PAN: Mengapa TKA Asal China Jadi Istimewa ?

Wednesday, 7 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Ist

foto Ist

DAELPOS.com – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay mengkritisi kebijakan pemerintah yang tetap menerapkan tenaga kerja asing (TKA) berpaspor China saat penerapan PPKM Darurat demi menekan penularan Covid-19.

Sebab, kata ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu, para TKA tersebut berasal dari Negeri Tirai Bambu yang menjadi episentrum penularan virus Corona.

“Jika mereka diizinkan masuk ke Indonesia, ini berarti akan sangat mencederai perasaan orang Indonesia karena saat ini mereka mengalami pengetatan yang sangat luar biasa,” kata Saleh, dilansir Jpnn.com , Selasa (6/7/2021).

Menurut Saleh, seharusnya pemerintah menahan diri untuk tidak menerima orang asing pada saat terjadi kasus Covid-19 di tanah air.

“Saya tidak tahu mengapa pemerintah Indonesia ini selalu terlihat mengalah dengan TKA asal China. Mengapa TKA asal China ini menjadi istimewa, yang boleh datang dan pergi kapan saja,” ujar Saleh.

Anggota DPR RI Dapil Sumatera Utara II itu berharap pemerintah tidak menyelesaikan masalah utama pandemi. Termasuk, menindak kedatangan TKA berpaspor China yang legal atau ilegal.

“Sebaiknya untuk saat kita menolak kedatangan TKA, terutama dari Cina,” ucap dia menegaskan.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan atau Zulhas juga berkunjung ke TKA berpaspor China Makassar, Sulawesi Selatan pada saat penerapan PPKM Darurat.

Hal ini melukai rasa keadilan masyarakat dan mungkin membuat pemerintah dianggap tidak konsisten dalam menerapkan kebijakan tersebut, kata Zulhas dalam persnya, Selasa (6/7/2021).

Ketua umum PAN menilai kedatangan para pekerja asing itu melukai perasaan masyarakat Indonesia yang dibatasi geraknya selama penerapan PPKM Darurat.

“Bagaimanapun, masuknya TKA di tengah dan kasus Covid-19 varian Delta di Indonesia perlu ditinjau ulang,” pungkas Zulhas.

See also  Gunhar Gelar Optimalisasi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Banyuasin

Berita Terkait

Sosialisasi 4 Pilar MPR, Yulian Gunhar Ingatkan Amanat Pasal 33 UUD 1945
Kunjungan Reses ke KPU Banten, Ade Yuliasih Ulas Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal
Anggota DPR RI Yulian Gunhar Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Palembang, Tekankan Semangat Persatuan dan Gotong Royong
Prabowo Terima Megawati di Istana, Silaturahmi Hangat Jelang Lebaran
Yulian Gunhar Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Kemuning, Angkat Tema “Bersatu demi Kemajuan Bangsa”
BKSAP DPR RI Apresiasi Pernyataan Pers Tahunan Menlu, Siap Perkuat Sinergi
Ketum Hanura OSO Resmikan Kantor Baru DPP di Proklamasi
Viva Yoga: PAN Selalu Hadir di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Friday, 19 June 2026 - 21:31 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR, Yulian Gunhar Ingatkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

Thursday, 14 May 2026 - 16:37 WIB

Kunjungan Reses ke KPU Banten, Ade Yuliasih Ulas Putusan MK Nomor 135 tentang Pemilu Nasional dan Lokal

Thursday, 2 April 2026 - 07:18 WIB

Anggota DPR RI Yulian Gunhar Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Palembang, Tekankan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

Friday, 20 March 2026 - 14:02 WIB

Prabowo Terima Megawati di Istana, Silaturahmi Hangat Jelang Lebaran

Monday, 9 February 2026 - 16:54 WIB

Yulian Gunhar Sosialisasikan 4 Pilar MPR RI di Kemuning, Angkat Tema “Bersatu demi Kemajuan Bangsa”

Berita Terbaru

foto ESDM

Energy

ESDM: RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Tahap Evaluasi

Thursday, 25 Jun 2026 - 16:28 WIB