UNESCO Minta Indonesia Hentikan Proyek TN Komodo, Politisi PKS: Pelestarian Komodo dan Ekosistemnya Nomor Satu!

Thursday, 12 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi II FPKS DPR RI, Mardani Ali Sera mendesak pemerintah untuk segera menghentikan sementara proyek pembangunan infrastruktur pariwisata di kawasan Taman Nasional Komodo sesuai permintaan dari Komite Warisan Dunia UNESCO. Menurut Mardani, melestarikan habitat dan ekosistem sekitar Komodo adalah prioritas nomor satu. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya menjelaskan analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) ke publik, internal dan eksternal terlebih dahulu sebelum menjalankan proyek tersebut.

“Buka ke publik agar ada diskursus wabil khusus pembahasan tentang amdal, karena yang dikomentari UNESCO itu amdalnya yang tidak lengkap. Selama ini dengan tidak dibukanya amdal, wajar kalau publik internal, eksternal, dan UNESCO mempertanyakan proyek ini.” Kata Mardani dalam forum diskusi online Bincang Sudut Pandang, Selasa (12 /08/2021). Perihal peringatan dari UNESCO dan berbagai tuntutan dari para pemerhati dan peneliti Komodo seperti Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) NTT, Mardani mengatakan akan segara menyuarakan kepada Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan sebagai pelaksana peran dan fungsi.

“Saya akan coba suarakan kepada eksekutif, dalam hal ini pemerintah, Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan, mudah-mudahan belum masuk ke Kementerian Investasi ya, agar bagaimanapun, betul-betul rekomendasi UNESCO itu mesti diikuti.” jelas Mardani yang kini menjabat sebagai Ketua DPP PKS Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Hidup (TEKIN LH).

Selain itu, Mardani juga mendukung adanya science-based project untuk pelestarian Komodo beserta ekosistemnya sebagai salah satu warisan dunia dan binatang endemik Indonesia.

“Saya mendukung 100 persen teman-teman Walhi dan juga setuju betapa pentingnya science based project ini untuk melestarikan komodo dan ekosistem pendukungnya, termasuk yang utama adalah masyarakat sekitar dengan adanya lembaga riset inovasi yang menjaga kelestarian Komodo ini.” tambahnya.

See also  Indonesia Catatkan Rekor Penanggulangan Terorisme 10 Tahun Terakhir

Sebagai penutup, Mardani kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan awareness dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian Komodo secara khusus, dan NTT secara umum.

“Yang terakhir, kita sebagai masyarakat Indonesia, harus punya awareness. Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga kelestarian Komodo dan lebih umum lagi untuk penjagaan NTT yang seharusnya berada di tengah atau mungkin diatas, dalam ranking kesejahteraan atau kemajuan daerah di Indonesia. Ini menjadi catatan besar yang harus kita ingat dan akan suarakan.” tutup Mardani.

Berita Terkait

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat
Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran
Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Wednesday, 13 May 2026 - 13:58 WIB

Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Tuesday, 12 May 2026 - 18:12 WIB

Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Tuesday, 12 May 2026 - 11:25 WIB

Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen

Monday, 11 May 2026 - 15:20 WIB

Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Nasional

Trafik JTTS Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Meningkat

Friday, 15 May 2026 - 14:12 WIB

foto ist

Megapolitan

Pramono Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota RI Sesuai Putusan MK

Friday, 15 May 2026 - 12:40 WIB