Bahlil Dorong Kesetaraan untuk Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi

Thursday, 19 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Siang ini di Davos, Swiss waktu setempat (18/1), Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan Presiden World Association of Investment Promotion Agencies (WAIPA) serta Sekretaris Jenderal Digital Cooperation Organization, memberikan sambutan dalam diskusi interaktif dalam rangkaian kegiatan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2023 bertemakan Sustainable and Digital FDI (Foreign Direct Investment)/PMA (Penanaman Modal Asing) Berkelanjutan dan Digital.

Menteri Bahlil menegaskan bahwa kesetaraan antara negara berkembang dengan negara maju merupakan hal yang penting untuk didorong oleh seluruh negara. Bahlil menyatakan bahwa transfer teknologi adalah bagian yang terpenting dalam rangka pemerataan untuk memberikan nilai tambah dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan/ Sustainable Development Goals (SDGs).

“Tidak ada artinya pertumbuhan negara tinggi tanpa ada pemerataan pertumbuhan. Maka konsep kami adalah, harus ada kolaborasi antara pengusaha daerah, investor asing, dengan masyarakat setempat agar dapat tumbuh bersama-sama,” tegas Bahlil.

Hal ini sudah diakui dalam Leaders’ Declaration yang dihasilkan dari pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 bulan November 2022 lalu di paragraf 37 yang menuangkan komitmen para anggota G20 untuk melaksanakan kerja sama perdagangan dan investasi internasional untuk mengatasi masalah rantai pasokan, serta menghindari disrupsi dagang. Pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga ditekankan dalam paragraf 37. Hal ini sejalan dengan fokus Kementerian Investasi/BKPM dalam rangka mendorong UMKM untuk naik kelas.

Selain itu, menurut Bahlil, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap rantai pasok global karena dunia hanya terfokus pada satu kawasan tertentu untuk membangun pusat manufaktur. Sehingga ketika datang gejolak seperti pandemi kemarin, terjadi pemutusan rantai pasok global.

“Harusnya kita mampu menciptakan kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru, sehingga apabila terjadi masalah lagi, kita mampu menghadapi bersama. Ide-ide negara berkembang juga harus diperhatikan oleh negara maju. Kita duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, bersama-sama berkolaborasi untuk membawa dunia ke arah yang lebih baik,” pungkas Bahlil.

Sesi diskusi WEF ini difasilitasi oleh Chief Economics Commentator The Wall Street Journal Greg Ip dan dihadiri oleh peserta yang berasal dari berbagai lembaga promosi investasi/Investment Promotion Agency (IPA) di dunia. Diskusi ini membahas mengenai bagaimana pemerintah dan swasta dapat bekerjasama memperbaiki iklim investasi, mekanisme kolaborasi yang dapat dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta bagaimana kepentingan lingkungan dapat diutamakan dalam menarik dan menumbuhkan PMA dalam sektor ekonomi digital.

See also  Kadin Indonesia Tekankan Sinergi Swasta-Pemerintah di Orientasi DPRD Provinsi 2024 untuk Capai Target Pertumbuhan 8%

Berita Terkait

Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat
Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis
Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif
Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga
Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global
Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut
Legalitas Jadi Kunci, Keminveshil/BKPM Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 10:58 WIB

Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat

Sunday, 23 August 2026 - 23:12 WIB

Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis

Thursday, 20 August 2026 - 19:13 WIB

Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif

Saturday, 15 August 2026 - 21:12 WIB

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Thursday, 13 August 2026 - 17:59 WIB

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Berita Terbaru

foto ist

News

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Tuesday, 25 Aug 2026 - 00:16 WIB