Ganjar Borong 3 Juta Masker Kain Produksi UMKM Jateng

Tuesday, 26 May 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com“Dalam jaring pengaman ekonomi, kami membagi ada tiga penanganan, yakni darurat, jangka pendek dan menengah. Sekarang ini penanganan darurat dan harus direspons cepat agar para pelaku UMK bisa tertolong. Inilah cara kita mendorong dan menstimulus ekonomi di masyarakat, khususnya pelaku UMKM tetap bisa berjalan,” kata Ganjar Pranowo di Semarang, Senin, 18 Mei 2020.

Gubernur Ganjar Pranowo memborong tiga juta masker kain yang merupakan hasil produksi dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Jawa Tengah sebagai wujud nyata pemberdayaan UMKM saat pandemi COVID-19.

Menurut Ganjar, program pembelian masker dari para pelaku UMKM merupakan tindakan darurat sebab mereka yang bergerak di bidang fesyen juga didorong untuk membuat masker dan hasilnya dibeli pemerintah dengan harga wajar.

Ganjar menyebutkan setelah program tersebut ada tahapan selanjutnya yakni memberikan stimulus bagi pelaku UMKM boga. “Mereka yang bisa memproduksi makanan, minuman, akan mendapat bantuan dari pemerintah berupa bahan baku,” katanya.

Ini, lanjut Ganjar, cara pihaknya agar ekonomi tetap menggelinding dan masyarakat tidak hanya menunggu bantuan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jateng Ema Rachmawati menambahkan program memborong tiga juta masker merupakan ide Gubernur Ganjar Pranowo untuk melindungi UMKM agar tidak gulung tikar akibat dampak pandemi COVID-19, terutama pelaku UMKM di bidang fesyen dan jahit yang ada di bawah naungan instansinya.

“Sampai saat ini sudah ada 2,1 juta masker kain yang dikirim ke kami. Targetnya tiga juta masker dari para pelaku UMKM itu, untuk kami beli dan kami distribusikan secara gratis kepada masyarakat,” ujarnya.

Masker kain hasil UKM itu lanjut dia akan didistribusikan kepada gugus tugas covid-19 di 35 kabupaten/ kota se Jateng. Selain itu, masker tersebut nantinya juga akan dibagikan kepada para petugas TNI/Polri dan masyarakat serta pedagang di pasar.

See also  Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel

Berita Terkait

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI
PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara
GKR Hemas Gandeng Kemendagri Dorong Percepatan RUU Daerah Kepulauan
Irman Gusman Ajak Perantau Lambah Bangkitkan Ekonomi Nagari
Bayar Pajak Tanpa KTP, Warga Jabar Tetap Diminta Bikin Pernyataan

Berita Terkait

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Tuesday, 11 August 2026 - 16:55 WIB

Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas

Monday, 3 August 2026 - 16:20 WIB

Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Sunday, 2 August 2026 - 18:19 WIB

GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Monday, 20 July 2026 - 22:10 WIB

PLN Icon Plus Resmikan Kantor Pelayanan Manado, Perkuat Jangkauan Layanan di Sulawesi Utara

Berita Terbaru

foto ist

News

BEM UI Serukan 8 Tuntutan di Bundaran HI

Tuesday, 18 Aug 2026 - 18:46 WIB

Berita Utama

Kesenian Rakyat Kemerdekaan, Kemendes-Kementrans Gelar Aksi Peduli NTT

Tuesday, 18 Aug 2026 - 18:13 WIB