Pertamina Kilang Balikpapan Ekspor HSD Senilai USD9,5 Miliar

Tuesday, 8 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pertamina Kilang Balikpapan menjawab tantangan dan permintaan pasar bahan bakar diesel bermutu tinggi dengan melakukan ekspor produk High Speed Diesel (HSD) 50 PPM Sulphur ke Malaysia. Ekspor sejumlah 200.000 barel atau setara dengan 31.800 Kilo liter melalui kapal MT. Ridgebury Katherine Z, Pada Sabtu, 5 September 2020.

Keberangkatan kapal yang disaksikan langsung oleh General Manager Kilang Balikpapan Eko Sunarno, akan menempuh waktu 4-5 hari hingga sampai ke Malaysia dengan nilai ekspor USD9,5 Miliar.

Pada sambutannya, Eko mengungkapkan bahwa produk tersebut merupakan hasil dari fraksi diesel di Unit Secondary Kilang Balikpapan, memiliki kualitas Sulphur 50 ppm atau setara dengan produk diesel standard Euro 4 yang merupakan produk bahan bakar mesin diesel terbaru yang pernah diproduksi.

“Tentunya akibat pandemi COVID-19 menyebabkan adanya penurunan demand akan bahan bakar, milestone yang baik bagi Pertamina, khususnya Kilang Ballikpapan, untuk berkomitmen mengupayakan keberlanjutan pasokan energi dan operasional dengan menjawab tantangan dan demand pasar akan produk HSD tersebut,” ungkapnya.

Selain produk diesel yang berstandar Euro 4 dan memiliki kualitas Sulphur 0.005-%S atau 50 ppm, produk ini memiliki kelebihan lain yaitu Cetane Index minimal 50 (Cetane Number minimal 53), dan flash point minimal 60 derajat Celcius.

Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa jenis BBM HSD 0.005%S ini sudah memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan no. 20 Tahun 2017, yaitu ditetapkan spesifikasi BBM jenis Solar memiliki angka Cetane Number minimal 51 dan kandungan sulfur maksimal 50 ppm.

“Patut berbangga, bahwa di Indonesia yang dapat memproduksi produk tersebut hanya Kilang Balikpapan dengan kapasitas 200.000 Barel per bulan dan Kilang Dumai berkapasitas saat ini 100.000 Barel per bulan,” Tambahnya.

See also  Menag Yaqut Harap Indonesia Jadi Kompas Toleransi di Dunia

Harapannya bahwa setiap insan Pertamina, khusus Kilang Balikpapan, untuk melakukan inovasi. “Produk itu merupakan satu bukti bahwa kilang Balikpapan memiliki kemampuan untuk terus mengembangkan diri. Untuk itu saya mengajak pekerja untuk terus mengembangkan kapabilitas dan kemampuan untuk terus berinovasi menjawab tantangan kedepan,” imbuh Eko.

“Kedepannya, akan ada rencana ekspor kembali pada periode Oktober hingga Desember 2020, sejumlah 200.000 Barel (31,800 KL) setiap bulannya dengan tujuan pasar internasional,” tutup Eko

Berita Terkait

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar
Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden
Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora
Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen
Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Akselerasi Pembangunan Hunian Senen Capai 99,04%, Hutama Karya Optimalkan Tenaga Kerja Demi Hunian Layak Masyarakat
Senator Mirah: Program KSB Maju Perumahan Harus Tepat Sasaran
Astranauts 2026 Pacu Transformasi Digital demi Dongkrak Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Wednesday, 13 May 2026 - 15:03 WIB

Melampaui Rencana, Hutama Karya Percepat Pemulihan Gedung DPRD Sulsel dan Makassar

Wednesday, 13 May 2026 - 13:58 WIB

Apel Siaga Kades, Mendes Minta Wujudkan Asta Cita ke-6 Presiden

Tuesday, 12 May 2026 - 18:12 WIB

Kemendes dan ID SEED Rencanakan Kolaborasi Ekspor Hasil Hilirisasi Desa Melalui Diaspora

Tuesday, 12 May 2026 - 11:25 WIB

Pramono Dampingi Gibran Tinjau MRT Fase 2A, Progres 59,7 Persen

Monday, 11 May 2026 - 15:20 WIB

Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Berita Terbaru