Kolaborasi Siapkan Talenta Digital, Menkominfo: Pemerintah Sediakan Program Stimulan

Tuesday, 14 June 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Saat ini pemerintah bersama operator telekomunikasi telah membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) agar masyarakat dapat memanfaatkan ruang digital. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menyatakan, pemerintah juga telah menyiapkan program stimulan agar ruang digital dapat bermanfaat optimal untuk seluruh bangsa Indonesia.

“Kita membangun ICT infrastructure agar digital space dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk faedah bangsa kita dan masyarakat kita. Karenanya betul sekali, kita butuh digital talent yang memadai,” jelasnya saat memberikan sambutan dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) yang berlangsung secara hibrida dari Bidakara Hotel, Jakarta Selatan, Senin (13/06/2022).

Menkominfo menegaskan arti penting kolaborasi dalam pemanfaatan infrastruktur digital agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita membutuhkan kolaborasi pemahaman dan kerja sama seluruh pihak. Upstream digital melalui penggelaran infrastruktur TIK dan deploy intervensi budget, serta keikutsertaan langsung pemerintah untuk membangun ICT Infrastructure upstream tentu dengan niat dan maksud,” ujarnya. 

Oleh karena itu, Menteri Johnny menyatakan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo menyiapkan program stimulus pengembangan digital talent di semua level.

“Tahun lalu 12,5 juta rakyat ikut di dalam program ini. Setidaknya untuk merangsang Small Medium Entreprises atau UMKM dan Ultra Mikro untuk bisa digital onboarding. Basic digital skills dengan empat kurikulum dasar yakni digital skills, digital safety, digital culture dan digital ethics. Hal ini dilakukan agar jangan sampai ruang digital kita diisi dengan hoaks terus,” jelasnya.

Menkominfo menjelaskan program stimulan untuk menyiapkan talenta digital ini bekerja sama dengan perguruan tinggi ternama di Indonesia serta perusahaan teknologi dalam maupun di luar negeri.

See also  Rakor Tingkat Menteri, MenkopUKM Paparkan Program Hadapi Pandemi Covid-19

“Untuk menghasilkan intermediate digital skills dengan kurikulum-kurukulum seperti Coding, Big Data, Cloud Computing, Artificial Intelligence, Augmented Reality, Virtual Reality, dan Metaverse,” tuturnya.

Menteri Johnny menyatakan, upaya Kementerian Kominfo belum cukup karena Indonesia dibutuhkan rerata 600 ribu talenta digital setiap tahun.

“Ada 9 juta untuk 15 tahun ke depan dan Kominfo hanya bisa menyiapkan 150.000 hingga 200.000 bahkan barangkali bisa kurang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Menteri Johnny mendorong peran dan partisipasi aktif ekosistem digital nasional. “Saya mengajak Mastel dan Keluarga Besar Ekosisitem Telekomunikasi Informatika Republik Indonesia untuk bergandeng tangan menghasilkan intermediate digital skills,” ajaknya.

Selain talenta digital di level menengah, Menkominfo menyatakan Indonesia juga membutuhkan pengambil kebijakan digital (digital policy makers) agar bisa menjalankan program smart city, smart island, bahkan smart village. Menteri Johnny menyebutkan untuk menyiapkan pemimpin digital, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan universitas-universitas ternama dunia.

“Tanpa digital policy makers tentu sulit dan melalui program Digital Leadership Academy kita menyiapkan sampai dengan 500 seat yang bekerja sama dengan University of Singapore, Tshinghua University, Oxford University, Harvard Kennedy School, Cambridge University, London School of Economic, dan lain sebagainya. Kalau bisa ini diperluas untuk memastikan Indonesia memiliki digital policy makers baik pemerintah maupun startup companies,” jelasnya.

Dalam acara itu, hadir Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid dan Ketua MASTEL Sarwoto Atmosutarno. Sementara, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mattalitti dan Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional Ilham Akbar Habibie hadir secara daring melalui tayangan video.

Selama acara tersebut, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ismail, Inspektur Jenderal Kementerian Kominfo Doddy Setiadi, Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Ditjen SDPPI Mulyadi, Kepala Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta Noor Iza, serta Direktur Sumber Daya dan Administrasi BAKTI Kementerian Kominfo Fadhilah Mathar.

Berita Terkait

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri
Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal
Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu
KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terkait

Monday, 8 June 2026 - 09:20 WIB

Jangan Sampai Anak Lokal Jadi Penonton di Tanah Sendiri

Sunday, 7 June 2026 - 18:16 WIB

Mitigasi Risiko, Menteri Dody Pantau Huntara Tegal

Saturday, 6 June 2026 - 20:46 WIB

Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Disiapkan Menjadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Utama

Dari London hingga Papua, Mereka Datang untuk Membangun Indonesia

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:31 WIB

Berita Utama

Pemerintah dan DPR Sepakat ASN Disesuaikan Kemampuan Fiskal Daerah

Tuesday, 9 Jun 2026 - 00:29 WIB

foto ist

News

Shin Tae-yong Resmi Latih Persija

Monday, 8 Jun 2026 - 17:02 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Dolar Tembus Rp18.000, Omzet Warteg Anjlok hingga 50 Persen

Monday, 8 Jun 2026 - 16:57 WIB