Anak Transmigran Jadi Tim Patriot, Grasianto Kembali Mengabdi untuk Kawasan Transmigrasi

Wednesday, 20 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com — Kisah Grasianto menjadi gambaran perubahan wajah transmigrasi Indonesia saat ini. Lahir dan besar di Kawasan Transmigrasi Mukomuko, Bengkulu, anak pasangan transmigran asal Banjarnegara, Jawa Tengah itu kini kembali ke kawasan transmigrasi sebagai anggota Tim Ekspedisi Patriot 2025 untuk membantu memetakan potensi ekonomi dan pembangunan wilayah.

Dalam Podcast Inframe bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, Senin (11/5), Grasianto menceritakan orang tuanya mengikuti program transmigrasi pada 1983 dan menetap di Bengkulu. Dari pengalaman hidup di kawasan transmigrasi dengan keterbatasan infrastruktur dan layanan dasar, ia belajar tentang daya juang dan pentingnya pendidikan.

“Saya sering bilang, saya ini putra Jawa kelahiran Sumatera,” ujarnya.

Grasianto menempuh pendidikan SD dan SMP di kawasan transmigrasi sebelum melanjutkan SMA di kota demi mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. Ia kemudian melanjutkan kuliah S1 di Bengkulu dan memperoleh beasiswa S2 serta S3 di Jepang.

Pada 2025, Grasianto bergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot, program Kementerian Transmigrasi yang melibatkan akademisi, mahasiswa, dan tenaga profesional untuk melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi. Program tersebut telah menjangkau 154 kawasan transmigrasi dengan melibatkan sekitar 2.000 Transmigran Patriot.

Dalam penugasannya di Kawasan Transmigrasi Kerang, Kalimantan Timur, Grasianto menghadapi tantangan medan dan akses yang tidak mudah. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu hingga berjam-jam melalui jalur darat dan feri sebelum akhirnya tiba di kawasan transmigrasi untuk melakukan survei dan diskusi bersama masyarakat.

“Kami melakukan survei, berdiskusi dengan masyarakat, memetakan masalah, lalu mengevaluasi bersama,” katanya.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan Tim Ekspedisi Patriot hadir untuk membuka potensi ekonomi baru di kawasan transmigrasi melalui riset dan pendampingan masyarakat.

See also  Tinjau Hunian ASN di IKN, Jokowi Tekankan Pengelolaan Digital dan Modern

“Tugas Tim Ekspedisi Patriot adalah melakukan riset dan pemetaan potensi ekonomi,” ujar Menteri Iftitah.

Menurutnya, transmigrasi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada perpindahan penduduk, tetapi membangun ekosistem ekonomi baru yang mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Grasianto berharap semakin banyak anak muda ikut terlibat dalam pembangunan kawasan transmigrasi melalui Tim Ekspedisi Patriot.

“Kalau ingin mengaktualisasikan diri dan memberikan kontribusi nyata, Tim Ekspedisi Patriot adalah wadahnya. Kesempatannya sudah ada. Tinggal kemauannya,” ujar Grasianto.

Berita Terkait

Ketua DPD RI Beri Pembekalan ke 1.700 Calon Wisudawan UGM
Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026
Mendes Yandri Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka
Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terkait

Wednesday, 20 May 2026 - 17:57 WIB

Anak Transmigran Jadi Tim Patriot, Grasianto Kembali Mengabdi untuk Kawasan Transmigrasi

Tuesday, 19 May 2026 - 19:52 WIB

Ketua DPD RI Beri Pembekalan ke 1.700 Calon Wisudawan UGM

Sunday, 17 May 2026 - 17:12 WIB

Prabowo Resmikan Panen Raya Jagung Kuartal II 2026

Sunday, 17 May 2026 - 16:48 WIB

Mendes Yandri Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Berita Terbaru