DAELPOS.com – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Muhammad melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Kantor Kemendagri pada Rabu, (29/07/2020). Dalam kunjungan tersebut Muhammad kembali menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020.
“Kita tahu bahwa KPU, Bawaslu, Pemerintah dan DPR sudah menetapkan 9 Desember 2020 sebagai pelaksanaan Pilkada, maka DKPP juga menyatakan dukungan terhadap opsi optimis itu,” kata Muhammad.
Saat memberikan keterangan pers, Muhammad menyampaikan tujuan utama dalam pertemuan kali ini yaitu bersilaturahmi sekaligus audiensi dengan Mendagri. Dalam pertemuan tersebut, DKPP juga menjelaskan pelaksanaan tugas DKPP selama pelaksanaan Pemilu dan persiapan Pilkada Serentak 2020, serta hubungan Kemendagri dengan DKPP secara kelembagaan.
“Karena sebagaimana dipahami Mendagri atau Kemendagri itu adalah memberikan dukungan teknis administrasi kepegawaian dan anggaran kepada DKPP, itu regulasinya seperti itu. Karena DKPP belum memiliki Satker sendiri sehingga anggaran DKPP itu masih menginduk kepada anggaran Kemendagri,” kata Muhammad.
Namun demikian, Muhammad menjamin independensi DKPP selama ini dalam melakukan tugas sesuai yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Selaras dengan itu, Muhammad mengapresiasi komitmen Mendagri dalam mendukung kinerja DKPP selama ini tanpa ikut melakukan intervensi. “Komitmen beliau dan sikap serta realisasi daripada komitmen itu benar-benar terwujud dalam bentuk dukungan secara maksimal, secara optimal, tanpa ada intervensi apapun juga terkait dengan pelaksanaan tugas atau kemandirian majelis etik di DKPP,” tuturnya.






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

