Pentingnya Data Desa Berbasis SDGs Desa Dalam Penentuan Arah Pembangunan Desa

Wednesday, 27 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar melaksanakan kunjungan kerja dalam acara gelar pembacaan dan pendataan SDGs Desa di Kalurahan Muntuk, Kapahewon Dlingo Kabupaten Bantul pada Rabu (27/4/2022). Hadir mendampingi dalam kunjungan kerja kali ini Advisor Menteri Yoyon Suryono, Kepala Badan Pengembangan Informasi Ivanovich Agusta, Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Agus Kuncoro, dan Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Helmiati.
Foto : Angga/KemendesPDTT.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar melaksanakan kunjungan kerja dalam acara gelar pembacaan dan pendataan SDGs Desa di Kalurahan Muntuk, Kapahewon Dlingo Kabupaten Bantul pada Rabu (27/4/2022). Hadir mendampingi dalam kunjungan kerja kali ini Advisor Menteri Yoyon Suryono, Kepala Badan Pengembangan Informasi Ivanovich Agusta, Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Agus Kuncoro, dan Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Helmiati. Foto : Angga/KemendesPDTT.

DAELPOS.com – Data desa berbasis SDGs Desa dapat dijadikan landasan untuk menentukan arah kebijakan pembangunan desa serta instrumen penting demi ketepatan penggunaan dana desa. Dengan data yang valid, lengkap serta selalu update, pemerintah desa dapat melihat lebih detail permasalahan dan potensi desa.
 
Hal ini disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar dalam kunjungan kerja di Bantul, Rabu (27/4/2022).
 
“Membangun Indonesia dari pinggiran salah satu wujudnya ya seperti hari ini. Semua hal terdata, terbaca, tertangani dalam konteks lokal. Ini yang kita maksud SDGs desa adalah menyikapi kondisi yang akhir-akhir ini ditarik secara global. Kalau kita tidak siap maka kita akan mudah tergerus oleh situasi yang sangat tidak menentu hari ini,” jelasnya dalam acara gelar pembacaan dan pendataan SDGs Desa Kalurahan Muntuk, Kapahewon Dlingo Kabupaten Bantul.
 
SDGs Desa memang disusun sebagai instrumen dalam pembangunan di Indonesia. Menjadi turunan dari SDGs Global, data yang diperoleh dengan berpedoman pada 222 indikator ini dijamin valid dan terupdate setiap waktunya.
 
Data desa berbasis SDGs Desa bersifat mikro dan bisa dimanfaatkan seluruh stakeholder terkait mulai dari pusat hingga desa. Meski demikian, kerahasiaan setiap data selalu terjaga dan hanya bisa diakses secara langsung oleh pihak tertentu dalam hal ini kepala desa dan sekretaris desa.
 
“Semua bisa memanfaatkan data untuk kepentingan pembangunan. Tapi tetap ada hak istimewa dari warga yaitu nama dan alamat masing-masing warga yang miskin ekstrem hanya bisa dibuka oleh kades dan sekdes. Data SDGs desa dari desa, oleh desa, untuk desa,” tegas Gus Menteri.
 
Sementara itu, Lurah Mantuk, Marsudi mengakui data desa berbasis SDGs Desa mampu menjadi landasan dalam membangun desa bahkan potensi serta masalah yang ada.
 
“Dengan aplikasi pendataan SDGs ini kami sangat mengerti persis kondisi masyarakat. Disitu kami juga menjadikannya sebagai penentu arah kebijakan kami,” kata Lurah Muntuk Marsudi.
 
Dalam Acara tersebut dipaparkan hasil pendataan SDGs Desa kalurahan Muntuk yang telah mencapai 49,71 persen dari 18 tujuan SDGs Desa.
 
Agar diketahui, pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa terus dilakukan salah satunya   pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) yang lebih detail. Hal ini dikarenakam terdapat pendalaman data-data pada level RT, keluarga, dan warga sehingga bisa memberikan informasi lebih banyak sebagai proses perbaikan data
 
Hadir mendampingi kunjungan kerja Gus Halim, Advisor Menteri Yoyon Suryono, Kepala Badan Pengembangan Informasi Ivanovich Agusta, Kepala Pusat Pengembangan Kebijakan Agus Kuncoro, dan Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Helmiati.
 
Hadir pula Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Badan Permusyawaratan Kalurahan Muntuk, tokoh masyarakat, pendata SDGs Desa, dan pendamping desa untuk mengikuti acara gelar pembacaan dan pendataan SDGs Desa tersebut.

See also  Arahan dan Motivasi, Heru Budi Silahturahmi dengan ASN DKI Jakarta

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru