Negara ASEAN Bahas Pengelolaan Hasil Hutan pada The Twenty Third Meeting of The Asean Working Group on Forest Products Development (23rd AWG-FPD)

Thursday, 8 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Indonesia melalui Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (FORDA) kembali menekankan pentingnya pengembangan dan pengelolaan hasil hutan dalam forum The Twenty Third Meeting of The Asean Working Group on Forest Products Development (23rd AWG-FPD). Hal tersebut disampaikan oleh Delegasi Indonesia pada Pertemuan 23rd AWG-FPD yang digelar secara virtual pada Selasa (6/10) melalui aplikasi video conference bluejeans dengan Thailand sebagai Chairperson dan Vietnam sebagai Vice Chair. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Plt. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (FORPRO) selaku National Focal Point, Dr. Wening Sri Wulandari dengan anggota DELRI dari Pusat Litbang Hasil Hutan, Pusat Litbang Hutan, Sekretariat Badan Litbang dan Inovasi, Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan, Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan dan Biro Kerjasama Luar Negeri.

AWG-FPD merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh ASEAN Senior Officials on Forestry (ASOF) untuk membahas kebijakan utama, program dan isu di bidang pengelolaan hasil hutan di wilayah ASEAN yang mencakup herbal dan tumbuhan obat serta pengembangan dan implementasi. Selain itu juga membahas tentang harmonisasi standar (perpanjangan ACCSQ), promosi perdagangan dan pemasaran produk hasil hutan dan Timber Certification Initiative (PATCI), serta pengembangan teknologi dan kerjasama hasil hutan.

Pada pertemuan kali ini, Indonesia menyampaikan update dan masukan tentang perkembangan hasil hutan bukan kayu, termasuk penelitian dan pengembangan dan inisiatif konservasi Eurycoma longifolia (Pasak Bumi / Tongkat Ali). Selain itu, Delegasi Indonesia juga menyampaikan update dan masukan tentang Perkembangan ARKN FPD (ASEAN Regional Knowledge Network on Forest Products Development ) website sebagai media penguatan jejaring antar lembaga riset dan promosi perdagangan ASEAN, Forest Law Enforcement, Governance and Trade-Voluntary Partnership Agreements (FLEGT-VPA).

See also  Prabowo-Rosan Tancap Gas Komitmen Investasi Sejumlah Perusahaan di London

“Indonesia menekankan pentingnya identifikasi riset Herbal Medicinal Plants (HMP) terkait pandemi Covid-19 dan harmonisasi standard untuk meningkatkan daya saing produk hasil hutan ASEAN dalam Plan of Action (POA) for ASEAN Cooperation in Forest Products Development,” kata Dr. Wening Sri Wulandari.

Terkait standar nasional melalui adopsi atau modifikasi standar ISO dan pertukaran informasi standar ISO dan IEC terbaru untuk harmonisasi juga dibahas dalam pertemuan kali ini serta tentang peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan integrated research.

Pertemuan 23rd AWG-FPD secara virtual ini juga dihadiri oleh perwakilan dari 9 negara anggota ASEAN yaitu Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam dan Filipina. Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan dari ASEAN Secretariat dan perwakilan dari EU-FLEGT yang turut mempresentasikan implementasi program EU-FLEGT di level regional Asia Tenggara. Pertemuan AWG-FPD ke 24 tahun 2021 akan dilaksanakan di Vietnam.

Berita Terkait

Ekspedisi Patriot 2026 Difokuskan ke Papua, Kampus Dilibatkan untuk Target Dampak Nyata
Pemerintah Buka Rekrutmen 35.476 Posisi KDKMP-KNMP
Kementerian PU Ganti Jembatan Manyar Lama di Gresik, Target Rampung Agustus 2026
65 Tahun Berkarya, Hutama Karya Kian Perkasa: Laba Naik, Neraca Sehat
Management Walkthrough Hutama Karya, Komisaris Cek Langsung Kualitas Infrastruktur di Sumbar
Temui Investor AS, Menkeu Purbaya Paparkan Ketahanan Ekonomi RI
Kementerian PU Percepat Bendungan Cijurey dan Cibeet, Perkuat Pengendalian Banjir di Karawang dan Bekasi
Sidang Kasus FH UI Memanas, 16 Mahasiswa Disorot Massa

Berita Terkait

Thursday, 16 April 2026 - 13:33 WIB

Ekspedisi Patriot 2026 Difokuskan ke Papua, Kampus Dilibatkan untuk Target Dampak Nyata

Thursday, 16 April 2026 - 10:23 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen 35.476 Posisi KDKMP-KNMP

Thursday, 16 April 2026 - 08:23 WIB

Kementerian PU Ganti Jembatan Manyar Lama di Gresik, Target Rampung Agustus 2026

Wednesday, 15 April 2026 - 19:36 WIB

65 Tahun Berkarya, Hutama Karya Kian Perkasa: Laba Naik, Neraca Sehat

Wednesday, 15 April 2026 - 12:44 WIB

Management Walkthrough Hutama Karya, Komisaris Cek Langsung Kualitas Infrastruktur di Sumbar

Berita Terbaru

Berita Utama

Wamen PANRB Gandeng Microsoft, Percepat Transformasi Digital Pemerintah

Thursday, 16 Apr 2026 - 16:58 WIB