Percepat Pelaksanaan Vaksinasi, Kerja Sama Pusat-Daerah Mutlak Diperlukan

Friday, 29 January 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Percepatan pelaksanaan program vaksinasi mutlak disukseskan secara bersama dan serempak. Hal itu bertujuan untuk mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity. Untuk mendukung itu, kerja sama antara pemerintah pusat dengan daerah harus dilakukan dengan baik.

Demikian disampaikan Mendagri, Muhamad Tito Karnavian, saat melakukan video conference pada Pertemuan Koordinasi dengan Bupati dan Walikota se-Indonesia untuk membahas Akselerasi Capaian Vaksinasi dari Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (29/1/2021). Mendagri mengatakan, ketersediaan vaksin memang berada pada wilayah pemerintah pusat, tetapi untuk proses distribusi tentu dibutuhkan peran pemerintah daerah.

Mendagri menjelaskan, untuk mendukung kecepatan ini, yang paling utama adalah perlu adanya kesediaan vaksin dengan cepat dengan jumlah cukup, yakni ⅔ dari populasi. Mengingat vaksinasi tidak sekedar melakukan proteksi perorangan, tetapi membangun kekebalan kelompok (herd immunity), karena prinsip herd immunity adalah ⅔ dari populasi harus memiliki antibody pada waktu periode yang sama.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan, jika pelaksanaan vaksin terlalu lama, dikhawatirkan menimbulkan efek pimpong akibat rentang waktu yang tidak serempak antar gelombang penerima vaksin. “Sedangkan biaya yang kita keluarkan dengan segala energi yang dikeluarkan juga sudah sedemikian besar dan masif,” ujar Mendagri.

Dalam kesempatan itu, Mendagri meminta kepala daerah membuat terobosan/design untuk mendistribusikan vaksin agar dapat dilaksanakan dengan cepat, lancar, dan aman, terutama menyangkut cold chain atau rantai dingin. Sedangkan untuk TNI/Polri diharapkan dapat membantu aspek pengamanan dan penyaluran.

Pada pelaksanaan nantinya Mendagri berharap vaksinasi bisa dilakukan cepat dan aman terutama kesiapan infrastruktur vaksinasi. Menurutnya hal itu perlu dihitung tidak hanya berdasarkan data kuantitatif, tetapi juga kualitatif agar program ini benar-benar berjalan sesuai yang diharapkan. Dengan kata lain, prosesnya berjalan di bawah kontrol yang cermat agar tidak meleset dari target yang telah ditetapkan.

See also  Amankan 35 PMI Melalui Jalur Tidak Resmi, Satgas Pamtas 641 Jalankan Protokol Kesehatan

Sementara itu, terkait penargetan masyarakat yang diprioritaskan mendapat program vaksinasi, Mendagri meminta untuk diatur sedemikian rupa termasuk data, by name by address, seperti yang sudah diaplikasikan pada Pilkada 2020 lalu.

“Tolong ini disesuaikan betul arahan kebijakan dari Bapak Menkes, tentang prioritas tahapan siapa yang akan divaksinasi. Di samping memanfaatkan data, membuat pendataan berdasarkan data Dukcapil daerah masing-masing atau mau lebih akurat untuk daerah-daerah Pilkada dapat menggunakan data Pilkada, karena sudah diverifikasi oleh KPUD. Masing-masing bisa untuk digunakan sebagai landasan,” ujar Mendagri.

Tak lupa Mendagri juga mengimbau kepala daerah melaksanakan refocusing dan realokoasi anggaran untuk kepentingan Covid-19, dapat menggunakan mata anggaran kesehatan atau anggaran Belanja Tak Terduga (BTT).

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB