Ace Hasan Dorong Pemerintah Tes Covid Secara Masif

Monday, 13 July 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan agenda evaluasi kinerja dan anggaran program penanggulangan pandemi Covid-19, Senin (13/7/2020) di Gedung DPR RI. Wakil Ketua Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily mendorong pemerintah untuk memperbanyak tes Covid 19 karena Indonesia masih rendah dalam hal tes populasi Covid 19.

“Kalau kita lihat data yang ada, saya dapat data, bahwa populasi tes Indonesia itu paling rendah diantara negara-negara yang berpenduduk besar. Saya ambil contoh misalnya Amerika Serikat jumlah penduduknya 331 juta, total kasusnya kan besar sekali, 3 juta. Karena yang ditesnya itu sebesar 41 juta. Artinya 12 persen penduduk Amerika itu telah dites Covid. Sehingga wajar kasusnya menjadi sangat besar”, kata Ace.

“Nah Indonesia ini masih 0,2 persen dari jumlah penduduk yang dites. Itu artinya apa, kalau semakin massif melakukan tes maka jumlahnya juga akan besar. Indonesia baru 621 ribu yang dites. Jumlah kasus positifnya 75 ribu. Kalau kita bandingkan dengan negara-negara yang lain, itu masih jauh tertinggal dalam hal tes populasi itu”, jelas Ace.

Ace juga menyontohkan tes yang dilakukan di Brazil. Total tes yang dilakukan di Brazil yaitu 2,2 persen dari jumlah penduduk 212 juta penduduk. Angka itu jauh di atas Indonesia. Oleh sebab itu, Ace mendorong pemerintah untuk memperbanyak tes.

“Dan saya kira kalau dilakukan secara masif justru sangat bagus. Sekarang kan masyarakat sudah punya kesadaran untuk melakukan rapid test”, tegas politisi Partai Golkar itu.

Selain membahas masalah penanganan Covid 19, Ace juga menyinggung progres pembahasan RUU Penanggulangan Bencana yang menjadi usul inisiatif DPR RI. Menurutnya, DPR tengah menunggu keseriusan pemerintah untuk membahas lebih lanjut RUU tersebut sebagai paying hokum bagi BNPB dalam menangani Covid 19.

See also  Satu Rangkaian Trem Otonom Telah Tiba di Balikpapan

“Saya ingin supaya RUU Penanggulangan Bencana, kan ada ditangan pemerintah nih, kita sudah dua bulan menunggu. Pokoknya DPR itu ingin memberikan yang terbaik untuk penanganan Covid 19 ini untuk BNPB dalam konteks penanggulangan bencana”, pungkas Ace.

Sementara itu, Kepala BNPB, Doni Monardo menyampaikan bahwa Indonesia harus mampu beradaptasi penanganan secara paralel/berimbang. Kesehatan dan ekonomi harus berjalan bersama. (*)

Berita Terkait

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional
JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira
Mendes Yandri Akan Gandeng New Hope Fintech untuk Berikan Akses Pembiayaan ke BUM Desa
Empat Langkah Pemberdayaan Perempuan untuk Transformasi Digital Inklusif
BNI Dukung Danantara Housing Expo 2026, Perluas Akses KPR
PNBP Jebol Target, Kementerian ESDM Kembali Sabet Opini WTP

Berita Terkait

Friday, 14 August 2026 - 17:34 WIB

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Wednesday, 12 August 2026 - 13:08 WIB

JIAT Jadi Andalan Petani di Banjar Hadapi El Nino, Puluhan Hektare Lahan Terairi

Tuesday, 11 August 2026 - 15:09 WIB

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Monday, 10 August 2026 - 16:49 WIB

Kick Off Festival Merah Putih, Wamen Viva Yoga Ajak Rakyat Rayakan HUT Ke-81 RI Dengan Semangat dan Riang Gembira

Monday, 10 August 2026 - 14:02 WIB

Mendes Yandri Akan Gandeng New Hope Fintech untuk Berikan Akses Pembiayaan ke BUM Desa

Berita Terbaru

Nasional

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT

Saturday, 15 Aug 2026 - 17:03 WIB

Berita Terbaru

Investasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Ekonomi dan Kemandirian Nasional

Friday, 14 Aug 2026 - 17:34 WIB