DAELPOS.com – Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono melepas bantuan sosial serentak Polri peduli Covid-19 di lapangan Barhakam, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/5).
Wakapolri mengatakan, bantuan sosial ini merupakan instruksi dari Kapolri yang tertuang dalam Surat Telegram (TR) bernomor ST/1412 tertanggal 6 Mei 2020.
“Ini dilakukan serentak di seluruh jajaran Polri, dengan sasaran masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dan kelompok rentan miskin serta panti asuhan dan panti sosial,” kata Wakapolri.
Adapun paket bantuan sosial itu terdiri dari sembako, uang tunai serta Alat Pelindung Diri (APD) dan perlengkapan medis seperti masker. Jumlah bantuan sebanyak 309.392 paket sembako, Rp 1,1 miliar uang tunai, 687 ribu kilogram beras dan 15.170 APD.
Pemberian sembako tersebut, dilakukan by name by adress yang sebelumnya telah dilakukan survei. Dimana pelaksanaanya tetap memperhatikan physical distancing dan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
“Nanti dibagikan secara door to door. Khusus panitia dari SSDM Polri, pagi ini akan membagikan 1.000 paket sembako ke wilayah Tangsel, Bekasi, Jaktim, Depok,” pungkas Wakapolri.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

