Rakornas Investasi 2021: Presiden Jokowi Ingatkan Tidak Hanya Urus Investor Besar

Wednesday, 24 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Anugerah Layanan Investasi 2021 yang
dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Jakarta, pagi ini (24/11). Turut hadir dalam kegiatan tersebut
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara
Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, dan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri
Kesehatan Budi Gunawan Sadikin.

Dalam kesempatan tersebut, Anugerah Layanan Investasi 2021 atas Penilaian Kinerja PTSP (Pelayanan
Terpadu Satu Pintu) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha Tahun 2021 diberikan kepada pemenang terbaik
kategori Kementerian/Lembaga (K/L), yaitu Kementerian ESDM; pemerintah provinsi, yaitu provinsi Jawa
Tengah; pemerintah kabupaten, yaitu Kabupaten Gresik; dan pemerintah kota, yaitu Kota Payakumbuh.
Anugerah Layanan Investasi Khusus Wilayah NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat juga
diberikan kepada Provinsi Maluku, Kota Jayapura dan Kabupaten Belu.

Presiden RI Joko Widodo memberikan apresiasi kepada Kementerian/Lembaga (K/L), Pemerintah Provinsi, dan
Kabupaten/Kota yang berhasil mendapatkan Anugerah Layanan Investasi 2021 ini, baik untuk realisasi
investasi maupun terkait perizinan.

Presiden RI juga menekankan kembali pentingnya memberikan pelayanan terbaik bagi semua investor, tanpa
memandang skala usahanya. Semakin banyak investasi yang masuk, maka akan meningkatkan peredaran uang
di daerah. Hal tersebut akan meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi
juga semakin meningkat.

“Yang kecil-kecil itu urus. Kalau mereka pegang izin-izin, akan mudah mengakses permodalan ke lembaga
keuangan, perbankan. Karena ini syarat perizinan, selain syarat-syarat lainnya. Kalau mereka pegang, ini akan
memudahkan. Usaha kecil itu juga investor. Jangan punya bayangan, investor itu hanya asing. Hanya yang
gede,” ujar Jokowi.

Menurut Joko Widodo, dalam kondisi pandemi COVID-19 yang telah berlangsung hampir 2 tahun ini, investasi
menjadi jangkar dalam pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah mengharapkan kondisi saat ini dapat
dikendalikan dengan baik agar pertumbuhan ekonomi dapat lebih baik.

Selain itu, dalam rangka mewujudkan transformasi ekonomi, investasi yang dibutuhkan saat ini yaitu investasi
yang memiliki nilai tambah tinggi, dengan tidak lagi melakukan ekspor bahan mentah. Investor perlu digiring
untuk mengolah barang mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Kementerian Investasi/BKPM menyelenggarakan Rakornas untuk
menerjemahkan arahan kebijakan Presiden RI terkait investasi di tahun 2022 mendatang dengan target
realisasi investasi sebesar Rp1.200 triliun.

Bahlil mengungkapkan bahwa strategi yang digunakan dalam mencapai target tersebut yaitu dengan
melakukan pengawalan investasi secara end-to-end di 34 provinsi. Maka dari itu, Bahlil mengharapkan adanya
kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota

“Harapan kami adalah dengan acara ini kita mampu mengkonsolidasikan kesepahaman antara pusat dan
daerah, dan kami juga menginginkan agar ada masukan-masukan apa dari daerah. Terutama implementasi
sistem OSS, karena implementasi UU CK (Undang-Undang Cipta Kerja) ini sudah jalan. Karena itu, kami juga
membuka diri kepada teman-teman daerah, kabupaten/kota, dan provinsi untuk harus saling memberikan
masukan,” ucap Bahlil.

Dalam sambutannya, Bahlil juga menjelaskan pemberian Anugerah Layanan Investasi 2021 ini merupakan
tindak lanjut dari Peraturan Presiden No. 42 Tahun 2020 tentang Pemberian Penghargaan dan/atau
Pengenaan Sanksi Kepada Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Penilaian dilakukan oleh
tim independen yang melibatkan hampir seluruh K/L dan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Akan tetapi,
untuk penilaian selanjutnya tidak lagi melibatkan tim birokrasi tapi akan melibatkan konsultan independen
agar penilaian lebih adil dan transparan.

“Jadi Kementerian Investasi hanya mengumumkan saja. Penilaian dilakukan oleh tim terpadu, termasuk
asosiasi. Jadi, saya percaya bahwa ini sangat objektif,” ungkap Bahlil. (*)

See also  Kembangkan Biomassa, Cara PLN Tekan Emisi Karbon Sekaligus Merehabilitasi Lahan

Berita Terkait

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest
ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha
Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya
OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja Bank Mandiri Tetap Solid
Wamen Todotua Ungkap Tiga Strategi Jemput Investasi dan Perkuat Hilirisasi
Epson Indonesia Perkuat Komitmen terhadap Pelanggan melalui Customer Day 2026 di 50 Lokasi Authorized Service Partner

Berita Terkait

Friday, 18 September 2026 - 18:11 WIB

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Thursday, 17 September 2026 - 00:01 WIB

ALI 2026: Apresiasi Kinerja Layanan Investasi, Dorong Kemudahan Berusaha

Tuesday, 15 September 2026 - 17:40 WIB

Chandra Asri Group dan Bank Mandiri Perkuat Kerja Sama Strategis untuk Dukung Ekosistem Industri Petrokimia Nasional

Wednesday, 9 September 2026 - 09:10 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Pemprov DKI Ungkap Biang Keroknya

Monday, 7 September 2026 - 16:22 WIB

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Ajak Warga Siapkan Hari Tua

Berita Terbaru

Nasional

Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya

Wednesday, 23 Sep 2026 - 18:30 WIB