Bawang Merah dan Cabai Rawit Rubaru, Potensi Andalan Hortikultura Sumenep

Sunday, 27 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) kembali melakukan terobosan untuk meningkatkan eskpor pertanian dalam bentuk merdeka ekspor yang akan digelar pada Agustus 2021 terhadap seluruh komoditas pertanian termasuk hortikultura.

Peningkatan ekspor merupakan salah satu cara bertindak (CB) Kementerian Pertanian dalam rangka memperkuat perekonomian negara secara teknis diimplementasikan oleh semua jajaran Kementan. Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto misalnya, setelah dua hari berkeliling menemui petani di Jawa Tengah, dirinya melanjutkan dan saat ini tengah berada di Sumenep-Jawa Timur, “Saat ini( 25/06/2021) saya sedang berada di Kec. Rubaru, Kab. Sumenep. Benar Mas, Pak Mentan memerintahkan kami untuk melihat potensi ekspor hortikultura, sekaligus memastikan ketersediaan produksi cabai dan bawang merah menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) Idul Adha 2021”, bebernya.

Pada kunjungan kerjanya di Desa Karangnangka, Kec. Rubaru, Kab. Sumenep-Jatim ini, Doktor Ilmu Tanah dari Universitas Putra Malaysia (UPM) mengapresiasi petani Sumenep yang juga telah mengembangkan cabai rawit varietas lokal. Cabai rawit ini disebut-sebut aviliasi dari varietas Sigantung.

Terpantau di lapangan, sekitar 40 hektar telah memasuki masa panen dari total 326 hektar. Rata-rata total panen petani bisa mencapai 64 ton perhari untuk memenuhi konsumsi cabai rawit baik di Jawa Timur maupun di Jawa Tengah dan sekitarnya. Dibeberkan petani, saat ini harga cabai rawit di tingkat petani Rp 12.500 per kilogramnya, namun harga itu masih menguntungkan petani.

Ditemui di kantornya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengaku takjub dengan gebrakan yang telah dilakukan oleh Kementan di Sumenep. “Kami akan mendukung penuh program Kementan yang akan dilaksanakan di Sumenep, dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Menteri Pertanian SYL yang telah memberikan bantuan kepada petani Sumenep”, ucapnya.

See also  Mari, Jadi Pahlawan dengan Berbagi Masker

Selain mengunjungi pertanaman cabai di Desa Karangnangka, Kec. Rubaru, Rombongan Dirjen Hortikultura juga mengunjungi pertanaman bawang merah di Desa Rajun, Kec. Pasongsongan. Sebagai sentra bawang merah off season di Jawa Timur, pertanaman bawang merah varietas rubaru ini di ketahui panen 3 kali dalam setahun, dengan luas pertanaman 700 hektar.

Senada dengan Bupati Sumenep, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kab. Sumenep, Arif Firmanto yang hadir di lokasi, bersiap untuk membersamai Kementan dalam mewujudkan program yang bisa mengungkit kesejahteraan petani Sumenep. Saat diwawancarai pewarta, Kadistan Arif menjagokan varietas rubaru ini. “Bawang merah varietas rubaru ini memiliki kelebihan komparatif, seperti tahan HPT, sangat cocok diolah menjadi bawang goreng, kandungan airnya lebih sedikit, aroma harumnya khas dan gurihnya tidak akan kalah dengan varietas bawang merah yang lain. Insya Allah kedepannya varietas ini akan menembus pasar ekspor”, terangnya.

Ketua Kelompok Tani Batu Langit Desa Lebeng Barat Kec. Pasongsongan, Abdul Adim juga tak menampik jika bawang merah varietas rubaru ini diminati petani untuk dibudidayakan. “varietas ini kebanggaan kami, petani juga sangat berminat menanamnya, dan disukai masyarakat, gampang jualnya, dan enak harganya”, tutupnya.

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

foto istimewa

Energy

Pertalite Berpotensi Dibatasi, Ini Wacananya

Sunday, 16 Aug 2026 - 18:38 WIB