Kemenkop dan UKM Siapkan Strategi Perluasan Pasar Produk UKM Sektor Riil Unggulan

Thursday, 28 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Koperasi dan UKM fokus untuk mendongkrak perluasan pasar produk-produk UKM sektor riil unggulan, baik di pasar global maupun pasar lokal. Berbagai strategi akan dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk UKM menghadapi produk impor. 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan perluasan pasar khusus produk unggulan berorientasi ekspor dan subsitusi impor. 

“Produk unggulan tersebut harus menggunakan bahan baku lokal seperti perikanan dan home decor. Contohnya perikanan budidaya dengan komoditas rumput laut, dihasilkan oleh pelaku usaha skala UKM namun memiliki nilai ekspor yang sangat tinggi,” kata Teten Masduki pada Forum Koordinasi Peningkatan Peran KSP/KSPPS dalam Pembiayaan UMKM, Kamis (28/11). 

Begitu juga halnya produk furnitur yang mengunakan bahan baku lokal dengan sentra produksi antara lain di Boyolali, Solo dan Yogyakarta. 

“Produk UKM yang menggunakan bahan baku impor tidak akan mampu bersaing,” tegasnya. 

Ia mengatakan produk UKM juga bisa masuk dalam global value chain. Hal itu bisa dicapai melalui kemitraan antara usaha besar dengan UKM, salah satunya masuk melalui trading house. 

Untuk memperluas akses pasar dalam negeri Teten juga menyampaikan agar belanja pemerintah fokus pada produk UKM. 

“Saya menyampaikan hal ini secara khusus pada rapat kabinet agar belanja pemerintah memprioritskan produk UKM. Saya juga meminta kepada Kemenkeu agar pasar dalam negeri dilindungi dari produk impor terutama lewat ecommerce,” kata Teten. 

Ia mengungkapkan secara umum produk UKM tidak didesain untuk bersaing dengan produk usaha besar dan impor. Impor ritel lewat e-commerce semakin besar. Jika produk UKM tidak disiapkan dan ditingkatkan daya saingnya akan tergilas oleh impor. 

Teten mengatakan peningkatan daya saing dapat dicapai salah satunya melalui pembiayaan. Saat ini pelaku UKM perlu pembiayaan lebih masif. Ia mengharapkan kerja sama KSP/KSPPS menjadi mitra strategis untuk pembiayaan bagi pelaku UKM. 

See also  Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Selama Periode Nataru

KSP/KSPPS dan USP/USPPS Koperasi sampai dengan November 2019 terdapat 20.852 unit KSP/KSPPS atau 15,09% dan 51.081 Unit Simpan Pinjam (USP) Koperasi atau  38,98% dari jumlah koperasi nasional (138.140 unit), serta diantaranya 4.648 KSPPS/USPPS Koperasi.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati dalam acara tersebut mengatakan pembiayaan UMi melalui KSP/KSPPS bersinergi dengan PIP/BLU Kementerian Keuangan dan PT. BAV sebagai penyalur ultra mikro.

Realisasi pembiayaan UMi sampai November 2019, 36 unit melalui KSP/USP dan KSPPS/USPPS Koperasi, di 10 Provinsi/DI dengan nilai Rp 1,1 triliun dan disalurkan kepada 315.690 anggota.

Sementara itu, realisasi pendayagunaan wakaf uang melalui KSPPS/USPPS Koperasi sampai dengan November 2019 sebanyak 154 KSPPS/USPPS Koperasi (sebagai nazhir wakaf)  di 11 Provinsi/DI dengan nilai penghimpunan Rp28,5 Milyar. (PRY)

Berita Terkait

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset
10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi
Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial
Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara
ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi
Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!
Pertagas Raih 7 Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa untuk Tangani Kekeringan Sawah di Bekasi

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 15:08 WIB

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 October 2026 - 14:53 WIB

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan, DPD RI Tekankan Integritas dan Independensi

Wednesday, 30 September 2026 - 22:54 WIB

Mendes Yandri Minta Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial

Wednesday, 30 September 2026 - 19:06 WIB

Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Perkuat Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara

Wednesday, 30 September 2026 - 12:59 WIB

ITPLN Luncurkan Tiga Buku Ajar untuk Perkuat Kampus Transisi Energi

Berita Terbaru

Olahraga

Final Asian Games, Bintang/Sofyan Tantang Pasangan Tangguh Qatar

Thursday, 1 Oct 2026 - 16:06 WIB

Berita Utama

bank bjb Gandeng Kejati Banten Perkuat Tata Kelola dan Pemulihan Aset

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:08 WIB

Hukum

OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Thursday, 1 Oct 2026 - 15:02 WIB