DPR Minta Sejumlah Program Kementan Dioptimalkan

Thursday, 11 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi IV DPR RI Renny Astuti meminta sejumlah program Kementerian Pertanian pada tahun mendatang dapat dianggarkan secara optimal. Salah satunya program bimbingan teknis (bimtek), pelatihan, maupun sosialiasi kepada penyuluh pertanian maupun petani, mengingat bimtek ini cukup dibutuhkan oleh mereka dalam mendukung kegiatan pertanian.

“Kami mengingatkan kepada seluruh eselon I Kementan agar kegiatan bimtek atau sosialiasi kepada petani dapat dianggarkan secara optimal dan sesuai kondisi petani di lapangan. Karena bimtek ini sangat dibutuhkan oleh penyuluh pertanian maupun petani. Saya mohon perhatian lebih untuk bimtek ini,” kata Renny Selasa (9/11/2021).

Selain itu, untuk Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementan, Renny meminta untuk melakukan evaluasi dan peningkatan pengawasan terhadap terhadap realisasi penggunaan anggaran pada pagu anggaran yang diajukan. Meninjau pada laporan realisasi anggaran tahun 2021 triwulan pertama, menurutnya hal tersebut masih belum maksimal. “(Pengawasan ini) agar program penyuluhan dan pengembangan SDM pertanian dapat lebih maksimal, mengingat dua instrumen tersebut merupakan bagian penting dari pembangunan pertanian dalam rangka kedaulatan pangan,” jelas politisi Partai Gerindra tersebut.

Selanjutnya, Renny mengapresiasi Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan yang telah mendampingi dirinya saat kunjungan reses ke dapilnya, Sumatera Selatan I. Dalam kesempatan itu Renny mengajak Dirjen PSP untuk meninjau salah satu lokasi pertanian yang cukup esktrim, karena lokasinya yang cukup jauh, yakni di Desa Daya Murni, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin.

“Dari kunjungan reses yang saya lakukan bersama Dirjen PSP, saya sampaikan Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi yang potensial menjadi program lumbung pangan nasional atau food estate. Akan tetapi yang disetujui hanya seluas 5 ribu hektare. Saya juga mohon (menjadi perhatian) karena di Banyuasin, kita tahu bahwa kabupaten ini adalah lumbung pangan nomor empat nasional, dan nomor satu di luar Pulau Jawa,” terang Renny.

See also  Tak Hanya Pasien, Tenaga Medis RSD Wisma Atlet Butuh Kesehatan Mental

Renny menambahkan, masyarakat di dapilnya mengapresiasi bantuan pompa air dari Ditjen PSP. Namun ia memberi catatan, dengan perubahan iklim yang ada saat ini, pompa ini masih kurang efektif, karena kapasitanya terlalu kecil. Saat ini air di Sungai Musi meluap, sehingga karena kekurangan kapasitas pompa, sehingga sawah para petani tetap tenggelam. Renny meminta hal ini turut menjadii perhatian.

Sementara untuk program replanting kelapa sawit dari Ditjen Perkebunan, Renny mengakui program ini kurang diminati, karena masyarakat petani atau pekebun sulit mendapatkan penghasilan ketika mengikuti replanting. “Saya juga mohon kepada Bapak Dirjen BUN untuk menanggapi keluhan petani, terkait mekanisme pemberian bantuan replanting ini. Tidak hanya membantu untuk menebang (pohin sawit) saja, tapi juga bagaimana masyarakat mendapatkan penghasilan dengan adanya replanting ini,” ujar Renny.

Berita Terkait

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar
Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana
950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!
Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa
Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa
Menkeu Turun Tangan, Dengarkan Jeritan Nelayan NTT
Kemenag Luncurkan 40 Buku PAI Berbasis AI, Belajar Agama Kini Makin Interaktif
Kemendag Dorong Komersialisasi Kekayaan Intelektual untuk Perkuat Daya Saing Produk Indonesia

Berita Terkait

Sunday, 9 August 2026 - 16:19 WIB

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar

Sunday, 9 August 2026 - 15:56 WIB

Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana

Saturday, 8 August 2026 - 18:21 WIB

950 Dapur MBG Disorot, Tak Higienis Siap-Siap Ditutup!

Saturday, 8 August 2026 - 13:51 WIB

Berikan Orasi Ilmiah, Mendes Yandri Ajak Lulusan UIN SMH Banten Ciptakan Lapangan Kerja di Desa

Friday, 7 August 2026 - 20:06 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Keberadaan KDMP Tidak Akan Menutup Warung-warung di Desa

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar

Sunday, 9 Aug 2026 - 16:19 WIB

Berita Utama

Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana

Sunday, 9 Aug 2026 - 15:56 WIB