Politisi Harus Mengusai Public Speaking

Thursday, 8 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Golkar Institute menggelar Executive Education Program For Young Political Leaders (Progam Pendidikan Eksklusif Untuk Pemimpin Muda), 5-10 April 2021. Para kader-kader muda Partai Golkar dibekali berbagai wawasan tentang kebijakan publik, sistem politik Indonesia, wawasan geopolitik hingga kemampuan public speaking. Pada Rabu (7/4/2021), kader-kader muda Golkar mendapat materi tentang public speaking, yang disampaikan oleh Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini, Meutya Viada Hafid.

Dihadapan kader-kader muda Golkar, Meutya menekankan pentingnya kemampuan public speaking bagi kader Golkar. Ia menyebut bahwa bahasa dalam pidato jauh berbeda dengan bahasa tulisan.

“Gaya bahasa kalian dalam menulis pidato, harus beda dengan kalau kalian menulis opini untuk media”, katanya.

Ia menceritakan pengalaman dirinya yang cukup lama melatih kemampuan public speaking. Berpidato di depan publik memang tidak mudah. Meutya meminta kader-kader muda Golkar untuk terus melatih diri.

“Anda harus terus latihan. Dilatih olah vokalnya. Bisa di depan pohon, di depan bunga, kan sekarang lagi musim bunga”, lanjut Meutya.

Secara teknis, anggota tubuh dapat digunakan untuk mendukung kecakapan dalam berpidato.

“Pokoknya semua dipakai. Kepala, mata, mulut, tangan dan juga kaki”, jelasnya.

Hal penting lainnya yang disampaikan Meutya adalah orang yang berpidato harus mengetahui audiensi. Orang yang berpidato harus menyusun poin-poin yang akan disampaikan. Di akhir, Meutya menyebut bahwa politisi harus menikmati pidato yang disampaikan.

“Enjoy public speaking”, pungkas politisi Partai Golkar yang juga Ketua Komisi I DPR RI itu.

See also  Pertamina melalui YBLL Siapkan 10 Sepeda Bambu untuk Kepala Negara ASEAN

Berita Terkait

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa
Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan
Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi
Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan
SPBU Bakal Hadir di Tidung, Karya, dan Kelapa
Sidak SPPG Cadek, Sudaryono Tekankan Kepatuhan SOP dan Akurasi Data
Bertemu Mahasiswa Indonesia di Beijing, Iftitah: Ilmu Pengetahuan Harus Jadi Solusi Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Wednesday, 21 October 2026 - 00:03 WIB

Menteri Dody Siapkan 5 Strategi Infrastruktur Tahun 2028, Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Wednesday, 21 October 2026 - 00:01 WIB

PLN EPI dan FLEXIH Inc. Jajaki Pengembangan Hidrogen Rendah Karbon Berbasis Biomassa

Tuesday, 20 October 2026 - 13:20 WIB

Mendes Yandri Sebut Asta Cita Keenam Jadikan Desa Sebagai Subjek Utama Pembangunan

Sunday, 18 October 2026 - 17:29 WIB

Pelajari Pertanian Berbasis AI di Chongqing, Iftitah Dorong Investasi Tiongkok ke Papua dan Sulawesi

Saturday, 17 October 2026 - 18:22 WIB

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

​Cermati Dinamika Pasar, Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

Wednesday, 21 Oct 2026 - 22:19 WIB

Ekonomi - Bisnis

Hutama Karya Jaga Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh hingga Triwulan III 2026

Wednesday, 21 Oct 2026 - 21:05 WIB

Ekonomi - Bisnis

Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:58 WIB

Berita Utama

BNI Jalankan Aksi Korporasi Terukur, Fundamental Bisnis Tetap Solid

Wednesday, 21 Oct 2026 - 20:52 WIB