Sinergi Kementerian Investasi dengan Dekranas untuk Tingkatkan Kualitas Perajin Kriya

Tuesday, 11 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Dalam rangka memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar Workshop Peningkatan Manajemen Produk dan Akses Permodalan bagi Perajin Kriya di Auditorium Nusantara Kementerian Investasi/BKPM pada hari ini (11/4). Ketua Umum Dekranas Wury Ma’ruf Amin memberikan pidato kunci pada kegiatan ini secara daring dan kemudian diikuti sambutan langsung oleh Endang Budi Karya selaku Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas sekaligus Ketua Panitia HUT ke-43 Dekranas, serta Sri Suparni Bahlil selaku Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas.

Adapun narasumber pada sesi talk show diisi oleh Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Riyatno, serta dua perancang busana kenamaan Indonesia yaitu Musa Widyatmojo dan Samuel Wattimena. Kegiatan workshop ini dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh lebih dari 200 peserta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kriya serta anggota Dekranas baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dalam pidato kuncinya, Ketua Umum Dekranas Wury Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian negara serta memiliki potensi yang besar untuk memenuhi pasar dalam negeri maupun ekspor, termasuk di dalamnya produk kriya. Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya dan kriya memiliki potensi untuk pengembangan yang lebih maju.

“Pelaku UMKM diharapkan memiliki kesiapan yang berupa strategi bisnis dan manajemen produk yang tepat untuk meningkatkan kualitas, branding yang kuat, kemampuan adaptasi, berbagai inovasi, strategi pemasaran, dan juga akses permodalan. Untuk itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak yaitu pemerintah, asosiasi, lembaga keuangan, masyarakat, dan juga pelaku usaha itu sendiri. Saya harap melalui workshop ini pelaku usaha dapat mengambil hasil yang positif untuk kemajuan usahanya,” jelas Wury.

See also  Go Productive, 12 Inovasi Perwira Pertamina Raih Penghargaan Dharma Karya KESDM

Endang Budi Karya selaku Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas sekaligus Ketua Panitia HUT ke-43 Dekranas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi Dekranas dengan Kementerian Investasi/BKPM yang sejalan dengan momentum perayaan ulang tahun Dekranas ke-43 dengan tema “Wirausaha Baru Tercipta, Perajin Berjaya”. Dekranas memandang perlunya peningkatan dari aspek kualitas dan juga kuantitas perajin, sehingga workshop diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan bisnis UMKM kriya, menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, dan membangun jejaring dengan sesama pelaku UMKM kriya.

“Selaras dengan misi Dekranas, yakni meningkatkan daya saing produk kerajinan berbasis kearifan lokal dengan selera global, kita mengharapkan adanya peningkatan kesejahteraan perajin itu sendiri. Kerajinan, khususnya kriya, bukan hanya sekedar produk budaya seni yang unik dan memiliki karakteristik, tapi setiap karya juga estetik dan simbolik, maka dari itu harus kita rawat, jaga, dan lestarikan. Kalau bukan kita yang bangga dengan produk buatan sendiri, siapa lagi?” ujar Endang.

Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas Sri Suparni Bahlil menyampaikan bahwa melalui workshop ini, Dekranas berkontribusi pada peningkatan daya saing perajin kriya dan produknya. Sri mengungkapkan bahwa masih banyak sektor UMK yang dikelola secara tradisional, belum mengaplikasikan prinsip-prinsip usaha modern, belum memiliki rencana produk, tidak memetakan potensi pasar, kendala distribusi, dan lemah dalam pengelolaan keuangan.

“Ada dua kata kunci: manajemen produk dan akses permodalan. Dengan sinergi antara Dekranas dan Kementerian Investasi serta mitra lembaga keuangan, kami yakin mampu untuk membuat perajin kriya naik level, dari mikro jadi kecil, dari kecil ke menengah dan seterusnya, sehingga makin berkontribusi pada perekonomian nasional,” pungkas Sri.

Salah satu peserta workshop hari ini, Elva Septinawati yang merupakan pelaku usaha kriya aksesoris dari DKI Jakarta, mengungkapkan apresiasinya atas kegiatan workshop ini. Menurut Elva, narasumber yang dihadirkan benar-benar berpengalaman puluhan tahun di bidangnya.

See also  Tembus Lebihi Rp7,8 Triliun, Jumlah Uang Beredar Mei 2022
“Kami bisa menyerap ilmu dari para narasumber. Tips-tips dan pengalamannya betul-betul membuka wawasan. Harapan kami agar pelatihan sejenis ini dibuat lebih berkelanjutan dan UMKM dipantau hingga naik kelas seperti harapan dari pemerintah,” ujar Elva. (*)

Berita Terkait

Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat
Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis
Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif
Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga
Epson Catat Penjualan Kumulatif EcoTank Tembus 100 Juta Unit Secara Global
Ekspor Nonmigas Tumbuh, Defisit Neraca Dagang Juni 2026 Susut
Legalitas Jadi Kunci, Keminveshil/BKPM Dorong UMKM Perempuan Banyumas Naik Kelas

Berita Terkait

Monday, 24 August 2026 - 10:58 WIB

Epson Hadirkan Generasi Terbaru EcoTank, Cetak Lebih Cepat dengan Biaya Lebih Hemat

Sunday, 23 August 2026 - 23:12 WIB

Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis

Thursday, 20 August 2026 - 19:13 WIB

Sempat Gratis, Tol Bayung Lencir-Pijoan Segera Berlaku Tarif

Saturday, 15 August 2026 - 21:12 WIB

Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Target 2027 Capai Rp2.322 Triliun

Thursday, 13 August 2026 - 17:59 WIB

wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga

Berita Terbaru

foto ist

News

BMKG Sebut Asap Karhutla Bisa Lintas Negara

Tuesday, 25 Aug 2026 - 00:16 WIB