Warung Tradisional Harus Berbenah dan Masuk Supply Chain Agar Tak Tergerus Ritel Modern

Sunday, 24 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi dan UKM Teten masduki bersama Direktur Penjualan Ritel Sampoerna Ivan Cahyadi, memberikan sambutan sekaligus memukul gong menandai dibukanya acara Festival Sampoerna Retail Community di jakarta, Minggu (24/11/2019). 
Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif Kemenko Perekonomian Mohamad Rudy Salahudin, Direktur Urusan Eksternal HM Sampoerna Elvira dan Kepala Urusan Komersial Pengembangan Bisnis Henny Susanto. / daelpos.com

Menteri Koperasi dan UKM Teten masduki bersama Direktur Penjualan Ritel Sampoerna Ivan Cahyadi, memberikan sambutan sekaligus memukul gong menandai dibukanya acara Festival Sampoerna Retail Community di jakarta, Minggu (24/11/2019). Hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif Kemenko Perekonomian Mohamad Rudy Salahudin, Direktur Urusan Eksternal HM Sampoerna Elvira dan Kepala Urusan Komersial Pengembangan Bisnis Henny Susanto. / daelpos.com

DAELPOS.com – Warung-tradisional yang identik dengan perekonomoan rakyat, diminta untuk berbenah jika tak ingin tergerus oleh ritel modern yang menjanjikan berbagai kelebihan seperti kenyamanan berbelanja dan harga.

Selain itu warung tradisional juga diharapkan bisa masuk dalam suplly chain (rantai produksi) sehingga mendapatkan playing field (perlakuan yang sama) dengan ritel modern khususnya dalam masalah harga.

” Bicara warung, itu identik dengan ekonomi rakyat. Ketika sektor formal tak mampu menyerap tenaga kerja, maka membuka warung menjadi pilihan paling gampang. Karena itu tak heran di setiap pelosok kita menemukan warung,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, usai membuka Festival SRC (Sampoerna Ritel Community) di parkir timur Senayan Jakarta, Minggu (24/11).

Turut hadir dalam acara yang diikuti 3 ribu pemilik warung dari 10 kota besar, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif Kemenko Perekonomian Rudi Salahudin dan Ivan Cahyadi, Direktur HM Sampoerna.

Menkop dan UKM Teten menjelaskan, saat ini tercatat ada 1.131 peritel modern (belum termasuk jaringannya) yang menawarkan belanja nyaman, harga relatif murah dan praktis.

” Sementara warung tradisional yang jumlahnya jutaan, banyak memiliki kekurangan misalnya penataan barang, harga dan sebagainya. “Mau tak mau warung harus berbenah agar bisa bersaing dengan ritel modern, syukur syukur ada aplikasi yang memungkinkan ada playing field yang sama misalnya dalam masalah harga dari pabrikan,” kata Teten.

Menkop dan UKM menyambut baik kiprah PT HM Sampoerna yang sejak 11 tahun lalu membina dan memberdayakan UKM melalui SRC. “Tapi UKM jangan mau terus dibina, harus ada niat untuk naik kelas, dimana salah satu caranya ialah dengan masuk dalam skema pembiayaan perbankan,” ujar Teten.

See also  Komite K2 Evaluasi Penyebab Kegagalan Pengecoran Box Traffic di Tol Desari

Dengan masuk skema pembiayaan berbunga murah seperti KUR yang hanya 6% per tahun atau Kredit Ultra Mikro (UMi) yang cuma 4% per tahun, maka UMKM tersebut sekaligus mendapat bimbingan seperti manajemen pembukuan. ” Banyak warung soto yang laris, namun mereka tidak bankable karena masalah pembukuan yang kurang tertib,” jelas Menteri.

Teten menguraikan, kesenjangan perekonomian Indonesia dimana gap antara pengusaha besar dan UKM terlalu lebar, memang harus diatasi, karena akan membahayakan jika dibiarkan. “Caranya ialah dengan melakukan kemitraan antara yang besar dan kecil, bukan dengan menarik yang besar ke bawah. Karena itu kemitraan menjadi sangat penting karena UKM tidak bisa berusaha sendirian, harus masuk dalam supply chain. Pemerintah akan mensupport misalnya dengan membuka klinik konsultasi UMKM agar bisa berkembang,” kata Menkop dan UKM.

120 Ribu Warung

Sementara itu Direktur HM Sampoerna Ivan Cahyadi mengatakan pendirian SRC ini merupakan wujud komitmen dari HM Sampoerna untuk memberdayakan perekonomian rakyat melalui usaha warung tradisional.

” Ini sudah kami lakukan sejak 11 tahun lalu, dan sampai sekarang tercatat sudah 120 ribu warung yang bergabung dengan SRC dan tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.

Tri Mulyani, Ketua Paguyuban SRC Jakarta menambahkan acara ini merupakan inisiatif para pelaku UKM yang tergabung dalam SRC.

” Kami juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di warung atau toko kelontong terdekat melalui gerakan ‘Berkah’ atau berbelanja di warung dekat rumah,” katanya.

Gerakan Berkah ini selain bertujuan meningkatkan perekonomian rakyat, juga untuk melestarikan tradisi lama yang sarat dengan nilai sosial dan budaya.

Berita Terkait

Pidato KEM dan Kebijakan Fiskal, Viva Yoga: Mewujudkan Cita-Cita Presiden Lewat Program Transmigrasi
Menantang Medan Ekstrem: Strategi Hutama Karya Taklukkan Titik Kritis Longsor Aceh
Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%
Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026
UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional
Hutama Karya Tingkatkan Skema KPBU Bersama Pemerintah guna Akselerasi Pembangunan Nasional
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026
Menteri Dody Tinjau Pembangunan Jembatan Bokwedi di Pasuruan, Ditargetkan Fungsional Sebelum Nataru

Berita Terkait

Thursday, 21 May 2026 - 09:17 WIB

Pidato KEM dan Kebijakan Fiskal, Viva Yoga: Mewujudkan Cita-Cita Presiden Lewat Program Transmigrasi

Tuesday, 19 May 2026 - 19:46 WIB

Menantang Medan Ekstrem: Strategi Hutama Karya Taklukkan Titik Kritis Longsor Aceh

Tuesday, 19 May 2026 - 06:52 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ogan Ilir, Progres Capai 73,33%

Monday, 18 May 2026 - 21:14 WIB

Hutama Karya Catat Lebih Dari 600 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026

Monday, 18 May 2026 - 21:06 WIB

UPDATE DARURAT! Israel Kembali Bajak Kapal GSF di Perairan Internasional

Berita Terbaru

News

Komisi V Dorong Kemendes Perluas Mitra Sukseskan KDMP

Thursday, 21 May 2026 - 09:11 WIB