Menteri LHK Harap Upaya RHL Tingkatkan Kualitas Lingkungan Danau Toba

Sunday, 13 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Presiden Joko Widodo pada beberapa waktu yang lalu, menginstruksikan untuk melakukan upaya Rehabilitasi Hutan dan Lahan secara besar-besaran untuk menangani degredasi lingkungan dan bencana. Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tengah membangun sejumlah persemaian modern di beberapa wilayah di Indonesia yang dapat memproduksi bibit dalam skala besar.

Persemaian modern yang tengah dan yang akan dibangun terdapat di beberapa wilayah antara lain, persemaian modern di Kalimantan Timur (120 Ha), di sekitar kawasan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara (37,25 Ha), Labuan Bajo, NTT (30 Ha), Mandalika, NTB (32,25 Ha), dan Likupang, Sulawesi Utara (30,33 Ha).

Menteri LHK, Siti Nurbaya saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara (12/6/2021), meninjau langsung pembangunan Persemaian Modern Toba di Desa Sibisa, Kab. Toba. Selain itu, Menteri Siti juga meninjau beberapa lokasi di sekitar Danau Toba untuk rencana penanaman dalam rangka rehabilitasi hutan dan lahan (RHL), diantaranya di Desa Simangulampe, Kec. Baktiraja dan Desa Pearung, Kec. Lintong Ni Huta, Kab. Humbang Hasundutan.

Menteri Siti menyampaikan bahwa apabila terdapat lokasi RHL yang melibatkan masyarakat dalam Usaha Pengelolaan Sumberdaya Alam (UPSA), maka harus dilakukan secara utuh.

Menteri Siti mencontohkan, “Misalnya pada bagian paling atas bentang alam yang harusnya terdapat pepohonan, maka tidak boleh terputus garis pepohonannya. Selain itu, harus diperhatikan juga saluran air jatuh dapat dibuatkan embung bawah atau embung atas untuk menahan air tidak langsung masuk ke Danau Toba,” terang Menteri Siti.

Upaya RHL di daerah tangkapan air (DTA) Danau Toba, sejak tahun 2015 hingga 2021 telah dilaksanakan kegiatan RHL seluas 5.098 Hektare (Ha). Di DTA Danau Toba ini juga telah dibangun Kebun Bibit Rakyat (KBR) sebanyak 30 unit dan Kebun Bibit Desa (KBR) sejumlah 18 unit untuk menyediakan bibit pohon. Jumlah bibit pohon yang telah disalurkan untuk RHL sejak tahun 2015 hingga saat ini telah mencapai lebih kurang 3 juta bibit pohon.

See also  Kementerian PUPR Targetkan Jalan Lingkar Luar Bengkulu Rampung Akhir Tahun 2021

Sehari sebelumnya (11/6/2021), bertempat di Parapat, tepi Danau Toba, Menteri Siti bertemu dan berdiskusi dengan beberapa bupati di Provinsi Sumatera Utara yang daerahnya berada di sekitar Danau Toba. Bupati yang hadir diantaranya adalah Bupati Toba, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Simalungun, Bupati Dairi.

Pertemuan ini dimaksudkan Menteri Siti untuk mengetahui kondisi nyata yang terjadi di lapangan. Selain itu, pertemuan ini juga untuk menyamakan visi dan langkah dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas Danau Toba.

Kunjungan kerja ke Sumatera Utara kali ini, Menteri Siti membawa serta beberapa pejabat pimpinan tinggi di KLHK. Dirinya berharap para pejabat dapat langsung memberikan solusi atas persoalan yang sedang dihadapi oleh para kepala daerah. Setelah memperoleh keterangan dari para bupati, Menteri Siti kemudian menindaklanjuti dengan rencana meninjau langsung kondisi di lapangan.

Pada akhir kunjungan kerjanya, Menteri Siti berdialog dengan organisasi masyarakat sipil Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM) di Parapat (13/6/2021). Dialog ini dimaksudkan Menteri Siti untuk mendengarkan keterangan dari perwakilan masyarakat terkait persoalan yang terjadi di sekitar Danau Toba.

Menteri Siti menegaskan bahwa pemerintah telah membuat sejumlah aksi korektif atas kebijakan yang kurang ideal. Dirinya memastikan pemerintah hadir untuk memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Selanjutnya, seluruh informasi dan keterangan yang didapat dari kunjungan kerja kali ini akan dibahas lebih lanjut dalam tingkat yang lebih tinggi di Jakarta, untuk menentukan keputusan teknis penyelesaian permasalahan yang terjadi di lapangan.(*)

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses
Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh
Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin
Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina

Berita Terkait

Wednesday, 16 September 2026 - 23:30 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses

Wednesday, 16 September 2026 - 17:18 WIB

Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Tuesday, 15 September 2026 - 19:38 WIB

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa

Tuesday, 15 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha

Thursday, 17 Sep 2026 - 00:01 WIB