Pendamping Desa Harus Berperan Dalam Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di 2024

Wednesday, 6 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar membuka kegiatan Training of Trainer (ToT) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional – Program Penguatan Pemerintahandan Pembangunan Desa (P3PD) tahun anggaran 2021, di Jakarta, Selasa (5/10/2021) malam.

Halim Iskandar mengatakan, tugas Pendamping Profesional usai TOT adalah melatih Para Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa agar terjadi proses transformasi yang utuh terkait tugas pokok dan tugas tambahan dari Kemendes PDTT.

“Saya harap TOT ini diikuti dengan serius untuk peningkatan kualitas SDM,” kata Halim Iskandar.

Halim Iskandar menegaskan jika Pendamping Desa itu adalah anak kandung Kemendes PDTT karena Ia dimanapun memaparkan tiga pihak yang mendukung eksistensi Kementerian yang dipimpinnya yaitu Pertama ASN sebagai pemilik.

Kedua, para pendamping desa yang juga pemilik karena telah ada sejak Kementerian ini dibentuk tahun 2014.

Halim Iskandar berusaha maksimal agar Pendamping Desa ini bisa menjadi Tenaga Pendamping Profesional makanya sejumlah hal digenjot.

“Pertama, Pengawasan dan peningkatan kinerja yang menjadi tolok ukur profesionalitas,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Kedua, profesionalitas itu dibangun oleh Merrit System, yaitu promosi. Pengisian posisi di sebuah tempat diupayakan diisi oleh Pendamping pada level di bawahnya.

“Ketiga, yaitu beasiswa bagi para pendamping untuk sistem pembelajaran lampau, ini diprioritaskan bagi Pendamping Lokal Desa agar bisa promosi dan tidak terhambat oleh jenjang pendidikan,” kata Pria yang akrab disapa Gus Halim ini.

Program andalan Kemendes PDTT saat ini, SDGs Desa sangat butuhkan bantuan para pendamping desa untuk wujudkan menjadi arah umum kebijakan pembangunan di desa.

Olehnya, para pendamping desa hanya memahami secara utuh dan komprehensif SDGs Desa dengan 18 Goals dan 222 Indikator.

See also  Temui Mensesneg, Menteri PANRB Bahas Progres Skenario Perpindahan ASN ke IKN

Hari ini, kata Gus Halim, SDGs Desa sedang diuji validitas dengan satu target Presiden Joko Widodo yaitu tahun 2024 Indonesia harus terbebas dari Kemiskinan Ekstrem atau Nol Persen Warga Miskin Ekstrem.

“Bicara Nol Persen berarti bicara SDGs yaitu No One Left Behind,” kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Pendekatan yang dilakukan harus berbasiskan data mikro desa karena berbicara by name by adress atau total jumlah.

Olehnya berbicara, Warga miskin ekstrem harus berbicara mengenai sensus, bukan survei.

Target penuntasan kemiskinan ekstrem pada 2021 sebanyak 35 Kabupaten/kota untuk 8.263 desa. Tahun 2022 ditargetkan bakal dilaksanakan di 138 Kabupaten/Kota pada 29.632 desa dan tahun 2023 bakal dilaksanakan pada 261 Kabupaten/Kota untuk 37.523 desa.

“Disinilah peran penting pendamping desa karena kita berbicara tentang data mikro. Olehnya mulai 2022, tidak ada lagi Rekor Pembangunan tingkat Provinsi, akan dilaksanakan tingkat kabupaten,” kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Turut hadir Kepala BPSDM Luthfiyah Nurlela, Staf Khusus Abdul Malik Haramain dan Kepala Pusat Pelatihan ASN Mulyadin Malik.

Berita Terkait

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok
Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan
Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Longsor di Tol Bocimi KM 72, Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Material Longsor
Kemendes Ajak ADB Indonesia untuk Genjot Pemberdayaan Masyarakat Desa
Bendung Krueng Pase Kembali Berfungsi, Dukung Pemulihan Pertanian di Aceh Utara

Berita Terkait

Saturday, 9 May 2026 - 09:44 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Friday, 8 May 2026 - 10:24 WIB

Kementrans Kirim 36 Peserta Belajar Pengentasan Kemiskinan ke Tiongkok

Friday, 8 May 2026 - 09:51 WIB

Sinergi Hutama Karya Bersama Kejaksaan Agung, Kementerian dan Pemerintah Daerah Percepat Pembahasan Lahan Jalan Tol di Sumatra Selatan

Friday, 8 May 2026 - 01:20 WIB

Sidang Isbat Digelar 17 Mei, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei

Thursday, 7 May 2026 - 18:08 WIB

Mendes Yandri Ajak BPD Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru

Nasional

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Saturday, 9 May 2026 - 09:44 WIB