Pemerintah Apresiasi Masukan Untuk Kesuksesan Program Vaksinasi

Wednesday, 10 February 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 DAELPOS.com – Satgas Penanganan Covid-19 menanggapi usulan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) yang ingin melakukan vaksinasi mandiri secara gotong royong. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pemerintah mengapresiasi setiap masukan termasuk program vaksin gotong royong. 

Skema vaksinasi ini diharapkan dapat mengakselerasi program vaksinasi Covid-19 yang telah dimulai pemerintah pada awal tahun 2021. “Mohon kerjasamanya, untuk bergotong royong mensukseskan program vaksinasi termasuk melakukan tahap vaksinasi dibawah izin resmi pemerintah,” tegasnya saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (9/2/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

Wiku menekankan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Hal ini dapat tercapai paling tidak 70 persen dari total populasi sudah mendapatkan vaksin. Sehingga akan mencegah penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. 

Dalam program vaksinasi Covid-19, lemerintah menargetkan semua orang yang memenuhi kriteria penerima vaksin, akan divaksinasi. Hanya saja untuk waktu pemberiannya berbeda-beda. Saat ini pemerintah masih memprioritaskan kelompok berisiko tinggi terpapar Covid-19 seperti para tenaga kesehatan. 

“Pada prinsipnya pemerintah memberikan vaksin pada kelompok berisiko secara bertahap sesuai etika medik,” kata Wiku. 

See also  Hari Gajah Internasional: Persembahan Hutama Karya untuk Jejak Cinta Gajah di Tol Trans Sumatera

Berita Terkait

Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni
Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Antisipasi Harga Energi
Lebaran Naik MRT Cuma Rp1! Jadwal Santai, Kereta Tetap Ngebut
Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret 2026
Genjot Ekonomi Daerah, Banyak Bupati Kepincut Program Transmigrasi
Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan

Berita Terkait

Saturday, 21 March 2026 - 23:47 WIB

Menteri PU Dampingi Presiden Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Pastikan Rumah Hunian Telah Dihuni

Saturday, 21 March 2026 - 19:14 WIB

Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Friday, 20 March 2026 - 13:50 WIB

Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Antisipasi Harga Energi

Friday, 20 March 2026 - 13:42 WIB

Lebaran Naik MRT Cuma Rp1! Jadwal Santai, Kereta Tetap Ngebut

Thursday, 19 March 2026 - 22:41 WIB

Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan

Berita Terbaru

Berita Utama

Arus Mudik Meningkat, 1,8 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Saturday, 21 Mar 2026 - 19:14 WIB