Pameran SIAL Interfood 2023 di Jakarta, Kemendag Hadirkan 895 UKM

Thursday, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa


DAELPOS.com – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) memfasilitasi sepuluh pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor di sektor makanan dan minuman (mamin), yang dipilih melalui proses kurasi, untuk ikut dalam pameran mamin internasional SIAL Interfood ke-24. Fasilitasi tersebut merupakan bentuk dukungan Kemendag bagi Pameran SIAL Interfood ke-24 yang akan digelar pada 8—11 November2023 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta

“Tahun ini, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag memfasilitasi sepuluh pelaku UKM berorientasi ekspor yang dipilih melalui proses kurasi untuk berpartisipasi pada SIAL Interfood ke-24 tahun 2023. Kami harap, produk-produk yang dipamerkan dapat menarik minat para pembeli, menghasilkan kontrak bisnis, dan mendorong peningkatan ekspor nonmigas Indonesia,”kata Plh. Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag Miftah Farid dalam Konferensi Pers SIAL Interfood Inspire Food Business hari ini, Rabu (1/11) di kantor Kemendag, Jakarta.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri CEO Krista Exhibitions Daud Salim, Kepala Pusat Konsultasi Anggota Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Tetty H. Sihombing, Presiden Asosiasi Profesional Kuliner Indonesia(ACP) Rafael T. Basanto, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey, Ketua Umum Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Budhi Wibowo, Ketua Umum Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) Hasanuddin Yasni, dan Ketua Umum Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) Susanty Widjaya

Miftah mengatakan, makanan olahan adalah salah satu produk ekspor unggulan Indonesia di pasar global. Dalam lima tahun terakhir (2018—2022), total nilai transaksi ekspor makanan olahan nasional tumbuh 7,57 persen dari USD 4,00 miliar pada 2018 ke USD 5,26 miliar pada 2022. Sementara itu, pada periode Januari—Agustus 2023, kinerja ekspor makanan olahan Indonesia sudah mencapai USD 3,38 miliar.

“Produk yang paling banyak meraih pangsa pasar dunia yaitu bahan makanan siap masak, udang, wafel dan wafer, pasta, biskuit, kepiting, ekstrak kopi, tuna, dan bumbu saus. Sementara itu, negara mitra dagang terbesar bagi eksportir produk makanan lokal kita adalah Amerika Serikat, Filipina, Malaysia, Tiongkok, Arab Saudi, Thailand, Singapura, Jepang, Australia, dan Vietnam,”ungkap Miftah.

Miftah juga mengatakan, Kemendag konsisten melaksanakan program-program kerja untuk terus mengeksplorasi peluang pasar ekspor. Salah satu upanya adalah dengan menjalin kerja sama bilateral untuk menurunkan tarif bea masuk bagi produk-produk Indonesia ke negara tujuan ekspor. Saat ini terdapat 35 perjanjian perdagangan yang dapat dimanfaatkan eksportir Indonesia untuk memperluas pasar mereka ke mancanegara.

Selain itu, Kemendag juga konsisten melaksanakan program-program promosi produk Indonesia. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah misi dagang, penjajakan kesepakatan bisnis (business matching), dan partisipasi pada pameran di dalam dan luar negeri. “TermasukSIAL Interfood yang merupakan platform promosi produk mamin berjejaring global yang berkonsep business-to-business,” kata Miftah

CEO Krista Exhibitions sebagai penyelenggara SIAL Interfood ke-24 Daud Salim berharap SIAL Interfood ke-24 dapat menjadi barometer untuk mendorong bangkitnya industri hotel, restoran, dan kafe (horeka) Tanah Air. Pameran kali ini akan menghadirkan 895 perusahaan sebagai peserta pameran, termasuk 100 di antaranya merupakan UKM. Para peserta pameran ini datang dari 20 negara, yaitu Indonesia, Bulgaria, Pakistan, Tiongkok, Singapura, Malaysia, Yunani, Yordania, Turki, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, Taiwan, Polandia, Persatuan Emirat Arab, India, Tunisia, Belanda, Arab Saudi, dan Pakistan.

Peserta pameran kali ini meningkat 20 persen dibanding 2022 saat kita baru pulih dari pandemi Covid-19. Para peserta akan menampilkan mamin, bahan dan peralatan untuk mamin, dan peralatan teknologi untuk horeka,”kata Daud.

Selain SIAL Interfood di Jakarta, SIAL Network juga menggelar pameran serupa di beberapa kota bisnis di dunia yaitu di Kuala Lumpur di Malaysia, Montreal dan Toronto di Kanada, Shanghai dan Shenzhen di Tiongkok,New Delhi di India, Paris di Prancis, dan Djazagro di Aljazai

See also  Kementerian PUPR Rehabilitasi dan Rekonstruksi 7 Fasilitas Umum di Jayapura dan Wamena

Berita Terkait

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh
Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin
Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina
Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga
Kementerian PU Kerahkan Peralatan Penanganan Karhutla ke Lima Provinsi di Kalimantan

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 19:38 WIB

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa

Tuesday, 15 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIB

Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh

Monday, 14 September 2026 - 17:40 WIB

Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin

Berita Terbaru

Energy

PGN Perluas Edukasi Gas Bumi Lewat City Gas Tour 2026

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:44 WIB

Nasional

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 Sep 2026 - 19:33 WIB