PKS Minta Pemerintah Perlu Menghentikan Gelombang PHK

Sunday, 3 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mardani Ali Sera / Foto Istimewa

Mardani Ali Sera / Foto Istimewa

DAELPOS.com – Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mendesak Pemerintah Jokowi untuk menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK). Saat ini berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemenaker) Tenaga Kerja RI sudah mencapai 3 juta pekerja sektor usaha sudah dirumahkan dampak Pandemi Covid-19.

“Saya mendesak Pemerintah untuk menghentikan gelombang PHK buruh nasional. Presiden bisa memanggil Kadin dan Asosiasi perusahaan di Indonesia untuk duduk dan membahas masalah ini agar bisa ketemu solusinya,” kata Mardani, Minggu (3/5).

Lebih lanjut, Anggota Komisi II DPR RI mengatakan perlu ada perhatian khusus terhadap deindustrialisasi yang terus terjadi, “Harus dipikirkan solusi taktis agar tidak terus bertambah PHK agar tidak semakin memberatkan buruh kita,” ujar Mardani.

Berdasarkan data LIPI bekerjasama dengan FEB Universtias Indonesia, dampak pamdemik corona terhadap pekerjaan 65 persen tetap menjadi pegawai semula, tetap bekerja di rumah, 18 persen tidak berdampak, 15 persen di PHK tanpa pesangon dan hanya 2 persen yang di PHK dengan pesangon.

Anggota DPR asal Dapil Jakarta Timur itu mendesak pemerintah memberikan pelatihan padat karya sebagai solusi masifnya buruh yang di rumahkan, “Pemerintah selain mengajak duduk aosisasi perusahaan di Indonesia bisa juga memanfaatkan program di Kemenaker RI yaitu melalui Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan padat karya agar bisa kreatif dan bisa menjadi wirausaha,” tukas Mardani.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI itu juga Ia menyayangkan pemerintah menerima 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China akan masuk ke Indonesia. “Di saat buruh kita sedang terkena dampaknya karena dirumahkan pemerintah tidak peda memberikan izin masuk pekerja asing bekerja, tidak ada kepedulian dan sangat melukai perasaan rakyat,” pungkasnya.

See also  Dr. Reisa: 3 Langkah Penting Menuju Zona Aman COVID-19

Berita Terkait

Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026
Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK
Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design
Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat
Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua
Cegah Mangkrak, Menteri Dody Kawal Langsung Pembangunan Sekolah Rakyat di Lapangan
Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar
Indonesia Perkuat Strategi Pembiayaan Tahun 2026

Berita Terkait

Friday, 29 May 2026 - 14:19 WIB

Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026

Thursday, 28 May 2026 - 14:28 WIB

Eks Hotel Sultan Dieksekusi 18 Juni, Negara Ambil Alih Blok 15 GBK

Monday, 25 May 2026 - 18:07 WIB

Transformasi RSUD Muara Dua, Hutama Karya Perkuat Infrastruktur Kesehatan Berbasis Teknologi dan Human-Centered Design

Monday, 25 May 2026 - 00:01 WIB

Tinjau Rumah Hunian Aceh Tamiang, Menteri Dody Pastikan Kenyamanan Masyarakat

Saturday, 23 May 2026 - 05:32 WIB

Merespons Eskalasi Konflik Papua, DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Berita Terbaru

Daerah

Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari

Sunday, 31 May 2026 - 22:21 WIB