Aset BUMN Rp8000 Triliun, Sayang ‘Return on Equity’ Hanya Lima Persen

Saturday, 14 December 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – BUMN-BUMN Indonesia memiliki aset senilai Rp8000 triliun. Rizal Ramli memiliki kontribusi terhadap aset BUMN senilai Rp1000 triliun melalui revaluasi aset.

Pertama ketika RR menjadi Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid di tahun 2000 dan kedua, ketika dia menjabat Menko Maritim dan Sumber Daya zaman Presiden Joko Widodo pada tahun 2015.

“Tapi sayang, ‘return on equity‘ BUMN hanya lima persen. Kasarnya, seandainya kita bubarkan semua BUMN, dan taruh uang di bank, bisa dapat 8 persen paling enggak, atau bisa negosiasi sampai 10 persen. Jadi ngapain aja direksi BUMN selama ini,” kata Rizal Ramli di Jakarta, ditulis Jumat (13/12/2019).

“Jadi wajar kalau Menteri BUMN yang baru kaget banyak BUMN rugi. PTPN rugi Rp50 triliun, Krakatau Steel rugi Rp38 triliun. Perusahaan karya, konstruksi, utang dibanding ‘ebitda‘ 8-9 kali. Kalau di swasta 4 kali saja heboh,” lanjut eks Tim Panel Ekonomi PBB ini.

Rizal percaya Menteri BUMN Erick Thohir bisa lebih baik dibanding menteri bumn sebelumnya. Karena yang sebelumnya sangat ‘moody’, kalau dia senang sama seseorang, dia angkat. Kalau dia gak suka dipecat. Ada yang udah dipecat diangkat lagi.

“Pertamina dalam lima tahun sampai tiga kali ganti direksi, bagaimana mau kerja. Jadi Ibu yang ‘moody‘ (Menteri BUMN lama Rini Suwandi) itu selalu dilindungi oleh bapak presiden. Saya gak tahu alasannya apa. Tetapi kejadian ini (kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton) semua kebuka semua. ‘Unfortunately‘ kebuka di bawah Menteri BUMN lama yang baru,” imbuhnya.

“Saya seneng, berani, tegas, ‘sent a messages‘. Saya percaya banyak masalah di indoneaia bisa diselesaikan. Kalau kita pilih orang bagus, kita bisa tidur. Tapi kalau kita pilih orang yang bermasalah, kitanya yang tidak bisa tidur,” tandas dia.

See also  Kilang Polypropylene Plaju, Satu-satunya Kilang Penghasil Bahan Baku Pembuatan Plastik yang Dimiliki Pertamina

Berita Terkait

HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton
Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional
Tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, Menteri Dody Targetkan Pembangunan Tuntas Akhir Agustus
Setelah Empat Tahun Pendampingan, Hutama Karya Serahkan Sentra Kriya Ogan Ilir ke Perajin dan Pemkab
Mendes Yandri Pastikan Proses Pengisian Jabatan di Kemendes PDT Dilakukan Secara Transparan
Kementerian PU Siap Bangun Kembali Jembatan Gantung Sikundo Lebih Tinggi dan Aman
Hutama Karya Salurkan Bantuan Pendidikan, Infrastruktur Lingkungan, dan Sarana Ibadah di Jakarta Timur dan Jakarta Utara
Antisipasi Karhutla, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Kalsel

Berita Terkait

Tuesday, 4 August 2026 - 14:19 WIB

HR CPO Turun, Bea Keluar Agustus Jadi USD 148 per Ton

Monday, 3 August 2026 - 16:39 WIB

Dirut Bulog Ajak Penggilingan Padi Perkuat Mutu Beras Nasional

Monday, 3 August 2026 - 16:28 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat Mamuju, Menteri Dody Targetkan Pembangunan Tuntas Akhir Agustus

Monday, 3 August 2026 - 14:46 WIB

Setelah Empat Tahun Pendampingan, Hutama Karya Serahkan Sentra Kriya Ogan Ilir ke Perajin dan Pemkab

Monday, 3 August 2026 - 13:28 WIB

Mendes Yandri Pastikan Proses Pengisian Jabatan di Kemendes PDT Dilakukan Secara Transparan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Tindak Lanjut UU 3/2026, Kementerian PANRB Dukung Optimalisasi SDM LPSK

Wednesday, 5 Aug 2026 - 09:58 WIB

News

Menteri Dody Pacu Irigasi, Panen Kuansing Dibidik Naik

Wednesday, 5 Aug 2026 - 07:55 WIB