Mardani Ali Sera: Mosi Integral Pembuktian Sikap Kenegarawanan Anti-Perpecahan

Saturday, 3 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Mardani mengingatkan, hari ini 3 April menjadi tanggal yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia. “71 tahun silam Negeri ini mampu kembali bisa melanjutkan cita-cita untuk merdeka dengan menghadirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya dalam @mardanialisera Sabtu (3/4).

Menurur dia Indonesia sempat dipecah belah oleh Belanda melalui Konferensi Meja Bundar (27 Desember 1949). Saat itu Belanda mengakui Republik Indonesia Serikat (RIS) sebagai Negara Indonesia. UUD 1945 juga berubah menjadi UUD RIS.

“Ketua Fraksi Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), Mohammad Natsir berhasil ‘meluluhkan’ hati nurani angora DPR RIS serta petinggi negara untuk setuju kembali ke NKRI melalui Mosi Integral yang disampaikan di DPR RIS pada 3 April 1950,” jelasnya.

Keberhasila Natsir, dalam meloloskan “Mosi Integral”, kata Mardani, memperlihatkan kelihaiannya dalam berpolitik dengan modal integritas, ilmu, kemampuan komunikasi dan lobi dimilik.

“Terlihat ketik Natsir bisa meyakinkan para tokoh Indonesia yang berasal dari seluruh faksi serta ideologis ketika itu,” kenangnya.

Menurutnya, kita bisa menarik pelajaran momen ‘mosi integral’ hari ini, berupa semangat dan prinsip kesatuan bangsa yang amat dibutuhkan ketika harus kolaborasi di tengah kondisi yang serba tidak pasti karena Covid-19.

“Konsep negara kesatuan berperan terkait hubungan pusat dan daerah untuk saling mendengarkan dan menghormati,” sarannya.

Dengan adanya “Mosi Integral”, ucapnya, kita bisa mengembalikan Indonesia ke dalam bentuk Negara Kesatuan, lebih jauh terhindar dari ancaman perpecahan.

“Perjuangan Natsir dilakukan dengan cara demokratis, terhormat dan konstitusional. Kita perlu melakukan refleksi “Mosi Integral” tersebut, sebagai cermin sejarah yang berharga masih terasa aktual dalam menata kehidupan bangsa dan negara” pungkas dia.

See also  Jaksa Agung Muda Intelijen, Bersama Irjen Kementerian PUPR Dalam Konteks Peran Kejaksaan Pengamanan Pembangunan Strategis

Berita Terkait

Kementerian PU Lakukan Penanganan Darurat di Ketanggungan Brebes, Siapkan Langkah Lanjutan
Menkeu Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu
UIN Jakarta Tembus 29 Dunia, Kampus Islam Makin Diakui Global
2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku
Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional
Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan
Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya

Berita Terkait

Saturday, 28 March 2026 - 00:30 WIB

Kementerian PU Lakukan Penanganan Darurat di Ketanggungan Brebes, Siapkan Langkah Lanjutan

Friday, 27 March 2026 - 13:05 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu

Friday, 27 March 2026 - 09:41 WIB

UIN Jakarta Tembus 29 Dunia, Kampus Islam Makin Diakui Global

Thursday, 26 March 2026 - 17:01 WIB

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku

Thursday, 26 March 2026 - 13:33 WIB

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru

Megapolitan

Pramono Dukung Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

Saturday, 28 Mar 2026 - 11:25 WIB