Jelang Ajang Balap Motor Internasional, Warga Penerima Bantuan Sarhunta Kementerian PUPR Sangat Bersyukur

Tuesday, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan telah menyelesaikan peningkatan kualitas rumah tak layak huni menjadi sarana hunian pariwisata (Sarhunta) di DPSP Mandalika Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 398 unit

Adanya Sarhunta tersebut nantinya diharapkan selain untuk mendukung Destinasti Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Lombok NTB, juga bisa menjadi alternatif hunian bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke NTB selama ajang balap internasional World Superbike (WSBK) yang rencananya pada 19-21 November 2021 dan MotoGP 2022 mendatang.

“Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Terkait hal ini, Kementerian PUPR telah merenovasi rumah warga agar layak untuk dijadikan homestay di kawasan wisata sehingga masyarakat setempat bukan hanya jadi penonton, tetapi bisa menikmati kue pariwisata,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Pelaksanaan pembangunan Sarhunta di KSPN Mandalika totalnya sebanyak 915 unit. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua yakni 300 unit di Kabupaten Lombok Tengah, Mandalika untuk mendukung ajang balap motor internasional dan 98 unit di Kabupaten Lombok Utara. Sedangkan sisanya sebanyak 517 unit dilaksanakan pembangunan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni di sepanjang koridor pintu masuk di kawasan Mandalika.

Kasi Wilayah 2 Nusa Tenggara Barat Balai P2P NT I Dudi Mustofa mengatakan, konsep kegiatan peningkatan kualitas hunian bersifat pemberdayaan, sehingga masyarakat dilibatkan dalam proses pelaksanaan, dari mulai perencanaan teknis sampai kegiatan.

Untuk anggaran kegiatan, dikatakan Dudi disediakan total Rp62 miliar dengan proporsi 30% untuk upah tukang atau sekitar Rp18 miliar dan sisanya Rp44 miliar untuk bahan bangunan. “Kebutuhan untuk meningkatkan kualitas Sarhunta maksimal Rp115 juta per umkt, jadi sangat bervariasi ada yang kebutuhannya hanya Rp90 juta, ada juga yang dimaksimalkan Rp115 juta. Kemudian pemilik rumah juga harus berkontribusi untuk menambahkan kelengkapan lainnya,” ujarnya.

See also  Soal PSBB, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Disiplin dan Ikuti Protokol Kesehatan

Sarhunta yang dibuat memiliki standar homestay internasional dengan luasan 12 m2, ditambah dengan kamar mandi standar internasional. “Tipe-tipe dari rumah yang dikembangkan yaitu berkonsep kearifan lokal seperti Bale Lumbung dan Bale Bonter. Jadi konsepnya rumah lumbung dan mengedepankan konsep suku Sasak,” kata Dudi.

Suinah, salah seorang penerima bantuan Sarhunta di Dusun Bangah Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Lombok Tengah mengaku sangat senanga mendapatkan bantuan pembangunan Sarhunta. Ia berharap nanti dengan adanya kegiatan-kegiatan bertaraf internasional seperti balap motor, hunian wisata miliknya mulai ramai pengunjung yang menginap.

“Alhamdulillah dapat bantuan, tetapi mungkin karena terdampak Pandemi COVID-19 jadi masih sepi yang berkunjung. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan-kegiatan di Mandalika akan mulai ramai. Harapannya akan ada bantuan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, karena agal sulit air bersih, sekarang kami masih harus beli air bersih untuk penginapan ini,” ujarnya.

Senada dengan Suinah, Epriyono warga lain penerima bantuan Sarhunta di desa tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah. “Kita sangat berterima kasih kepada Presiden dan Pak Menteri, semaksimal mungkin kami akan memberikan yang terbaik untuk mengembalikan kondisi wisata Lombok. Harapannya kami dapat bantuan air bersih, saat ini masih beli air 100 liter dengan harga Rp50 ribu,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung
Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat
Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030
Akses Terputus Banjir Bandang, Kementerian PU Turunkan Jembatan Darurat
BPK Mulai Pemeriksaan LK TA 2025, Kementerian PU Tekankan Akuntabilitas
Kementerian PU Mulai Perbaikan Lubang Jalan dan Pembersihan Sedimen Drainase Ruas Banda Aceh-Batas Sumut
Menteri PU Bersama Menko AHY Tinjau SPAM Karang Baru, Perkuat Suplai Air Bersih untuk RSUD Aceh Tamiang
Menteri Dody Dorong Percepatan Huntara di Aceh, Targetkan Nol Warga Tinggal di Tenda Saat Ramadan

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 08:57 WIB

Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Thursday, 29 January 2026 - 06:25 WIB

Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat

Wednesday, 28 January 2026 - 18:43 WIB

Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030

Wednesday, 28 January 2026 - 10:42 WIB

Akses Terputus Banjir Bandang, Kementerian PU Turunkan Jembatan Darurat

Monday, 26 January 2026 - 22:39 WIB

BPK Mulai Pemeriksaan LK TA 2025, Kementerian PU Tekankan Akuntabilitas

Berita Terbaru