KemenkopUKM Gelar FGD Pengembangan Usaha Mikro di Kawasan Wisata Mandalika

Monday, 14 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika ini  akan membuka lapangan kerja baru, memiliki potensi bisnis luar biasa, dan akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Hal itu dikatakan Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Sutarmo, pada caara Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Usaha Mikro di Kawasan Wisata Mandalika, Lombok Tengah, beberapa hari yang lalu.

Menurut Sutarmo, akan ada banyak usaha mikro lokal dan seantero NTB yang terlibat langsung dalam menunjang potensi kawasan wisata Mandalika.

“Keberadaan DPSP Mandalika juga menjadi pendorong diterapkannya UU Cipta Kerja, terutama peraturan turunan dalam PP Nomor 7 tahun 2021 tentang Kemudahan Berusaha, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM,” jelas Sutarmo.

Selain itu, lanjut Sutarmo, diperlukan juga adanya kemitraan antara Usaha Besar dengan koperasi dan UMKM, melalui kerja sama yang dilakukan ITDC selaku BUMN melalui anak perusahaannya Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

“Kemitraan dapat berupa kerjasama aspek pemasaran produk UMKM lokal ke pasar domestik dan internasional, dan juga dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan sehingga pelaku KUMKM dapat membuat desain produk dan mutu produk sesuai standar internasional,” ujar Sutarmo.

ITDC Mandalika sebagai pengembang dan pengelola The Mandalika terus berkomitmen meningkatkan pemberdayaan UMKM di kawasan wisata yang dikelolanya, baik melalui Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL), maupun pelatihan bagi UMKM.

“Antara lain, pelatihan dasar kewirausahaan, pelatihan akuntansi sederhana, dan pelatihan kualitas pelayanan bagi Asosisasi Asongan Mandalika,” imbuh Sutarmo.

Pada kesempatan yang sama, Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro mengapresiasi proses pekerjaan proyek Jalan Kawasan Khusus (JKK) di Mandalika. Diharapkan pembangunan JKK dapat mendorong efek pengganda ekonomi bagi masyarakat di Lombok Tengah, terutama masyarakat desa penyangga di kawasan Mandalika.

See also  Mendagri: Ekonomi Nomor 7 Terbesar di Dunia, Peluang Investasi Indonesia Besar

“Dalam mewujudkan harapan tersebut, di samping membangun JKK, The Mandalika juga telah membangun 303 stalls di area Bazaar Mandalika yang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM di Lombok Tengah,” ucap Bram.

Seperti diketahui, Bazaar Mandalika dibangun oleh ITDC sebagai sentra ekonomi baru bagi UMKM setempat, dimana UMKM dapat menjual produk dan kulinari lokal bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan The Mandalika. Dibangun dengan mengusung konsep 5C yakni Commerce, Culture, Creativity, Culinary, dan Community.

Bazaar Mandalika terbagi menjadi tiga zona: Cultural Zone yang menampilkan kearifan lokal melalui pementasan seni dan budaya, Creative Zone yang menjual suvenir atau cinderamata berupa kerajinan dan produk-produk kreatif lokal, dan Culinary Zone yang menyajikan kuliner lokal, yang akan menjadikan Bazaar Mandalika sebagai kawasan wisata belanja dan kuliner terintegrasi.

Para pelaku usaha mikro yang berjualan di lapak Bazaar Mandalika menyampaikan bahwa mereka sangat senang karena setelah puluhan tahun berjualan, akhirnya bisa mendapatkan tempat yang lebih representatif untuk berjualan karena tempatnya teduh dan tidak perlu berpanas-panasan dipinggir pantai.

Mereka juga berharap pandemi segera berakhir dan wisatawan bisa beramai-ramai segera kembali mengunjungi The Mandalika.

Mereka juga berharap pandemi segera berlalu, sehingga warga setempat yang berhak mengisi stalls di Bazaar Mandalika dapat kembali memulai kegiatan ekonomi mereka.

“Kami juga mengajak warga bersama-sama menjaga kebersihan sarana-prasarana dan fasilitas yang telah disiapkan, guna kenyamanan dan keamanan wisatawan saat berkunjung dan beraktifitas di Bazaar Mandalika.” pungkas Bram.

Berita Terkait

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh
Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin
Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina
Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga
Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 19:38 WIB

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa

Tuesday, 15 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIB

Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh

Monday, 14 September 2026 - 17:40 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB

Nasional

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:33 WIB