Menpora RI : Persatuan Jadi Kunci Menjaga Keselamatan Bangsa

Monday, 19 October 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pentingnya persatuan sebagai kunci keselamatan bangsa menjadi poin penting yang disampaikan Menpora RI Zainudin Amali pada acara, Damai Indonesia Ku Edisi Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 di Masjid Pemuda Al-Muwahiddin, Kemenpora RI, Minggu (18/10) siang. Menurut Menpora RI, disamping semangat pantang menyerah, sikap rela berkorban untuk satu kesatuan bangsa sangat penting.

Meski dari berbagai latar belakang suku bangsa, agama, etnis, bahasa tentu kita harus mejaga keutuhan bangsa. “Intinya adalah tanpa persatuan tidak mungkin kita bisa berjuang bersama-sama. Tidak mungkin kita bisa bangkit bersama-sama karena modal yang paling utama adalah persatuan,” ujarnya. 

Ia melanjutkan, sekarang ini sangat terasa bahwa persatuan sangat dibutuhkan di tengah-tengah Indonesia menghadapi pandemi covid-19. “Negara kita dan berbagai negara di dunia mengalami hal yang sama. Dampak dari pandemi ini bukan hanya terhadap kesehatan tapi berpengaruh pada kehidupan ekonomi, sosial dan berbagai sendi kehidupan lainnya,” jelasnya. 

“Karena itu, kita harus bersatu menghadapinya. Pemerintah dengan segala upaya akan terus memutus penularan virus Covid-19 ini. Tentu juga diharapkan masyarakat ikut bersama-sama bersatu khususnya para pemudanya,” tambahya. 

Kita semua harus berusaha mendorong supaya pandemi ini cepat berakhir. “Intinya persatuan menjadi kunci untuk memutus mata rantai covid – 19 ini. Hakekat persatuan sudah di tunjukkan oleh para pemuda kita pada 92 tahun yang lalu. Dan hari ini kita di uji lagi, apakah kita bisa bersatu menghadapi pandemi yang melanda negeri ini,” katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam seabagai salah satu penceramah pada acara ini mengatakan bahwa, 92 tahun yang lalu anak-anak muda Indonesia menyadari akan pentingnya komitmen bersatu di tengah perbedaan yang ada. Kesadaran itu muncul karena persoalan panggilan keagamaan, cinta tanah air, dan untuk menjalankan kebajikan yang bersifat universal. 

See also  Panglima TNI: TNI Konsisten Mendukung Program Keluarga Berencana

“92 tahun yang lalu anak-nak muda dari berbagai organisasi yang berbasis suku, komunitas dan agama menyadari akan pentingnya bersatu. Ada Jong Java, Jong Sumatera, Jong Ambon, Jong yang berbasis keagamaan, PPPI berkumpul dan berdiskusi memikirkan masalah kebangsaan. 
Dan ini kemudian di menivestasikan dalam Kongres 2 pada 28 Oktober 1928 untuk mencari titik temu di antara perbedaan yaitu komitmen kebangsaan yang sama,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menyampaikan Indonesia merdeka karena persatuan, termasuk Sumpah Pemuda yang mempelopori kemerdekaan Indonesia oleh para pemuda yang berikrar untuk bersatu. “Kita kedepan tidak mungkin maju tanpa ada persatuan, maka sila yang ke-3 adalah Persatuan Indonesia. Walaupun kita berbeda agama, ras, suku dan sebagainya tapi kita satu di dalam membela NKRI,” ujarnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara
Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa
Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel
Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027
Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh
Kementerian PU Revitalisasi Sungai Veteran untuk Cegah Banjir Banjarmasin
Tak Ada Uang, Anak SD Berikan Cincin untuk Palestina
Dari Cabai ke Pelepah Sawit, Prafi Genjot Ekonomi Warga

Berita Terkait

Wednesday, 16 September 2026 - 17:18 WIB

Kementerian PU Siapkan Pembangunan Bendungan Pelosika, Terbesar di Sulawesi Tenggara

Tuesday, 15 September 2026 - 19:38 WIB

Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Kemendes Bakal Lindungi Pekerja Informal Desa

Tuesday, 15 September 2026 - 19:33 WIB

Perkuat Tata Kelola, Hutama Karya Gandeng Kejati Sumsel

Tuesday, 15 September 2026 - 17:57 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

Monday, 14 September 2026 - 20:28 WIB

Tahap Akhir Wujudkan Konektivitas Penuh di Provinsi Aceh, Hutama Karya Lakukan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) Tol Sigli–Banda Aceh

Berita Terbaru

foto ist

Energy

B50 Tembus 6.050 SPBU, 28 Terminal Masih Transisi

Wednesday, 16 Sep 2026 - 13:36 WIB