, hal ini tentunya tidak menjadi alasan bagi Pertamina untuk terus mendistribusikan BBM ke lokasi. 

Perwakilan Pjs. Bupati Mahakam Ulu dalam sambutannya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya pada Pertamina dalam merealisasikan SPBU 3T dengan harga yang sama. 

“Pastinya bukan pekerjaan mudah yang dilakukan oleh Pertamina untuk mendukung nawacita pemerintah yaitu pemerataab energi. Diharapkan Pertamina terus menjamin pasokan dan ketersedian BBM ke dalam wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan koordinasi kita terus terjalin baik.” E.Tek Hen

Berita Terkait

Menteri Dody Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 1 Staf Khusus, Perkuat Kelembagaan
Desa-desa di Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan
PT JJC Lakukan Kampanye Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 6 Arah Jakarta
Hutama Karya Terima Penghargaan dari PM Timor Leste Xanana Gusmão atas Proyek Jalan Maliana
PLN Icon Plus Tingkatkan Awareness Lingkungan Kerja Aman dan Profesional di Hari Kartini
Perkuat Digitalisasi Tol, Hutama Karya Luncurkan Mozy dan Wajah Baru Command Center
Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara
Akhir Penantian 22 Tahun, RUU PPRT Disahkan Hari Ini

Berita Terkait

Friday, 24 April 2026 - 16:55 WIB

Menteri Dody Lantik 2 Pejabat Tinggi Pratama dan 1 Staf Khusus, Perkuat Kelembagaan

Friday, 24 April 2026 - 12:58 WIB

Desa-desa di Kawasan Transmigrasi Siap Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Thursday, 23 April 2026 - 15:12 WIB

PT JJC Lakukan Kampanye Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 6 Arah Jakarta

Thursday, 23 April 2026 - 09:31 WIB

Hutama Karya Terima Penghargaan dari PM Timor Leste Xanana Gusmão atas Proyek Jalan Maliana

Wednesday, 22 April 2026 - 20:29 WIB

PLN Icon Plus Tingkatkan Awareness Lingkungan Kerja Aman dan Profesional di Hari Kartini

Berita Terbaru

Olahraga

Grand Final Proliga 2026: JPE Ungguli Phonska Plus Pada Leg 1

Saturday, 25 Apr 2026 - 00:33 WIB