KPK Harapkan Kemenag Terus Tingkatkan Integritas dan Budaya Antikorupsi

Thursday, 2 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta seluruh pegawai negeri/penyelenggara negara meningkatkan pemahamannya tentang tindak pidana korupsi, agar kemudian dapat dihindari dan dijauhi. Secara khusus, diharapkan pula tumbuh kesadaran untuk melawan segala bentuk gratifikasi, suap dan pemerasan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, saat menghadiri webinar Komitmen Kementerian Agama Meningkatkan Integritas dan Budaya Anti Korupsi di Lingkup Kementerian Agama di Jakarta (1/12). Digelar secara daring dan luring, acara ini diikuti Inspektur Jenderal Kementerian Agama, pejabat eselon I Pusat Kementerian Agama, Kepala Kantor Wilayah, Pimpinan Perguruan Keagamaan Tinggi Negeri serta Kepala Kantor Kementerian Agama dan Kepala UPT di Lingkungan Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Nurul Ghufron mengapresiasi terselenggaranya webinar ini sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman tentang bahaya tindak pidana korupsi. Ghufron mengingatkan, penandatanganan kerja sama KPK dengan Kementerian Agama terkait Penanganan Pengaduan dalam Pemberantasan Korupsi diharapkan menumbuhkan kesadaran seluruh insan di lingkungan Kementerian Agama untuk menumbuhkan semangat “Lihat, Lawan dan Laporkan”.

“Ketika melihat perilaku korupsi misal gratifikasi, suap, pemerasan maka ingatkan. Jika masih saja tetap melakukan, laporkan kepada atasannya atau kepada Inspektorat Jenderal untuk dilakukan tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” pesan Ghufron.

Wakil Ketua KPK juga mengingatkan, untuk meningkatkan kepatuhan melaporkan gratifikasi, Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik telah melakukan berbagai upaya. Antara lain kampanye, sosialisasi, membimbing penyusunan kebijakan pengendalian gratifikasi, hingga pembentukan dan pembinaan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) untuk mengakselerasi internalisasi pengendalian gratifikasi sebagai upaya pencegahan pada hampir seluruh Instansi Pemerintahan di Indonesia.

Sebagai informasi laporan gratifikasi yang diterima oleh KPK sejak tahun 2015 hingga 31 September 2021 berjumlah sebanyak 14.019 laporan. Atas laporan tersebut sebanyak 6.310 laporan diantaranya telah ditetapkan menjadi Milik Negara dengan nilai total sekitar 171 miliar Rupiah.

See also  2024, Kuota Haji Indonesia 221.000 Jemaah

Tren pelaporan gratifikasi seiring dengan munculnya pandemi Covid19 tidak menyurutkan animo pelaporan gratifikasi kepada KPK. Terdapat sebanyak 79,93% laporan yang masuk ke KPK pada tahun 2020 dan 73,07% pada tahun 2021 disampaikan secara online yakni melalui gol.kpk.go.id atau aplikasi Gratifikasi Online (GOL). Padahal kanal pelaporan gratifikasi secara online baru live di tahun 2018. Angka ini menunjukkan tantangan sekaligus peluang bahwa pelayanan pelaporan gratifikasi harus beradaptasi untuk memastikan kemudahan, keamanan, dan sekaligus kepastian dalam melaporkan gratifikasi.

Berita Terkait

Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026
Mendes Yandri Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka
Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat

Berita Terkait

Sunday, 17 May 2026 - 17:12 WIB

Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026

Sunday, 17 May 2026 - 16:48 WIB

Mendes Yandri Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Wednesday, 13 May 2026 - 13:58 WIB

Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Tuesday, 12 May 2026 - 18:12 WIB

Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Berita Terbaru

Megapolitan

Jaga Aman Jakarta, Pemprov DKI-Polda Metro Jaya Integrasikan CCTV

Monday, 18 May 2026 - 21:23 WIB