Menteri Teten Dukung Perkuatan Brand dan Perluasan Pasar Cerutu Khas Gayo

Sunday, 27 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Produk Cerutu Gayo dengan brand atau merek dagang Gayo Mountain Cigar (GMC), sudah resmi diluncurkan ke pasaran di Galeri Kopi Indonesia, Kampung Kung, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, beberapa waktu lalu.

Boleh dibilang, kehadiran produk handmade (bukan pabrikan) ini bakal menjadi cikal bakal lahirnya industri tembakau lainnya di daerah Takengon, mengingat semakin maraknya permintaan tembakau Gayo belakangan ini.

Terlebih lagi, secara tradisional, tembakau Gayo cukup dikenal karena aroma dan cita rasanya. Bahkan, pernah mengalami masa keemasan pada era 1980-an.

“Ini bisa dijadikan sebagai produk unggulan dari daerah Aceh Tengah. Dan kita harus terus angkat produk-produk unggulan dari daerah seperti ini,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki didampingi Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, saat mengunjungi Workshop Gayo Mountain Cigar di Galeri Kopi Indonesia, Takengon, Aceh Tengah, Sabtu sore (26/2).

Dengan market demand yang sudah jelas, Menteri Teten menyebutkan bahwa cerutu khas Gayo ini tinggal dipoles dengan perkuatan branding dan perluasan pasar. “Artinya, produk unggulan dari Aceh Tengah tidak hanya kopi dan produk holtikultura, melainkan juga cerutu,” jelas Menteri Menteri Teten.

Untuk perluasan pasar cerutu khas Gayo ini, Menteri Teten mengarahkan untuk bekerjasama dengan seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia di seluruh dunia. “Kita harus berani dalam meningkatkan perluasan pasar produk cerutu khas Gayo,” tandas MenKopUKM.

Sementara itu, pemilik Gayo Mountain Cigar Salmy, mengatakan produk cerutu yang dihasilkannya sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Bahkan, sudah mulai menembus pasar global di Rumania. “Rencananya, kita akan masuki pasar di Singapura,” ucap Salmy.

Salmy menambahkan, Gayo Mountain Cigar dikerjakan oleh lima orang karyawan. Sedangkan bahan baku, dipasok kelompok tani (plasma) dengan luas lahan 18 hektar dari Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara. “Untuk pengembangan kualitas cerutu, kami masih membutuhkan alat pres dan pengeringan tembakau,” ungkap Salmy.

See also  Selama Pandemi Corona, Kementan Pastikan Distribusi Pangan Lancar

Terkait ciri khas produk, Salmy menjabarkan bahwa cerutu khas Gayo memiliki aneka aroma dan rasa. Ada rasa mint, apel, green tea, dan sebagainya. “Kalau dari sisi bentuk, cerutu khas Gayo agak lebih tebal dari cerutu lain pada umumnya. Kita juga menyebutnya sebagai Cerutu Tulang,” imbuh Salmy.

Bahkan, lanjut Salmy, ujung cerutu Gayo ini bisa dijadikan sebagai terapi pengobatan. Yakni, terapi bagi para pecandu narkoba agar terbebas dari ketergantungan narkoba. “Pihak BNN sudah pernah berkunjung kesini,” kata Salmy.

Selain itu, ujung cerutu Gayo juga bisa dijadikan sebagai masker kecantikan. “Research and development dari produk cerutu Gayo ini akan terus dikembangkan,” pungkas Salmy.

Berita Terkait

Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel
Indonesia dan Arab Saudi Tingkatkan Sinergi Promosi serta Fasilitasi Investasi
InfraNexia Moncer! Transformasi TelkomGroup Makin Terasa Hasilnya
BNI Bekali Mahasiswa RI ke Hong Kong dengan Layanan Keuangan Digital
Tak Cuma Genjot EV, Prabowo Incar Indonesia Jadi Basis Produksi Mobil Kawasan
Transformasi BUMN Dikebut, Dony Oskaria Matangkan Roadmap Lima Tahun
JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 16:41 WIB

Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel

Wednesday, 5 August 2026 - 18:14 WIB

Indonesia dan Arab Saudi Tingkatkan Sinergi Promosi serta Fasilitasi Investasi

Tuesday, 4 August 2026 - 18:15 WIB

InfraNexia Moncer! Transformasi TelkomGroup Makin Terasa Hasilnya

Tuesday, 4 August 2026 - 17:16 WIB

BNI Bekali Mahasiswa RI ke Hong Kong dengan Layanan Keuangan Digital

Tuesday, 4 August 2026 - 15:44 WIB

Tak Cuma Genjot EV, Prabowo Incar Indonesia Jadi Basis Produksi Mobil Kawasan

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

Danantara-JBS Garap Bisnis Protein, Investasi US$2,5 Miliar

Sunday, 9 Aug 2026 - 16:19 WIB

Berita Utama

Wamendes Ariza Ajak Tiru Jepang untuk Bangun Desa Tangguh Bencana

Sunday, 9 Aug 2026 - 15:56 WIB