daelpos.com – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Dr. H. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi atas Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI (PPTM) yang disampaikan hari ini oleh Sugiyono. Ketua BKSAP menilai PPTM kali ini mencerminkan pembacaan strategis terhadap dinamika global yang semakin kompleks serta menegaskan pentingnya diplomasi Indonesia yang adaptif, waspada, dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Menanggapi PPTM 2026, Ketua BKSAP menegaskan komitmen untuk bersinergi dan berjalan seiring dengan Kemlu RI dalam memperkuat pelaksanaan politik luar negeri Indonesia. Diplomasi parlemen akan terus dioptimalkan sebagai bagian integral dari upaya bersama mendorong perdamaian dan stabilitas global, serta kerja sama internasional yang berkeadilan melalui berbagai forum bilateral maupun multilateral.
“Sinergi antara diplomasi parlemen dan diplomasi pemerintah adalah keharusan. BKSAP DPR RI akan terus mengoptimalkan peran parlemen dalam memperkuat posisi Indonesia di berbagai forum internasional,” ujar Anggota DPR RI Komisi I F-PKS tersebut.
BKSAP juga menekankan pentingnya konsistensi diplomasi Indonesia dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari konstitusi. Semangat kemerdekaan, keadilan, dan kemanusiaan harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah diplomasi Indonesia di tingkat global, termasuk dalam memperjuangkan isu-isu kemanusiaan strategis.
“BKSAP siap memperkuat sinergi diplomasi parlemen dengan Kemlu RI, dengan tetap menjunjung nilai kebangsaan dan konsistensi dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina,” tegas Ketua BKSAP DPR RI.
Sebagai penutup, politik luar negeri bebas dan aktif sebagai amanat konstitusi harus terus dimaknai secara dinamis dan dijalankan dengan strategi diplomasi yang mumpuni. Di tengah meningkatnya kompetisi global dan ketidakpastian geopolitik, penguatan peran diplomasi parlemen menjadi elemen strategis untuk melengkapi diplomasi eksekutif, sekaligus memastikan kepentingan nasional Indonesia serta nilai-nilai konstitusional tetap terjaga di panggung internasional.







![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)
