Mendes PDTT Targetkan Satu Desa, Satu Pendamping

Friday, 2 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menargetkan satu desa satu pendamping desa. Dalam tujuh tahun terakhir peran pendamping desa terbukti efektif dalam membantu percepatan pembangunan desa.

“Makanya target saya adalah RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) 2025-2045 itu harus satu desa satu pendamping lokal desa” tegas Gus Halim sapaan akrab Abdul Halim Iskandar dalam pertemuan pendamping desa se-Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Kamis (1/9/2022).

.Gus Halim menjelaskan, pendamping desa merupakan salah satu pilar dari pembangunan desa yang posisinya berada di bawah menteri dan birokrasi. Berbeda dengan pendamping-pendamping lainnya yang sektoral, tugas pendamping desa lebih holistik dan general.

“ Apapun yang berkaitan dengan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, maka di situlah tugas utama dari pendamping desa,” tandasnya.

Menurut Gus Halim perbedaan pendamping desa dengan pendamping lainnya berada pada sistem kerja. Sebab, pendamping desa tidak mengenal jam kerja. Lebih lanjut, Gus Halim menegaskan bahwa semua urusan mulai dari pendidikan, kesehatan dan lainnya dikerjakan pendamping desa sejak pagi sampai malam.

“Saya di mana-mana ngomong ayo sandingkan kinerja pendamping desa dengan pendamping selain pendamping desa. Saya jamin pendamping desa jauh lebih optimal,” ujar Gus Halim.

Oleh sebab itu, selain menargetkan satu desa satu pendamping desa, Gus Halim juga akan terus meningkat kapasitas dan kualitas. Salah satunya, Ia ingin semua pendamping desa dari tingkat lokal desa sampai ke tingkat provinsi mengikuti sertifikasi.

Menurut Gus Halim, sertifikasi akan memberikan kepastian kompetensi akan kualitas pendamping. Disamping itu, sertifikasi juga akan memberikan pengakuan atas profesi pendamping desa sekaligus memberi peluang untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan yang layak.

See also  Long Weekend Imlek 2026, Trafik JTTS Meningkat pada 14 Februari

“Seluruh biaya sertifikasi untuk pendamping lokal desa harus ditanggung Kemendes PDTT. Sedangkan untuk TA kabupaten bayar sendiri. Target utama saya adalah pendamping desa semakin eksis dan sejahtera,” pungkas Gus Halim.

Berita Terkait

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan
Hadapi Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 23,2 Juta Liter Air Bersih
Banjir Kembali Terjang Jembatan Aih Bobo, Kementerian PU Sigap Pulihkan Akses

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Saturday, 19 September 2026 - 21:59 WIB

Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika

Friday, 18 September 2026 - 20:52 WIB

Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Tambah 6 Lektor Kepala, Serdos Capai 50,46 Persen

Monday, 21 Sep 2026 - 17:12 WIB