Pengamat Nilai Terawan Anggap Remeh Virus Corona, “Parah Ini Menkes”

Tuesday, 3 March 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ist

Foto Ist

DAELPOS.com – Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, terlalu menganggap enteng wabah virus corona.

Akiabtnya, banyak kalangan menyebut Indonesia kecolongan lantaran virus corona tidak terdeteksi saat masuk di Indonesia.

Buntutnya, pada Senin kemarin (2/3), pemerintah baru mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat positif terkena virus asal Wuhan, China tersebut.

“Terlambat mengantisipasi dan terlambat sosialisasi. Menkes terlalu menganggap remeh kemungkinan corona masuk Indonesia. Parah ini Menkes,” tegas Hendri Satrio.

Hendri menyarankan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk tidak lagi sembarangan dalam memberikan pernyataan di ruang publik mengenai virus tersebut.

“Makanya Menkes ini jangan sembarangan, ini bukan penyakit biasa, ini ada kecemasan,” katanya.

BACA: 76 Terindikasi Corona di Depok, Menkes: Difteri Saja Kita Tidak Takut, Apalagi Ini

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang dalam menyikapi penyebaran virus corona.

Menurut Terawan, yang paling penting saat ini, semua elemen terus menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit.

“Yang penting lakukan tindakan hidup sehat. Kita semua lakukan seperti biasa, apa yang berbeda, enggak ada,” kata Terawan saat berkunjung ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, Senin (2/3/2020).

Terawan mengajak masyarakat untuk menyikapai penyebaran virus corona dengan bijak, tidak perlu takut.

“Difteri yang begitu hebat saja kita enggak ada takutnya. Apalagi ini corona,” imbuhnya.

Dikatakan Terawan, masyarakat harus saling menjaga karena imunitas tubuh lebih penting.

“Kalau pikiran kita resah, hati tidak tenang, kita penuh kecurigaan, maka imunitas tubuh kita akan turun. Kalau imunitas tubuh kita turun mudah kena penyakit apa saja, ya termasuk infeksi virus,” tandas Terawan.[psid]

See also  Wagub Ariza Kukuhkan 56 Petugas Haji Jakarta 2022

Berita Terkait

Akses ke IKN Makin Singkat, Hutama Karya Targetkan Tol 3A-2 Rampung Akhir 2026
AHY Pimpin Penanganan Pantura, Giant Sea Wall Disiapkan
Kementerian PU Kebut Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes, Rampung Juni 2026
Tol Riau Ditargetkan, Hutama Karya Pacu Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru Tahun Ini
Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir di Maluku Utara, Bangun Sabo Dam dan Tanggul Sungai Tahun 2026
Bangun Negeri dari Kawasan Transmigrasi, Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot Resmi Dibuka
Proyek EPC Talavera Tuntas, Indonesia Punya Dermaga Ekspor Semen Berkapasitas Besar
Menembus Pegunungan, Jalan Trans Papua Satukan Wilayah dan Buka Harapan Baru

Berita Terkait

Wednesday, 6 May 2026 - 14:52 WIB

Akses ke IKN Makin Singkat, Hutama Karya Targetkan Tol 3A-2 Rampung Akhir 2026

Wednesday, 6 May 2026 - 11:07 WIB

AHY Pimpin Penanganan Pantura, Giant Sea Wall Disiapkan

Wednesday, 6 May 2026 - 10:44 WIB

Kementerian PU Kebut Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes, Rampung Juni 2026

Tuesday, 5 May 2026 - 20:59 WIB

Tol Riau Ditargetkan, Hutama Karya Pacu Junction Pekanbaru–Bypass Pekanbaru Tahun Ini

Tuesday, 5 May 2026 - 16:55 WIB

Kementerian PU Perkuat Pengendalian Banjir di Maluku Utara, Bangun Sabo Dam dan Tanggul Sungai Tahun 2026

Berita Terbaru

Megapolitan

Wow! Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen di Awal 2026

Thursday, 7 May 2026 - 09:45 WIB