Astra Life Kampanyekan Sadar Risiko Finansial untuk Penyakit Kritis

Wednesday, 23 October 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Riset Kesehatan Dasar (Risdikes) 2018 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI menunjukkan prevalensi kanker pada usia produktif cukup tinggi. Prevalensi kanker pada usia 25- 34 tahun mencapai 1,21% dan usia 35-44 tahun mencapai 2,58% per 1.000 penduduk di Indonesia. Lalu prevalensi penyakit stroke pada usia 25-34 tahun mencapai 1,4% dan 35-44 tahun mencapai 3,7%. Sedangkan prevalensi penyakit jantung pada usia 25-34 tahun sebesar 0,8% dan usia 35-44 tahun sebesar 1,3% per 1.000 penduduk di Indonesia.

Penyakit kritistersebut tidak mengenal batas usia. Gaya hidup menjadi salah satu pemicu terbesar, seperti kebiasaan makan makanan cepat saji dan tingkat kesibukan serta stress yang tinggi sehingga lupa untuk memperhatikan gaya hidup sehat.

Selain berisiko tinggi terhadap kematian, penyakit kritis juga menimbulkan beban finansial. Penyakit kritis membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit dan memiliki dampak besar atas kondisi keuangan keluarga. Dana yang semula dialokasikan untuk biaya kebutuhan keluarga maupun tabungan atau investasi akhirnya tersedot untuk biaya pengobatan penyakit kritis. Tidak sedikit keluarga yang akhirnya harus menjual aset maupun terbelit hutang karenanya.

Menjawab kebutuhan akan penyediaan proteksi atas risiko keuangan yang ditimbulkan oleh Penyakit Kritis, PT ASTRA AVIVA LIFE (Astra Life), menyediakan dua produk asuransi penyakit kritis. Produk Pertama, Flexi Critical Illness (Flexi CI Protection)-Asuransi jiwa online yang ditawarkan melalui kanal distribusi digital milik Astra Life, ilovelife.co.id dengan proses pembelian secara online tanpa cek medis. Produk ini dilengkapi dengan nilai perlindungan yang besar hingga Rp 2 Miliar untuk penyakit jantung, stroke, dan kanker termasuk kanker tahap awal, premi terjangkau mulai puluhan ribu rupiah per bulan,. Inilah produk asuransi penyakit kritis yang inovatif di era digital.

Untuk perlindungan yang lebih komplit, Astra Life menyediakan asuransi penyakit Kritis AVA Proteksi Optima 117. AVA Proteksi Optima 117 merupakan produk yang dirancang khusus untuk memberikan perlindungan atas 117 kondisi penyakit Kritis yang dibagi menjadi tiga tahap (awal, menengah, lanjut) serta komplikasi penyakit diabetes dan penyakit kritis katastropik.

Memperkuat proposisi sebagai Asuransi Penyakit Kritis di Indonesia, Astra Life mengusung kampanye pemasaran #AmitAmit yang merupakan suatu ungkapan yang sering dipakai untuk menyatakan jangan sampai suatu bahaya terjadi pada diri sendiri. Tidak ada yang salah dengan ungkapan itu, jelas tidak ada satu pun manusia yang ingin tertimpa bencana. Sayangnya, sebagai manusia, kita tidak tahu kapan bencana dapat menimpa.

“Astra Life melihat, masyarakat perlu terinformasi mengenai dampak penyakit kritis bukan hanya bagi kesehatan saja, tetapi juga bagi keuangan keluarga. Melalui kampanye ini, Astra Life mengajak masyarakat untuk mempersiapkan keuangan keluarga apabila risiko ini terjadi. Jika #AmitAmit terkena penyakit kritis, maka diharapkan masyarakatsiap secara keuangan untuk menghadapi dan berjuang bersama keluarga. Kampanye ini kami sebarkan melalui berbagai media sosial dan juga kegiatan sosialisasi ke perkantoran”, ungkap Auddie Wiranata – Presiden Direktur Astra Life.

Ayo, cegah penyakit kritis dengan mulai hidup sehat dan pastikan mengamankan keuangan di masa depan dengan Asuransi Penyakit Kritis dari Astra Life. Langkah ini akan membantu dalam membekali diri maupun keluarga dengan perlindungan terbaik terhadap penyakit kritis. #AmitAmit kalau sampai terkena penyakit kritis, tapi kalaupun iya, kita harus siap. (DAE

See also  Aksi Pemadaman Lampu Pada Earth Hour 2022 Hasilkan Penghematan Energi, Ekonomi dan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca

Berita Terkait

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Kemendes PDT Sukseskan Program Prioritas Nasional
Kementerian Transmigrasi Siap Dukung Pembangunan Banten Demi Kesejahteraan Rakyat
Rosan Lantik Tiga Deputi, Perkuat Akselerasi Investasi dan Hilirisasi
Prabowo Gaspol Waste to Energy, Sampah Kota Besar Disulap Jadi Listrik
Prabowo Sambangi Warga Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
Pemerintah dan Jasa Marga Cek Kesiapan Hadapi Puncak Arus Balik
Antisipasi 143,9 Juta Perjalanan, Pemerintah Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Menhub Ingatkan Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24, 28, dan 29 Maret

Berita Terkait

Monday, 30 March 2026 - 13:07 WIB

Mendes Yandri Ajak Keluarga Besar Kemendes PDT Sukseskan Program Prioritas Nasional

Sunday, 29 March 2026 - 01:47 WIB

Kementerian Transmigrasi Siap Dukung Pembangunan Banten Demi Kesejahteraan Rakyat

Saturday, 28 March 2026 - 00:38 WIB

Rosan Lantik Tiga Deputi, Perkuat Akselerasi Investasi dan Hilirisasi

Friday, 27 March 2026 - 09:13 WIB

Prabowo Gaspol Waste to Energy, Sampah Kota Besar Disulap Jadi Listrik

Thursday, 26 March 2026 - 23:21 WIB

Prabowo Sambangi Warga Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Berita Terbaru

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, / foto ist

Berita Utama

Dony Oskaria Pastikan Stok Energi Aman, Distribusi BBM Tetap Lancar

Monday, 30 Mar 2026 - 18:23 WIB

foto istimewa

Megapolitan

Pramono Siap Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan di Pemprov DKI

Monday, 30 Mar 2026 - 17:19 WIB

Berita Utama

Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Pererat Hubungan RI-Jepang

Monday, 30 Mar 2026 - 16:56 WIB

ilustrasi / foto ist

Megapolitan

Jakarta Diperkirakan Sambut 12 Ribu Pendatang Baru

Monday, 30 Mar 2026 - 13:21 WIB