Kantongi Banyak Sertifikat dan Izin Usaha, Kapasitas Produksi Kuliner Binaan Pertamina Naik hingga 52 Persen

Saturday, 17 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan membina banyak usaha mikro dan kecil (UMK) berkonsep home industri. Usaha rumah tangga ini banyak diminati karena dianggap lebih praktis dan tidak memerlukan modal yang besar saat awal memulainya. Meski begitu, Pertamina akan mendampingi para UMK home industri ini menjadi UMK naik kelas dan bisa mandiri.

Salah satu usaha home industri dibidang kuliner milik binaan Pertamina adalah Dins Kuliner. Usaha milik Joeliana Moerniati yang berbasis di Bumi Teluk Jambe Blok D 164, Sukaluyu, Kec. Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang ini diakui telah banyak mengalami perubahan. “Setelah dapat bantuan dari Pertamina, usaha saya meningkat baik dari segi kualitas, pengemasan, dan pemasaran” ujarnya.

Kuliner yang diproduksi Dins Kuliner berupa aneka kue basah, snack box, dan nasi box. Saat bulan Ramadan seperti saat ini, pesanan yang diterima Juliana bisa meningkat 2 hingga 3 kali lipat dibanding bulan biasa. “Banyak pesanan untuk dijadikan takjil dan acara buka bersama yang digelar masjid atau instansi lain” imbuhnya.

Meski begitu, Juliana berharap usahanya bisa ramai di setiap saat. Tidak harus menunggu moment waktu tertentu. Dia pun berupaya dengan cara meningkatkan kualitas produk kulinernya dengan dilengkapi sejumlah sertifikat dan perizinan usaha. Seperti izin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT), Halal, izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), dan Nomor Induk Berusaha (NIB). 

Benar saja, sejak menjadi binaan Pertamina dan memiliki sejumlah perizinan di atas, kapasitas produksinya bisa meningkat dan stabil. Sebelumnya, Juliana mampu memproduksi aneka kuliner hingga 2300 kotak/ bulan. Saat ini, produksinya meningkat 52 persen hingga 3000 – 3500 kotak setiap bulannya. Omzet yang didapat pun cukup besar yakni hingga Rp31 juta setiap bulannya. Dengan begitu, Dins Kuliner kini telah menjadi UMK naik kelas.

See also  Inovasi Green Energy 2020, Pertamina Jawab Tantangan Energi Masa Depan

Untuk pemasaran, meski produknya memiliki masa kadaluwarsa yang terbatas, dia berusaha terus mengembangkan area pemasarannya. Selain di lingkup Kabupaten Karawang, produknya kini telah menyasar sejumlah konsumen di wilayah Kabupaten Purwakarta hingga area Jabodetabek. “Semoga dengan menjadi binaan Pertamina ini, relasi untuk pemasaran produk saya bisa makin meluas lagi” pungkasnya.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina akan terus mendukung usaha berbasis home industri agar terus berkembang hingga menjadi UMK naik kelas. “Mari kita dukung dengan cara membeli produknya dan ikut mempromosikan cinta pada produk asli Indonesia” katanya.

Menurut Agus, melalui Program Kemitraan, Pertamina ingin dapat senantiasa menghadirkan energi yang menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu juga sebagai implementasi SDGs tujuan ke-8 yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Selain SDGs, Pertamina juga berupaya menjalankan Environmental, Social & Governance (ESG) dibidang sosial. Dengan cara ini, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Berita Terkait

Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat
Mendes Yandri Sebut BPD jadi Kekuatan untuk Bangun Desa
Dorong Pengasuhan Berkualitas, Pemprov DKI-Kemendukbangga Gelar GAMAS
Kunjungi Pulau Banda, Menteri PU Rencana Bangun Ulang Bandara Bandaneira
Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik, Pramono Siap Bahas
Penguatan Kelembagaan BSN Dukung Fungsi Standardisasi RPJMN 2025-2029 Prioritas 5
30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Ditempatkan Agustus 2026

Berita Terkait

Wednesday, 15 July 2026 - 12:32 WIB

Tinjau Transmigrasi Lahat, Wamen Viva Yoga Janji Rehabilitasi Sekolah Dan Sertifikasi Lahan Dipercepat

Monday, 13 July 2026 - 17:25 WIB

Mendes Yandri Sebut BPD jadi Kekuatan untuk Bangun Desa

Monday, 13 July 2026 - 17:15 WIB

Dorong Pengasuhan Berkualitas, Pemprov DKI-Kemendukbangga Gelar GAMAS

Sunday, 12 July 2026 - 09:09 WIB

Kunjungi Pulau Banda, Menteri PU Rencana Bangun Ulang Bandara Bandaneira

Friday, 10 July 2026 - 17:15 WIB

Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional

Berita Terbaru

Berita Utama

Mendes Yandri Akan Maksimalkan Fungsi Kopdes Sesuai dengan Potensi Desa

Wednesday, 15 Jul 2026 - 23:02 WIB

foto ist

Megapolitan

JPO Tendean Beres Dievakuasi, Pembangunan Belum Dimulai

Wednesday, 15 Jul 2026 - 18:34 WIB

(Foto: Dok. Pertamina)

Energy

Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal

Wednesday, 15 Jul 2026 - 16:46 WIB