MUI Akan Pertegas Standardisasi Para Da’i

Tuesday, 27 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mempertegas kembali urgensi standardisasi dai untuk umat muslim di Indonesia. Ketegasan tersebut diwujudkan di dalam Webinar yang dilakukan Komisi Dakwah MUI Pusat, Selasa 27 April 2021.

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat KH. Ahmad Zubaidi menyampaikan bahwa standardisasi penting untuk meningkatkan kompetensi dai. Tantangan dakwah zaman sekarang menuntut standardisasi dilaksanakan. Sekalipun sebelumnya menuai polemik, Komisi Dakwah MUI Pusat menegaskan bahwa standardisasi dai penting.

“Akhir-akhir ini memang ada semacam Polemik tentang perlu tidaknya standardisasi dai. Tetapi kami dari Komisi Dakwah MUI Pusat menyimpulkan bahwa dari amatan kami, terkait Dakwah di negeri kita ini, khususnya di media penyiaran, kami berkesimpulan bahwa standardisasi dai penting sekali dalam rangka meningkatkan kompetensi dai itu sendiri,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam Webinar Urgensi Standardisasi Da’i untuk Penguatan Dakwah Islam Rahmatan lil Alamin , Selasa (27/04) di Kantor MUI Pusat jakarta

Pentingnya standardisasi Da’i itu, tutur dia, tidak lepas dari tantangan Dakwah yang semakin besar. Utamanya ketika saat ini masyarakat bisa dengan bebas mengakses Internet dan mencari rujukan agama yang kevalidannya dipertanyakan. Maka kehadiran dai yang kompeten dan memenuhi standard minimal diperlukan untuk mencerahkan umat.

“Perlu Da’i yang memiliki kompetensi standard sehingga memberikan bimbingan dan memberikan pencerahan kepada umat. Khususnya terkait kompetensi kebangsaan, Bagaimanapun dai memiliki tugas untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI berdasarkan pancasila,” ungkapnya

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MUI Pusat Buya Amirsyah Tambunan menambahkan, informasi keagamaan di Internet seperti google yang belum tentu benar bisa menyesatkan. Bahkan beberapa kalangan terjerumus ke jurang radikal atau ekstrem karena tidak mampu menyerap pemahaman secara utuh.

See also  Haidar Alwi: Regulasi yang Adil, Kunci Keberlanjutan Tambang Rakyat.

“Karena itu, pemahaman Islam yang utuh dan komprehensif melalui standisasi dai seperti ini diperlukan,” ungkapnya.

“Kita ini diberikan Allah SWT satu predikat yang sangat baik, sebagai umat pertengahan. Salah satu Visi MUI mewujudkan umat terbaik dalam NKRI. Kita bersama-sama para dai berhimpun di MUI agar mampu mewujudkan satu kondisi Dakwah yang Wasathiyah dan rahmatan lil aalamin,” imbuhnya.

Berita Terkait

Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026
Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK
Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design
Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat
Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua
Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar
Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026

Berita Terkait

Friday, 29 May 2026 - 14:19 WIB

Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026

Thursday, 28 May 2026 - 14:28 WIB

Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK

Monday, 25 May 2026 - 18:07 WIB

Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design

Monday, 25 May 2026 - 00:01 WIB

Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat

Saturday, 23 May 2026 - 05:32 WIB

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Berita Terbaru

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno / foto ist

Megapolitan

Jakarta Gelar Indonesia World Dance Festival 2026

Saturday, 30 May 2026 - 16:46 WIB