Indonesia-Portugal Jajaki Kerja Sama Kelautan dan Perikanan

Wednesday, 27 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bertemu Duta Besar Indonesia untuk Portugal Ibnu Wiwoho Wahyutomo di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa (26/11) pagi. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas rencana pembentukan Indonesia-Portugal Maritime Forum dan potensi kerja sama kelautan dan perikanan kedua negara.

Dubes Ibnu menyebut, Indonesia dan Portugal memiliki kesamaan platform dokumen kelautan yaitu Kebijakan Kelautan Indonesia (KKI) dan Portugal National Ocean Strategy (NOS) 2013-2020. Portugal pun menyambut baik inisiasi Pemerintah Indonesia (Pemri) untuk membentuk Indonesia-Portugal Maritime Forum yang dituangkan dalam bentuk perjanjian kerja sama. Sebagai tindak lanjut hal tersebut, KBRI Portugal telah menyusun draf MoU Kerja Sama Maritim RI-Portugal dan akan dibahas di dalam negeri dengan K/L beberapa waktu ke depan.

Sementara itu, terkait recana kerja sama maritim, Dubes Ibnu menyampaikan 5 usulan kerja sama konkret dari Portugal. Kerja sama tersebut di antaranya: 1) pengembangan turbin laut/floating wind turbine; 2) peningkatan kapasitas nelayan, salah satunya melalui standardisasi dan atau sertifikasi nelayan/ABK yang sedang dan akan bekerja di Portugal; 3) inovasi perusahaan start-up bidang kelautan; 4) teknologi pemantauan IUU Fishing; 5) pengembangan ocean farming.

“Portugal berharap dapat belajar dari Indonesia untuk ocean farming,” tutur Dubes Ibnu.

“Portugal juga akan menyelenggarakan Ocean Meeting 2020 dan mereka mengundang Bapak Menteri untuk dapat hadir,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Edhy menyatakan antusiasme terhadap rencana kerja sama maritim dengan Portugal.

“Pada prinsipnya kami mendukung pembentukan Indonesia-Portugal Maritime Forum dan menyatakan siap menandatangani MoU kerja sama apabila diperlukan,” tuturnya.

Menteri Edhy berharap, kerja sama dengan Portugal dapat diarahkan kepada peningkatan kemampuan pemasaran produk kelautan dan perikanan Indonesia di pasar dalam dan luar negeri.

See also  Manajemen Peran Besar dalam Pembangunan Infrastruktur PUPR

“Mudah-mudahan dengan kerja sama yang baik, ekspor produk perikanan Indonesia ke Portugal dapat kita tingkatkan,” tutupnya.

Berita Terkait

Kunjungi Pulau Banda, Menteri PU Rencana Bangun Ulang Bandara Bandaneira
Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik, Pramono Siap Bahas
Penguatan Kelembagaan BSN Dukung Fungsi Standardisasi RPJMN 2025-2029 Prioritas 5
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan Agustus 2026
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Desa, Kemendes Gandeng Kemenkes
Hutama Karya Bekali 1.800 Mahasiswa KKN Universitas Andalas untuk Berkontribusi bagi Masyarakat
Konsisten Kawal Sekolah Rakyat, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Apresiasi Percepatan Pembangunan oleh Hutama Karya

Berita Terkait

Sunday, 12 July 2026 - 09:09 WIB

Kunjungi Pulau Banda, Menteri PU Rencana Bangun Ulang Bandara Bandaneira

Friday, 10 July 2026 - 17:15 WIB

Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional

Wednesday, 8 July 2026 - 18:20 WIB

Tarif Transjakarta Diusulkan Naik, Pramono Siap Bahas

Wednesday, 8 July 2026 - 13:33 WIB

Penguatan Kelembagaan BSN Dukung Fungsi Standardisasi RPJMN 2025-2029 Prioritas 5

Tuesday, 7 July 2026 - 12:48 WIB

30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan Agustus 2026

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Kunjungi Pulau Banda, Menteri PU Rencana Bangun Ulang Bandara Bandaneira

Sunday, 12 Jul 2026 - 09:09 WIB