Jalin Kerjasama C40 dan Anies Baswedan, Upayakan Transformasi Rumah Sehat di Jakarta

Tuesday, 6 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan / foto ist

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan / foto ist

 DAELPOS.com – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadiri kegiatan peluncuran bersama program Implementasi Aksi Iklim (Climate Action Implementation/CAI) baru dan proyek infrastruktur berkelanjutan yang dipimpin oleh C40 Cities Finance Facility (CFF). Program bertajuk “Hospital Improvement for Just and Green Recovery (HIJGR) atau Peningkatan Rumah Sakit untuk Pemulihan yang Hijau dan Berkeadilan merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mengimplementasikan aksi iklim prioritas dan untuk mengintegrasikan aksi iklim ke dalam rencana, proses, dan struktur kota.

Sejak 2018 hingga 2021, sejumlah kota C40 di Asia Tenggara telah menyelesaikan rencana aksi iklim (Climate Action Plans/CAPs) yang menguraikan tindakan dan proses kota-kota untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan ketahanan iklim. Program baru ini akan membangun pembelajaran dari pekerjaan mereka dan memperluas bantuan ke tiga kota tersebut. Bantuan teknis yang komprehensif akan fokus pada kebijakan dan tindakan yang meningkatkan efisiensi energi dan memperluas adopsi energi terbarukan di gedung-gedung milik pemerintah, komersial dan perumahan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anies mengatakan bahwa Jakarta bersyukur menjadi tempat program tersebut direalisasikan. Menurutnya masalah lingkungan hidup ini merupakan tugas yang harus diselesaikan dari sekarang, tanpa penundaan.

“Maka, untuk proyek ini di Jakarta, pertama kita akan memfokuskan pada rumah sehat. Jadi tujuannya adalah membuat berbagai fasilitasnya menjadi lebih tangguh. Ini adalah salah satu fasilitas yang bekerja 24 jam, menyerap energi begitu banyak dan mengeluarkan limbah juga cukup banyak,” ujar Gubernur Anies di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/9)

Gubernur Anies juga menjelaskan pengelolaan energi dan limbah Rumah Sehat tersebut harus bertransformasi untuk menciptakan kualitas lingkungan yang bagus secara berkelanjutan. “Itu akan kita lakukan transformasi supaya lebih sustainable. Sumber energinya, kemudian management wastenya dengan baik. Ini adalah satu transformasi yang kita lakukan dengan memanfaatkan best practices lewat C40 network,” jelas Gubernur Anies.

See also  Presiden Jokowi Resmikan Revitalisasi TMII, PUPR : Lahirkan Wajah Baru TMII Sebagai Ikon dan Ruang Publik Kebanggaan Indonesia

Di samping itu, Gubernur Anies membahas bahwa Jakarta telah mendapatkan berbagai bahan riset untuk mengerjakan apa yang sudah direncanakan dari awal. Sehingga, program dan proyek tersebut akan dilaksanakan di Jakarta mulai tahun ini secara bertahap.

“Jadi, apa yang sudah didapat di Jakarta pertama adalah bahan-bahan, riset-riset, best practices. Yang mengerjakan tetap harus kita, tetapi kita tidak perlu reimplant the will, mulai dari 0 lagi. Kita bisa menggunakan apa yang sudah pernah dipraktekkan, apa yang sudah kita gunakan, untuk kita lakukan. Oleh karena itu, kita bersyukur bahwa kita bisa bermitra dengan C40 dan harapannya nanti bisa berkelanjutan. Proses ini tidak akan selesai sebentar, karena bertahap, tapi kita mulai sekarang dan  mudah-mudahan nanti akan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Anies.

Perlu diketahui, tujuan akhir dari proyek ini adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di 28 Rumah Sakit (RSUD) milik Pemprov DKI Jakarta melalui penggunaan energi terbarukan (Solar PV system), dan langkah-langkah efisiensi energi di gedung-gedung rumah sehat. Sehingga CFF akan memberikan bantuan teknis untuk pengembangan kapasitas, studi, dan fasilitasi pemerintah kota selama tahap pengembangan proyek (project development stage). Proyek ini didukung dengan dana pemerintah Inggris, CAI yang baru di Asia Tenggara akan menawarkan bantuan teknis dan dukungan pengembangan kapasitas ke tiga kota di kawasan ini, yakni Jakarta, Kuala Lumpur dan Kota Quezon.

Berita Terkait

Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Ambang Batas Pemilu
Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung
Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat
Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030
Akses Terputus Banjir Bandang, Kementerian PU Turunkan Jembatan Darurat
BPK Mulai Pemeriksaan LK TA 2025, Kementerian PU Tekankan Akuntabilitas
Kementerian PU Mulai Perbaikan Lubang Jalan dan Pembersihan Sedimen Drainase Ruas Banda Aceh-Batas Sumut
Menteri PU Bersama Menko AHY Tinjau SPAM Karang Baru, Perkuat Suplai Air Bersih untuk RSUD Aceh Tamiang

Berita Terkait

Saturday, 31 January 2026 - 18:51 WIB

Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Ambang Batas Pemilu

Friday, 30 January 2026 - 08:57 WIB

Samator Raih Poin Penuh, Usau Kandaskan Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Thursday, 29 January 2026 - 06:25 WIB

Menteri Dody Tinjau IJD Payakumbuh–Sitangkai, Komitmen Dukung Konektivitas Daerah Sumatera Barat

Wednesday, 28 January 2026 - 18:43 WIB

Prabowo Lantik Anggota Dewan Energi Nasional 2026–2030

Wednesday, 28 January 2026 - 10:42 WIB

Akses Terputus Banjir Bandang, Kementerian PU Turunkan Jembatan Darurat

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Terima Masyarakat Sipil, Viva Yoga Soroti Ambang Batas Pemilu

Saturday, 31 Jan 2026 - 18:51 WIB