Genjot Promosi, Kemendesa PDTT Siapkan Aplikasi Desa Wisata

Friday, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTUL - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama Nyai Lilik Umi Nashriyah, melakukan kunjungan kerja ke desa Mangunan, jogyakarta pada Jum'at (5/11).

BANTUL - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama Nyai Lilik Umi Nashriyah, melakukan kunjungan kerja ke desa Mangunan, jogyakarta pada Jum'at (5/11).

DAELPOS.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) kian serius menggarap sektor Desa Wisata sebagai pengungkit ekonomi warga. Terbaru, Kemendesa PDTT menyiapkan aplikasi desa wisata untuk memudahkan promosi maupun layanan bagi calon pelancong.

“Kami menilai Desa Wisata sangat potensial menjadi pengungkit perekonomian warga yang terpukul akibat pandemic Covid-19. Saat ini kami mematangkan pengembangan aplikasi desa wisata untuk memudahkan promosi maupun layanan jasa bagi para calon wisatawan,” ujar Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, saat melakukan kunjungan kerja di Desa Wisata Kaki Langit Mangunan Kapanewon, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (5/11/2021).

Dia mengatakan aplikasi tersebut akan memuat informasi tentang desa-desa wisata di Indonesia. Di situ akan dijelaskan secara singkat profil desa wisata dan sarana penunjang yang ada seperti fasilitas penginapan, kuliner unggulan, hingga potensi wisata budaya. Aplikasi desa wisata ini juga bisa menjadi media transaksi produk desa wisata, baik berupa jasa ataupun barang.

“Karena itu, desa-desa wisata hendaknya mempersiapkan diri, untuk mengisi media promosi ini dengan baik dan semenarik mungkin. Dengan demikian, melalui aplikasi desa wisata tersebut, akan mudah bagi calon pengunjung dalam memilih tujuan liburannya,” katanya.

Gus Halim-panggilan akrab Abdul Halim Iskandar-mengajak para pemangku kepentingan untuk bekerja keras mengembangkan desa wisata. Menurutnya semakin tinggi kunjungan wisatawan ke desa wisata maka semakin besar manfaat yang akan dirasakan oleh warga desa.

“Jika banyak wisatawan berkunjung ke desa wisata maka potensi produk-produk unggulan desa diserap pasar bakal kian besar sehingga akan terjadi pertumbuhan ekonomi di desa, dan kesejahteraan warga desa akan terwujud,” katanya.

See also  Wamendes Paiman: Agar Pembangunan Desa Baik, Pendamping Desa Harus Berkualitas

Menurut Gus Halim, Kemendesa PDTT terus meningkatkan bantuan bagi pengembangan desa di tanah air. Di tahun 2021 ini, Kemendesa PDTT telah memberikan bantuan pengembangangan objek wisata dan amenitas wisata di 156 Desa 94 Kabupaten di 28 Provinsi. Khusus di Daerah Istimewa Yogyakarta, bantuan telah diberikan di 13 Desa di 4 Kabupaten, yaitu Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Kabupaten Sleman.

“Sedangkan di Bantul ini ada beberapa bantuan untuk pengembangan desa wisata yakni Pembangunan Homestay di Desa Bawuran dan Timbulharjo, Pembangunan Balai Kesenian di Desa Mangunan dan Potorono, dan pembangunan Kedai Kuliner di Desa Mangunan,” katanya.

Sementara itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengucapkan terima kasih atas bantuan pengembangan objek wisata yang diberikan Kemendesa PDTT. Menurutnya bantuan tersebut meningkatkan potensi desa-desa wisata di Bantul untuk berkembang lebih cepat.

“Kami tentu sangat mengapresiasi dukungan Kemendesa PDTT dalam pengembangan desa wisata sehingga potensi pengembangan desa wisata bakal lebih cepat,” katanya.

Muslih juga mengucapkan terima kasih atas pemberian Dana Desa yang bisa membiayai kegiatan fisik dan non fisik yang berkontribusi besar terhadap pembangunan di Kabupaten Bantul. Dana Desa telah membantu peningkatan Indesk Desa Membangun Kabupaten Bantul.

“Saat ini Desa kategori Mandiri sebanyak 47 Kalurahan dan Desa Kategori Maju sebanyak 29 Kelurahan,” katanya.

Untuk diketahui dalam kunjungan kerja ke Bantul Gus Halim mendapat sambutan warga. Iringan music tradisional terus mengalun sesaat setelah Gus Halim tiba di lokasi acara. Setelah itu ditemani Bupati Bantul, Gus Halim yang didampingi Nyai Lilik Halim melihat atraksi ibu-ibu yang terlihat penuh semangat memainkan Gejog Lesung. Turut hadir bersama Gus Halim yaitu Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito, Kepala BPSDM Lutfiyah Nurlela, Forkompimda Kabupaten Bantul dan beberapa pejabat Kemendesa PDTT.

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

Olahraga

Timnas Voli Putri Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Saturday, 22 Aug 2026 - 22:52 WIB